Program Studi Kimia - Fakultas MIPA - Universitas Islam Indonesia - Konsentrasi Analisis Industri dan Lingkungan - Konsentrasi Kewirausahaan Kimia - Konsentrasi Minyak Atsiri

You are here: HOME
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Lilin Wangi yang Berbahaya Bagi Kesehatan Print E-mail
Tuesday, 09 June 2009
Kata Kunci: aroma wangi, lilin wangi, merkuri, timah

Menurut American Lung Association (ALA) nyala lilin terutama yang beraroma wewangian dan nyalanya tahan lama akan menghamburkan partikel timah, merkuri dan racun lainnya ke udara. Selanjutnya ALA mengingatkan bahwa lilin-lilin yang beraroma eksotis biasanya mempunyai sumbu berkilapan yang terbuat dari timah murni atau campuran yang mengandung timah. Partikel timah yang sangat kecil akan melayang diudara dalam kurun waktu yang lama hingga kemudian akhirnya menempel pada furniture dan karpet yang terpapar untuk disentuh oleh anak-anak, orang dewasa , ataupun binatang peliharaan.
Jika terserap kedalam tubuh dalam jumlah yang melebihi ambang batas emisi lilin-lilin tersebut dapat merusak sistem syaraf, hati dan sistem peredaran darah, terutama pada anak-anak, orang tua, dan pada orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Dampak lainnya lilin-lilin tersebut dapat menghasilkan jelaga berjumlah banyak yang akan merusak furniture dan penghawaan ventilasi.

Dianne Walsh Astry Direktur Eksekutif pada Health House Project, suatu badan pemasyarakatan program pendidikan ALA mengatakan bahwa tanpa disadari, lilin-lilin merupakan penyebab buruknya kualitas udara dalam ruangan. Para pengguna atau konsumen sebaiknya membaca label yang tertera pada produk lilin tersebut agar dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan adanya zat tambahan pada lilin yang dapat membahayakan. Sebaiknya pula hindarkan penempatan lilin pada daerah yang banyak angin, dimana angin dapat lebih menebarkan jelaga dan racun ke udara.

Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 03-06-2009
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_lingkungan/lilin-wangi-yang-berbahaya-bagi-kesehatan/
Last Updated ( Tuesday, 09 June 2009 )
Read more...
 
Kunjungan Mahasiswa Kimia UNY ke Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII Print E-mail
Monday, 01 June 2009
Kaliurang-Baru-baru ini konsep kampus terpadu menjadi bahasan yang cukup menarik perhatian para pengelola Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Kampus terpadu yang lengkap dengan penerapan Laboratorium terpadu yang konon menjadi nilai lebih yang memiliki banyak keunggulan dan kelebihan baik dari segi maksimalisasi pelayanan, pengeloloaan, bahkan dari segi optimalisasi biaya. Di Jogja, yang merupakan Kota Pelajar, terdapat sekitar beberapa kampus Besar yang sudah menggunakan konsep kampus Terpadu. Universitas Islam Indonesia mengembangkan Kampus Terpadu sejak kepemimpinan Prof. Dr. Zanzawi Soejoeti, M.Sc. yang menggunakan lahan di Jl. Kaliurang Km 14.5 Besi Sleman. Bahkan saat ini, UII telah mengembangkan Laboratorium Terpadu yang pengelolaannya langsung dibawah UII.
Keseriusan UII dalam pengembangan Lab Terpadu saat ini mulai terlihat. Salah satu Lab Terpadu UII yang telah eksis adalah Laboratorium Instrumentasi Terpadu yang berada di Gedung Laboratorium Terpadu-FMIPA Kompleks Kampus Terpadu.
Keksisan Lab Instrumentasi Terpadu didukung pula dengan pengelolaannya. Secara struktural, Kepala Lab Instrumentasi Terpadu adalah Dosen D3 Kimia Analis yang tak lepas dari keberadaan Prodi Ilmu Kimia (S1). Terbukti dengan mulai banyaknya kunjungan-kunjungan baik untuk pengujian maupun kunjungan study banding.
Hari Jumat lalu, Kimia Fakultas MIPA UNY mengadakan kunjungan ke Ilmu Kimia UII. Rombongan menggunakan 2 bus dengan didampingi 2 Dosen. Rombongan diterima langsung oleh Pjs. Prodi Ilmu Kimia UII Prof Dr Hardjono Sastrohamidjojo di Ruang Sidang 2 Gedung Laboratorium Terpadu-FMIPA Universitas Islam Indonesia. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, beliau didampingi oleh Tatang Shabur Julianto, M.Si. (Ketua Program D3 Kimia Analis FMIPA UII), Thorikul Huda, S.Si. (Kepala Lab Instrumentasi Terpadu UII), Riyanto, M.Si., Ph.D. (Dosen Ilmu Kimia FMIPA UII), Yusuf Habibi, S.Si. (Laboran Lab Instrumentasi Terpadu UII).
Read more...
 
