Program Studi Kimia - Fakultas MIPA - Universitas Islam Indonesia - Konsentrasi Analisis Industri dan Lingkungan - Konsentrasi Kewirausahaan Kimia - Konsentrasi Minyak Atsiri

You are here: HOME
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Mewakili UII, Desy Wulandari, Ikut Serta di ONMIPA-PT 2009 Bidang Kimia Print E-mail
Thursday, 14 May 2009

Desy Wulandari, A.Md.
Kaliurang- Desy Wulandari, A.Md.-biasa dipanggil Wulan- Mahasiswi Ilmu Kimia Fakultas MIPA UII, bersama dengan 39 peserta lainnya mengikuti Seleksi Nasional ONMIPA-PT 2009 Bidang Kimia pada tanggal 11-12 Mei 2009 kemarin. Bertempat di Universitas Gadjah Mada, Auditorium FMIPA-UGM (Ruang A1.06), Sekip Utara Yogyakarta.
Satu lagi prestasi yang kali ini di persembahkan oleh Wulan, yang pada Olimpiade Kimia Tahun 2009 tingkat Kopertis Wilayah V DI. Yogyakarta yang dilaksanakan pada 21-22 April 2009, menduduki peringkat Juara III untuk Bidang Kimia. Mahasiswi yang juga alumni D3 Kimia Analis FMIPA yang sekarang melanjutkan studi di S1 Ilmu Kimia ini, berhasil menduduki Juara 3 dan merupakan satu-satunya dari 5 besar yang berasal dari UII dalam kompetisi tersebut. Selain mendapat sertifikat dan uang pembinaan, Wulan jaga ditunjuk kopertis V untuk mengikuti Seleksi Nasional ONMIPA-PT 2009 Bidang Kimia, bersama 5 besar lainnya untuk mewakili Kopertis V dalam even nasional tersebut.
Wulan, akan bersaing dalam seleksi nasional ONMIPA-PT 2009 melawan 39 peserta lainnya yang berasal dari Perguruan Tinggi  negeri  dan swasta di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Antara lain UGM, UNS, UNNES, UIN Sunan Kalijaga, UNTAG Semarang, UAD, ISTA, USD, UKSW, UMP, dan UNDIP. Mari kita senantiasa dukung satu-satunya wakil UII di ONMIPA-PT 2009 dengan doa, dukungan moril dan dukungan materiil dalam rangka mengharumkan nama UII di kancah nasional serta dalam rangka mendukung UII dalam mencapai World Class University. Cayoo Wulan, moga berhasil.
Last Updated ( Thursday, 14 May 2009 )
Read more...
 
