Program Studi Kimia - Fakultas MIPA - Universitas Islam Indonesia - Konsentrasi Analisis Industri dan Lingkungan - Konsentrasi Kewirausahaan Kimia - Konsentrasi Minyak Atsiri

You are here: HOME arrow ARTIKEL arrow Kimia Organik
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Sangkar Protein untuk Melawan Penyakit Print E-mail
Written by Cecep Sa'bana Rahmatillah   
Tuesday, 07 April 2015
Kata Kunci: sangkar protein, vaksin. drug delivery
 Perkembangan dunia medis dan pengobatan saat ini sangat pesat. Hal ini juga dikarenakan perkembangan berbagai ilmu terkait yang juga meningkat pesat. Baru-baru ini, ahli biokimia dari UCLA berhasil merancang protein terspesialisasi yang dapat mengatur diri mereka sendiri untuk membentuk suatu sangkar molekuler yang sangat kecil, ratusan kali lebih kecil dari ukuran sel normal. Kreasi struktur miniatur ini dapat menjadi suatu langkah besar dalam mengembangkan metode penghantaran obat dan bahkan desain vaksin artifisial.
Desain sangkar molekuler ini menggunakan pemodelan komputer dimana dua molekul protein yang berbeda dilihat kemungkinannya untuk dapat menyatu membentuk sangkar tiga dimensi yang sempurna. Pemodelan ini sekilas serupa dengan memasang potongan puzzle. Apabila dua molekul protein acak disatukan, maka kemungkinannya membentuk jaringan yang stabil akan sedikit dan akan terbentuk lebih banyak jaringan yang irreguler. Untuk menentukan geometrinya diperlukan pengetahuan mengenai sisi rigid dari protein agar dapat membentuk jaringan stabil.
Sangkar protein ini dapat didesain memiliki rongga sehingga dapat diisi dengan molekul obat. Sangkar ini diharapkan dapat dimanfaatkan pada teknologi penghantaran obat yang menuju target sel yang spesifik seperti sel tumor atau kanker. Sangkar ini juga dapat didesain agar memiliki pori-pori yang cukup agar senyawa obat dapat keluar saat mendekati sel target.
Read more...
 
Uji Cathinone, Prodi Ilmu Kimia UII bisa! Print E-mail
Monday, 04 February 2013
 Cathinone mendadak menjadi buah bibir masyarakat Indonesia setelah tujuh orang ditahan usai penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di rumah seorang artis di Jakarta Selatan. Dua orang di antaranya dinyatakan terindikasi mengonsumsi zat tersebut.
Menurut pakar kimia UII, Riyanto, M.Si.,Ph.D., Cathinone dalam dunia kimia sesungguhnya bukan jenis obat-obatan baru, akan tetapi karena jarang yang memakainya maka banyak orang kurang mengenalinya.
“Sejauh ini orang lebih mengenal sabu-sabu dan sejenisnya, sehingga obat berbahaya seperti Cathinone dinilai sebagai narkoba jenis baru.” Ungkapnya.
Last Updated ( Monday, 04 February 2013 )
Read more...
 
Nanopartikel Membahayakan Kesehatan? Print E-mail
Wednesday, 21 September 2011
Kata Kunci: endosom, nanopartikel, sel, vesikel
 Nanosains dan nanoteknologi merupakan ranah ilmu yang dewasa ini berkembang sangat pesat dan digunakan dalam berbagai keperluan. Ukuran partikel yang kecil namun efisiensi yang lebih tinggi merupakan alasan ilmu ini dikembangkan. Namun, ternyata tidak hanya efek positif yang dapat dihasilkan dari perkembangan sains dan teknologi ini tetapi juga efek negatif. Nanopartikel ditengarai membahayakan kesehatan manusia yang kontak dengannya.
Para peneliti dari Centre of Cancer Biomedicine Norwegian Radium Hospital menemukan bahwa nanopartikel dapat mengganggu jalannya transportasi substansi vital masuk dan keluar sel. Tim peneliti ini juga menemukan bahwa terganggunya transportasi tersebut mengakibatkan  kerusakan fisiologis sel dan mengganggu fungsi sel yang normal. Meski beberapa jenis nanopartikel telah dimanfaatkan sebagai obat, efek jangka panjangnya dikhawatirkan dapat mengganggu transportasi substansi vital pada sel.
Read more...
 
Menguak Rahasia Melelehnya DNA Print E-mail
Monday, 16 May 2011
 Kata Kunci: asam nukleat, basa nitrogen, denaturasi, DNA, hamburan neutron, Nukleotida, pelelehan DNA, protein
Hamburan neutron hingga saat ini telah digunakan untuk menyelidiki struktur serat DNA (deoxyribonucleic acid/asam deoksiribonukleat) pada saat meleleh. Pelelehan DNA terjadi pada rentang suhu tertentu yang menyebabkan ikatan hidrogen antar-basa nitrogen pada untai nukleotida terputus atau terdenaturasi, yang menyebabkan kedua untai nukleotida terpisah.
Metode hamburan neutron memberikan informasi mengenai korelasi antar-pasangan basa nitrogen selama terjadinya denaturasi, yang tidak mungkin dideteksi dengan teknik lainnya. Metode ini digunakan untuk mengkarakterisasi ukuran dari daerah pada DNA yang terdenaturasi ketika terjadi perubahan temperatur, dan ukuran tersebut dapat dibandingkan dengan prediksi ukuran dari model teoritis.
Read more...
 
Manusia Berdarah Hijau, Mungkinkah? Print E-mail
Thursday, 24 February 2011

 Semua orang tahu kalau darah manusia itu merah. Bukan hanya darah manusia tetapi sebagian besar darah sebagian besar makhluk hidup lainnya itu merah. Mau orang kaya, orang miskin semuanya darahnya merah. Lalu, bagaimana kalau terdapat makhluk yang berdarah hijau di bumi ini? Apakah mereka keturunan alien? Bagaimana kalau anda sedang rual rumah, calon pembeli anda bilang bahwa dia berdarah hijau seperti tokoh Mr. Spock di film Star Trek? Pasti anda akan tertawa duluan khan.

Last Updated ( Thursday, 24 February 2011 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 9 of 17