Pemanfaatan Woodchips dan Bahan Non Sumber Makanan Menjadi Bahan Bakar Hidrogen Print E-mail
Thursday, 28 May 2009

Kata Kunci: Bahan Bakar Hidrogen, Bahan Non Sumber Makanan, Pemanfaatan Woodchips

Sudah tahukah anda, bahwa sel bahan bakar kendaraan yang kita gunakan untuk kebutuhan sehari-hari teryata dapat dihasilkan juga oleh enzim yang mengkonsumsi selulosa dari rumput atau woodchips (potongan kayu kecil) dan hembusan hidrogen. Peneliti di Virginia Tech, Oak Ridge National Laboratory (ORNL), dan University of Georgia telah menghasilkan gas hidrogen murni dengan daya yang cukup baik untuk sebuah sel bahan bakar dengan melakukan proses pencampuran 14 enzymes, yaitu antara lain:  satu coenzyme, cellulosic dari bahan bukan makanan, dan  air dengan temperature sekitar (32 derajat Celcius).
Dan hasilnya Grup penelitian ini mengumumkan tiga kemajuan dari “satu panci” proses: 1) sebuah novel kombinasi enzim,  2) meningkatkan laju generasi hidrogen - untuk secepat proses fermentasi hidrogen, dan 3) dan dimana kimia energi output lebih besar dari energi kimia disimpan dalam gula -  hidrogen tertinggi hasil laporan adalah dari material cellulosic. “Selain konversi energi kimia dari gula, proses juga mengubah suhu rendah menjadi energi panas berkualitas tinggi energi hidrogen - seperti Prometheus mencuri api,” kata Percival Zhang, asisten profesor dari biologi sistem rekayasa di College Pertanian dan Life Sciences di Virginia Tech.

“Hal ini menarik karena menggunakan selulosa pati yang dapat diperbaharui memperluas sumber daya yang ada untuk memproduksi hidrogen disertakan sebagai biomas,” kata Jonathan Mielenz, pemimpin dari Bioconversion Sains dan Teknologi di ORNL Group.
Para peneliti menggunakan cellulosic terisolasi dari bahan kayu chips, potongan rumput bekas dapat juga digunakan. “Jika pecahan kecil tersebut, 2 atau 3% dari biomas tahunan yang digunakan untuk produksi gula ke sel bahan bakar hidrogen digunakan untuk transportasi, maka kita bisa mencapai kebebasan transportasi untuk bahan bakar,” ujar Zhang. (Dia menambahkan bahwa 3 persen adalah angka global untuk kebutuhan transportasi. AS akan benar-benar perlu mengkonversi sekitar 10 persen dari biomassanya - yang akan menjadi 1,3 miliar ton biomassa yang akan bermanfaat).
Penelitian ini didukung oleh Air Force Office of Scientific Research; Zhang dari DuPont Profesor Young Award, dan Departemen Energi AS.
Sumber :  http://www.ccnmag.com/article/hydrogen_fuel_from_woodchips_and_other_non-food_sources
Di : http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/teknologi_tepat_guna/pemanfaatan-woodchips-dan-bahan-non-sumber-makanan-menjadi-bahan-bakar-hidrogen/

Read more...
 
Delegasi Ilmu Kimia FMIPA UII Menjadi 6 Besar Terbaik di Pelatihan SAP (Refreshing) Print E-mail
Tuesday, 26 May 2009

Mba Diah (Kiri) dan Cecep (Kanan)

Kaliurang, Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh civitas akademika FMIPA UII, kali ini di ajang Pelatihan (Refreshing) SAP yang dilaksanakan oleh TIM SAP UII bertempat di FE UII pada tanggal 25-26 Mei 2009.
Dalam kesempatan tersebut FMIPA mengirimkan 4 delegasi yang telah mengemban amanah sebagai user and dalam Material Management SAP FMIPA yaitu :
1. Diah Setia Handayani, A.Md. delegasi dari Prodi Farmasi FMIPA UII.
2. Nurhamid Sutanto, A.Md. delegasi dari Prodi Statistik FMIPA UII.
3. Cecep Sa’bana Rahmatillah, S.Si. delegasi dari Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII.
4. Dedy Sugiarto, S.Si. delegasi dari Program D3 Kimia Analis FMIPA UII
 
Seluruh peserta, instruktur beserta panitia berpose bersama
Setelah dua hari mengikuti kegiatan tersebut, panitia mengadakan ujian Post Test untuk mengetahui sejauh mana peserta menyerapan materi yang diberikan oleh para instruktur. Test dilakukan secara online sebanyak 15 soal diberikan yang harus diselesaikan dalam waktu 15 menit. Hasil dari ujian tersebut dijaring 6 besar terbaik dari seluruh peserta. Terbaik pertama dari FTI Prodi Teknik Informatika dengan nilai 80, terbaik kedua dari FTSP dengan nilai 80, terbaik ketiga dari FMIPA Prodi Ilmu Kimia dengan nilai 73.3, Terbaik keempat dari Tim keuangan FE dengan nilai 73,3, terbaik kelima  dari FMIPA Prodi Farmasi dengan nilai 60 dan terbaik keenam dari Badan Wakaf UII dengan nilai 60.
Keenam besar terbaik ini berhak mendapatkan uang talikasih dan dapat mengikuti pelatihan SAP tingkat lanjut yang akan dilaksanakan dua hari ke depan Rabu-Kamis, 27-28 Mei 2009 masih di tempat yang sama yaitu di FE UII.
Dalam sambutannya perwakilan dari badan wakaf UII menyampaikan rasa syukur dengan antusiasnya para peserta pada pelatihan (Refreshing) SAP kali ini. Dan dengan adanya enam besar terbaik ini memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar ber-fastabiqul khoirot dalam memberikan yang terbaik untuk kemajuan UII dengan menjalankan SAP walaupun masih bagian terkecil dari SAP yang berkaitan dengan Material Management.
Ayo semangat….
Last Updated ( Tuesday, 26 May 2009 )
Read more...
 