Teknik Komputasi baru dapat memprediksi efek samping obat Print E-mail
Wednesday, 13 May 2009
Kata Kunci: bioinformatika, efek samping obat, Protein Data Bank, struktur tiga dimensi protein, terapetik
komputer-farmasiPada 13 Desember 2007, dilaporkan bahwa identifikasi awal dari efek samping buruk obat sebelum diuji pada manusia adalah sangat penting dalam mengembangkan terapi baru, karena efek samping yang tidak diharapkan menyebabkan sepertiga dari kegagalan proses pengembangan obat. Sekarang, peneliti pada Universitas California, San Diego (UCSD) telah mengembangkan teknik baru dengan menggunakan modeling komputer untuk mengidentifikasi efek samping potensial dari obat, dan telah menggunakan teknik itu untuk mempelajari kelas obat tertentu, yang termasuk didalamnya adalah tamoxifen, obat yang sering diresepkan pada perawatan kanker payudara. Kajian mereka tersedia di jurnal Plos Komputasi Biologi.
Metode uji konvensional menapiskan senyawa pada studi binatang, sebelum uji pada manusia, dengan harapan dapat menemukan efek samping dari terapetik yang menjanjikan. Tim UCSD, yang dipimpin oleh Philip Bourne, Profesor Farmakologi pada Sekolah Farmasi dan ilmu farmasetika UCSD dan Lei Xie PhD dari Pusat Komputer Super San Diego UCSD, mereka menggunakan tenaga dari model komputer untuk menapiskan molekul obat tertentu menggunakan database yang tersedia untuk seluruh dunia. Database tersebut adalah Protein Data Bank (PDB), yang didalamnya terdapat entri dari ribuan struktur tiga dimensi protein.
Molekul obat didesain untuk mengikat pada protein target dalam rangka mendapatkan efek terapetik, namun jika molekul obat kecil yang berfungsi sebagai ‘kunci’ bertaut pada target protein lain yang memiliki situs pengikatan serupa, atau ‘lubang kunci’, maka efek samping bisa terjadi.
Dalam rangka mengidentifikasi protein yang bisa menjadi target tak diinginkan, peneliti USCD menggunakan molekul obat tunggal dan melihat bagaimana kemungkinan ia dapat mengikat pada semua protein yang disandikan oleh proteosom manusia. Dalam studi kasus yang sudah dipublikasikan, mereka menggunakan Select Estrogen Receptor Modulators (SERMs), kelas obat yang dimana tamoxifen termasuk didalamnya, untuk mengilustrasikan pendekatan baru tersebut.
‘Prosedur komputasi yang kami kembangkan dimulai dengan model tiga dimensi obat, dalam rangka menunjukkan struktur dari molekul obat yang terikat pada protein target, dalam hal ini SERM yang terikat pada reseptor estrogen,’ kata Bourne, yang adalah wakil direktur PDB. Kemudian, peneliti menggunakan analisis komputer untuk mencari situs pengikatan lain yang cocok dengan situs pengikatan obat. Seperti mencari lubang kunci lain, yang dapat dibuka oleh kunci yang sama.
Pada kajian ini, tim menemukan protein target SERMs yang belum teridentifikasi sebelumnya . Identifikasi pada situs pengikatan ini menjelaskan mengapa terjadi efek samping yang buruk, dan membuka peluang untuk memodifikasi obat supaya tetap mengikat pada target yang diinginkan, namun mengurangi afinitasnya pada situs sekunder.
“Jika obat memiliki efek sampingan buruk, kemungkinan besar obat tersebut mengikat pada molekul sekunder yang tidak diinginkan, dengan kata lain, kunci yang digunakan untuk bertaut dengan sasaran ternyata cocok untuk banyak lubang kunci,’ kata Bourne. Ia menjelaskan, bahwa dengan menggunakan teknik komputer ini untuk menemukan ‘lubang kunci’ lain akan menghasilkan salah satu dari tiga hal ini: Lubang kunci baru bisa jadi tidak menghasilkan efek apapun, lubang kunci tersebut dapat menjelaskan efek samping buruk dari obat, atau riset tersebut dapat saja menemukan efek terapetik baru, yang potensial untuk pengembangan obat yang ada.
Peneliti UCSD melanjutkan kajian mereka, yang menurut Bourne dapat diaplikasikan pada semua obat yang ada di pasaran, dimana struktur obat tersebut terikat pada reseptor PDB. Bourne menggaris bawahi, bahwa hasil dari pendekatan ini tetap harus diuji di laboratorium basah.
Jiang Wang dari program Bioinformatika UCSD juga berkontribusi pada studi ini melalui Plos. Penelitian ini didukung oleh National Institute of Health. Diadaptasi dari bahan yang diberikan oleh UCSD.

Diterjemahkan dari:
University of California - San Diego (2007, December 13). New Computational
Technique Can Predict Drug Side Effects. ScienceDaily. Retrieved April 28, 2009
Ditulis oleh: Arli Aditya Parikesit pada 13-05-2009
Read more...
 
Dibalik Lezatnya Es Krim Print E-mail
Thursday, 07 May 2009

Kata Kunci: emulsifier, es krim, gliserol monostearat, kristal es, lesitin, polisakarida, protein, stabiliser, susu

Es-krim Seperti juga coklat, maka es krim adalah makanan favorit tua muda. Lihat saja di mal atau supermarket, tua muda rela antri untuk membeli es krim. Apa istimewanya es krim sehingga disuka banyak orang? Tentu saja karena rasanya yang enak dan teksturnya yang sangat lembut tidak seperti es pada umumnya.
Ingin tahu mengapa es krim beda dengan es batu biasa???
Es krim adalah buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Sel-sel udara yang ada berperanan untuk memberikan texture lembut pada es krim tersebut. Tanpa adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu dingin dan terlalu berlemak.
Bahan utama dari es krim adalah lemak (susu), gula, padatan non-lemak dari susu (termasuk laktosa) dan air. Sebagai tambahan, pada produk komersil diberi emulsifier, stabiliser, pewarna, dan perasa. Sebagai emulsifier biasanya digunakan lesitin, gliserol monostearat atau yang lainnya. Emulsifier ini berguna untuk membangun distribusi struktur lemak dan udara yang menentukan dalam membentuk sifat rasa/tekstur halus dan pelelehan yang baik. Untuk stabilisernya bisa digunakan polisakarida dan ini berfungsi sebagai penambah viskositas. Sedangkan pewarna dan perasa bisanya bervariasi tergantung pada selera pasar. Jika ingin diberi rasa strawberry tentunya diberi perasa strawberry dan pewarna merah. Ingat, pewarna yang diberikan tentunya harus pewarna makanan bukan pewarna tekstil lho.

 

Bahan-bahan tersebut dicampur, dipasteurisasikan, dihomogenasikan, dan didinginkan dengan cepat. Setelah emulsi minyak dalam air tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama, kemudian dilewatkan dalam kamar yang suhunya cukup rendah untuk membekukan sebagian campuran. Pada saat yang sama udara dimasukkan dengan cara dikocok. Tujuan dari pembekuan dan aerasi ini adalah pembentukan buih yang stabil melalui destabilisasi parsial dari emulsi. Pengocokan tanpa pendinginan tidak akan memberikan buih yang stabil. Jika buih terlalu sedikit produknya akan tampak basah, keras dan sangat dingin. Sedang jika buihnya terlalu banyak maka produknya akan tampak kering. Sel-sel udara pada es krim harus berukuran sekitar 100 mikron. Jika sel udaranya terlalu besar, es krimnya akan meleleh dengan cepat. Sedang jika sel udaranya terlalu kecil maka buihnya akan terlalu stabil dan akan meninggalkan suatu ‘head’ ketika meleleh.
Es krim mempunyai struktur koloid yang kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi. Buih padat terjadi karena adanya lemak teremulsi dan juga karena adanya kerangka dari kristal-kristal es yang kecil dan terdispersi didalam larutan makromolekular berair yang telah diberi gula. Peranan emulsifier (misalnya: gliserol monostearat komersial) adalah untuk membantu stabilisasi terkontrol dari emulsi didalam freezer. Perubahan-perubahan polimorfis lemak pada es krim selama penyimpanan menyebabkan perubahan bentuk pada globula awalnya, yang berkombinasi dengan film protein yang agak lepas, menyebabkan terjadinya penggumpalan di dalam freezer. Stabilisasi gelembung-gelembung udara pada es krim juga terjadi karena adanya kristal-kristal es dan fasa cair yang sangat kental. Stabiliser polisakarida (misalnya: carrageenan) menaikkan kekentalan fasa cair, seperti juga gula pada padatan non-lemak dari susu. Stabiliser-stabiliser ini juga dikatakan dapat memperlambatan pertumbuhan kristal-kristal es selama penyimpanan. Hal ini karena jika kristal-kristal esnya terlalu besar maka akan terasa keras di mulut.
Nah ternyata es krim itu seru kan, gak cuma berisi air saja. Hayooo…. Siapa yang jadi ingin makan es krim???

Ditulis oleh Dwi Hudiyanti pada 01-05-2009
Read more...
 