Satu Staff Laboratorium Kimia – Cecep Sa’bana Rahmatillah, S.Si.- Mengikuti Pelatihan SAP (SIAT UII) Print E-mail
Tuesday, 26 May 2009

Condong Catur, Tim SIAT UII melaksanakan pelatihan Refreshing SAP Kemarin hari ini , Senin-Selasa, 25-26 mei 2009 di Lab. Komputer Fakultas Ekonomi, Kampus Condong Catur. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh user(pengguna) SAP, tak terkecuali staff Laboratorium Ilmu Kimia UII. Dalam kesempatan tersebut peserta diberikan materi Overview, Navigasi, Material Manajemen serta diskusi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh User ketika bergerak di lapangan.
SAP (System Aplication and Product) adalah sebuah shopware manajemen yang didirikan tahun 1972, yang sekarang kantor pusatnya berada di Walldorf, Germany. SAP dalam perkembangannya telah menjadi salah satu solusi dari ERP (Enterprice Resource Planning) terbesar di dunia.

UII sebagai suatu Institusi yang bisa dikatakan sudah besar mempunyai cita-cita agar semua kekayaan UII dapat terukur, akuntabel dan transparan, dengan kata lain semua orang yang berkepentingan dapat secara mudah mengakses.
Dalam pelaksanaan pengadaan barang menggunakan Material Management. Dengan urutan sebagai berikut :
1. Determinations of Requirement
2. Determinations of Source of Supply (pembuatan Purchase Requisitions (PR))
3. Vendor Selections
4. Purchase Order
5. Purchase Order Monitoring
6. Goods Receipt
7. Invoice Verifications
8. Payment Processing

Foto - foto Kegiatan :

 

 

 

 

 

Last Updated ( Tuesday, 26 May 2009 )
Read more...
 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 Next > End >>

Results 511 - 520 of 548

Quisioner Layanan Lab.

Quisioner Kepuasan Layanan Lab.

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register
 


Links

 

Testimoni Alumni

KHORIA OKTAVIANI - ANGKATAN 2002: "...walaupun apa yg saya lakukan adalah penggambaran secara makro (bukan bersifat teknis) namun diperlukan dasar2 pengetahuan kimia yg kuat untuk dapat memberikan analisis yang tepat... read more

DESY SETIONINGRUM - ANGKATAN 2004: "ilmu yang saya dapat dari kuliah sangat bermanfaat bagi saya pak karena saya bekerja dilaboratorium dan harus mengenal banyak bahan kimia dan yang berhubungan dengan kimia pak pokoke banyak bermanfaat... read more

THORIKUL HUDA - ANGKATAN 1999: "Saya merasa sangat bersyukur kepada ALLAH SWT yang telah mentakdirkan saya untuk kuliah di Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII. Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama menjalani perkuliahan, sehingga sampai saat ini saya masih bisa mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh dosen-dosennya... read more

AHMAD HANAFI - ANGKATAN 2002: "UII adalah pilihan terbaik bagi saya".. terutama dalam hal pelayanan, UII adalah nomer "satu"... read more

CECEP SA’BANA RAHMATILLAH - ANGKATAN 2001: "Kuliah di Ilmu Kimia Luar Biasa, Keren... Bagaimana ndak keren?!! selain staf dosennya masih muda2 jadi enak ketika bergaul and curhat... read more 

KHOIRUL HIMMI SETIAWAN - ANGKATAN 2002: "Pengalaman semasa kuliah di Kimia UII sungguh pengalaman yang luar biasa pak, betul-betul luar biasa.. Hal yang paling penting adalah "rasa kedekatan dan kepedulian yang sangat besar" dari Dosen kepada mahasiswa... read more

Artikel

Journal IJMSC

Who's Online


Selamat Datang di Prodi Kimia FMIPA UII

Program Studi Kimia FMIPA-UII adalah salah satu Prodi di Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta yang sedang terus mengembangkan diri menuju program studi dengan kualitas pengajaran dan riset yang tinggi berwawasan pada Kearipan Lokal (Local Geneus).

Dr. Is Fatimah
Ketua Program Studi

Dr. Dwiarso Rubiyanto, M.Si.
Sekretaris Program Studi

READ MORE...

Polls

Life Is Chemistry and There Is No Life Without Chemistry...