Belajar Kimia lebih menarik dengan Video Tabel Periodik Print E-mail
Wednesday, 06 May 2009

Kata Kunci: belajar kimia, elemen kimia, periodic table videos, tabel periodik, University of Nottingham, unsur kimia, video kimia, video tabel periodik

Siapa bilang belajar kimia itu membosankan ? Buat kamu yang mulai jenuh dengan perhitungan kimia, menghafal reaksi kimia, atau kosakata kata-kata yang ngejelimet , kamu bisa coba untuk mempelajari kimia disekitar kita dengan menonton video tentang tabel periodik.
Sebuah grup pengajar yang dikepalai oleh Prof. Martyn Poliakoff dari the University of Nottingham telah membuat “Video Tabel Periodik” ,  yang isinya berupa ulasan selama beberapa menit seluruh elemen unsur tabel periodik. Video ini berisi tentang ulasan tentang sifat-sifat unsur tersebut, kegunaannya dalam kehidupan kita, dimana unsur tersebut bisa didapat atau mengapa unsur itu begitu penting bagi kehidupan kita.

Yang menarik adalah kita bisa juga dapat menyaksikan percobaan-percobaan “gila” yang tidak mungkin kita temui di labotarium karena percobaan-percobaan itu berbahaya. Tim tabel periodik ini menyuting video bagaimana reaktifnya senyawa-senyawa lantanida dan aktinida, mereka pergi ke negara-negara dimana kota dinamakan atas nama unsur tersebut untuk memberitahukan kepada betapa menariknya unsur kimia dan kita betapa dekatnya unsur kimia itu disekeliling kita.
Nah, buat kamu yang tertarik untuk menyaksikan video-video tersebut bisa langsung menuju ke menu Tabel Periodik Kimia Chem-is-try.org , kamu tinggal klik Unsur apa yang kamu ingin ketahui dan klik bagian Selengkapnya . Pada bagian sisi kanan kamu akan menemui video unsur kimia tersebut. Nah, yang paling gress-nya Redaksi chem-is-try.org berkolaborasi dengan Brady Haran, sang kameraman untuk menambahkan subtitle dalam bahasa Indonesia beberapa elemen kimia sehingga sahabat chem-is-try.org bisa menikmati video tabel periodik ini dengan subtitle bahasa Indonesia.
Tak dapat dipungkiri kalau tabel periodik merupakah salah satu penemuan terbesar dalam bidang kimia yang membuka mata para ilmuwan saat itu bahkan sekarang akan kayanya unsur-unsur didalam kehidupan kita ini. Kini giliran kamu untuk ikut merasakan keanekaragaman unsur melalui video tabel periodik.

Ditulis oleh Soetrisno pada 06-05-2009

Last Updated ( Thursday, 07 May 2009 )
Read more...
 
Ilmu Kimia UII Gelar Studium Generale 2009 Print E-mail
Tuesday, 05 May 2009
 
Kaliurang : Bapak Dwiarso sedang memandu SG 2009 didampingi kedua pembicara Bapak Ihsan (PT. Tri Polyta Indonesia Tbk.) dan Bapak Budi (PT Pertamina)
Kurangnya informasi tentang peluang kerja dari program studi ilmu-ilmu Dasar yang terangkum dalam MIPA yang salah satu bidang ilmunya adalah ilmu kimia membawa dampak menurunnya keinginan para siswa untuk mengambil program pendidikan tinggi dalam bidang MIPA. Sebagai salah satu Prodi penyelenggara ilmu kimia, Prodi Ilmu Kimia Fakultas MIPA UII, Jumat, 1 Mei 2009 Lalu menggelar Studium General dengan menggandeng Program D3 Kimia Analis FMIPA UII, dan Prodi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan menhadirkan dua pemateri. kedua pemateri tersebut sengaja di datangkan dari kalangan industri agar semua mahasiswa kimia dapat memahami dan mendapat informasi yangbenar tentang peluang kerja seorang ahli kimia, serta tidak merasa salah pilih dalam memilih prodi yang sekarang dijalani para mahasiswa. Harapannya semangat dan perasaan bangga menjadi bagian dari orang kimia akan muncul dengan mengetahui masa depan pekerjaannya yang terbentang luas, setelah mereka lulus nanti.
Studium Generale 2009 (SG 2009) mengahadirkan dua pembicara dari kalangan praktisi industri yaitu Bapak Ihsan Safari, MS. dari PT. Tri Polyta Indonesia Tbk. dan Bapak Budi Darmawan dari PT. Pertamina. SG 2009 ini juga diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Kimia bertempat di Auditorium FTI UII Kampus UII Terpadu. Dengan pertimbangan banyaknya peserta yang merupakan gabungan dari 3 Prodi (2 dari FMIPA UII dan 1 dari FST UIN SuKa).
Dengan dipandu oleh Bapak Dwiarso Rubiyanto, M.Si., Dosen Tetap Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII yang sedang menempuh Program Doktor di Ilmu Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai moderator. dalam penyampaian nya kedua pembicara menerangkan tentang prospek seorang ahli kimia di dunia industri. termasuk aspek-aspek informal/shop skill yang perlu dimiliki oleh seorang ahli kimia di industri. memang selain menguasai keilmuan di bidang kimia seperti Kemampuan menguasai berbagai metode Analisis, Pengetahuan tentang Instrumentasi kimia, shop skill yang diperlukan adalah bagaimana cara berkomunikasi,, problem solving,  berorganisasi, bahasa asing, kemampuan komputer dll. Serta disampaikan posisi-posisi yang mungkin dapat ditempati oleh seorangahli kimia di industri.
semoga dengan terselenggaranya SG 2009 ini para mahasiswa kimia mendapatkan informasi yang tepat, benar dan Falit tentang berbagai tantangan yang akan dihadapi setelah lulus nanti terutama di lingkunagn industri.
Last Updated ( Tuesday, 05 May 2009 )
Read more...
 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 Next > End >>

Results 531 - 540 of 559

Quisioner Layanan Lab.

Quisioner Kepuasan Layanan Lab.

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register
 


Links

 

Testimoni Alumni

KHORIA OKTAVIANI - ANGKATAN 2002: "...walaupun apa yg saya lakukan adalah penggambaran secara makro (bukan bersifat teknis) namun diperlukan dasar2 pengetahuan kimia yg kuat untuk dapat memberikan analisis yang tepat... read more

DESY SETIONINGRUM - ANGKATAN 2004: "ilmu yang saya dapat dari kuliah sangat bermanfaat bagi saya pak karena saya bekerja dilaboratorium dan harus mengenal banyak bahan kimia dan yang berhubungan dengan kimia pak pokoke banyak bermanfaat... read more

THORIKUL HUDA - ANGKATAN 1999: "Saya merasa sangat bersyukur kepada ALLAH SWT yang telah mentakdirkan saya untuk kuliah di Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII. Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama menjalani perkuliahan, sehingga sampai saat ini saya masih bisa mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh dosen-dosennya... read more

AHMAD HANAFI - ANGKATAN 2002: "UII adalah pilihan terbaik bagi saya".. terutama dalam hal pelayanan, UII adalah nomer "satu"... read more

CECEP SA’BANA RAHMATILLAH - ANGKATAN 2001: "Kuliah di Ilmu Kimia Luar Biasa, Keren... Bagaimana ndak keren?!! selain staf dosennya masih muda2 jadi enak ketika bergaul and curhat... read more 

KHOIRUL HIMMI SETIAWAN - ANGKATAN 2002: "Pengalaman semasa kuliah di Kimia UII sungguh pengalaman yang luar biasa pak, betul-betul luar biasa.. Hal yang paling penting adalah "rasa kedekatan dan kepedulian yang sangat besar" dari Dosen kepada mahasiswa... read more

Artikel

Journal IJMSC

Who's Online


Selamat Datang di Prodi Kimia FMIPA UII

Program Studi Kimia FMIPA-UII adalah salah satu Prodi di Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta yang sedang terus mengembangkan diri menuju program studi dengan kualitas pengajaran dan riset yang tinggi berwawasan pada Kearipan Lokal (Local Geneus).

Dr. Is Fatimah
Ketua Program Studi

Dr. Dwiarso Rubiyanto, M.Si.
Sekretaris Program Studi

READ MORE...

Polls

Life Is Chemistry and There Is No Life Without Chemistry...