Program Studi Kimia - Fakultas MIPA - Universitas Islam Indonesia - Konsentrasi Analisis Industri dan Lingkungan - Konsentrasi Kewirausahaan Kimia - Konsentrasi Minyak Atsiri

You are here: HOME
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Is Fatimah Kembali lolos Hibah Kompetitif Penelitian untuk Publikasi Internasional Batch I 2009 Print E-mail
Tuesday, 30 June 2009

Kaliurang-Nama Is Fatimah kembali muncul diantara 255 (Dua Ratus Lima Puluh Lima) nama peneliti yang dinyatakan lolos dalam Hasil Evaluasi Hibah Kompetitif Penelitian untuk Publikasi Internasional Batch I Tahun 2009. Hasil evaluasi tentang nama-nama peneliti yang dinyatakan lolos secara resmi dikeluarkan DP2M Dirjen DIKTI Depdiknas RI melalui Surat Resmi Nomor: 830/D3/PL/2008 dengan lampirannya yang menyebutkan sejumlah 255 nama peneliti yang dinyatakan lolos tersebut.
Dosen Jurusan/ Prodi Ilmu Kimia yang nama tidak asing di dunia penelitian khususnya di bidang kimia ini bukan pertama kali ini saja memenangkan hibah. Dosen yang mengantongi gelar M.Si. dan juga sedang menempuh S3/ Doktor di Universitas Gadjah Mada ini boleh dibilang salah satu peneliti kebanggaan yang dimiliki oleh Fakultas MIPA dan juga UII.

Dalam surat bertanda tangan Suryo Hapsoro Tri Utomo, Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Dikti terdapat 2 nama peneliti lain yang berasal dari Universitas Islam Indonesia, mereka adalah Hastuti Saptorini dan Muhammad Roy Purwanto. Bu Is sapaan akrabnya, berhasil meraih hibah kali ini dengan mengusung judul penelitian TiO2 Dispersed on Alumunium Pillared Monmorillonite and its photochatalytic Activity Toward Methylene Blue Decolorization. Sebuah prestasi yang patut untuk dibanggakan khususnya untuk keluarga besar FMIPA dan UII.
 
Download Surat dan Lampiran:
Surat DP2M Dirjen Dikti Depdiknas RI No. : 830/D3/PL/2008 (PDF)
Lampiran Surat No. : 830/D3/PL/2008 (PDF)

Read more...
 
Menjadikan ikan berfluoresensi untuk pendeteksian merkuri Print E-mail
Thursday, 25 June 2009

Kata Kunci: fluoresensi, merkuri
Ilmuwan di Korea Selatan telah mengembangkan sebuah penyelidik (probe) baru untuk logam merkuri yang bisa digunakan untuk pencitraan organ-organ makhluk hidup.
Merkuri merupakan salah satu polutan yang sangat toksik dan umum ditemui. Tetapi meskipun beberapa penyelidik fluoresensi telah ada untuk logam merkuri namun kebanyakan hanya mendeteksi bentuk anorganik dari logam ini; ada beberapa laporan tentang penyelidik untuk spesies merkuri organik seperti metilmerkuri. Meskipun demikian, unsur ini umum ditemukan dalam bentuk organik, yang lebih toksik dibanding merkuri anorganik karena lipofilisitasnya memungkinkan mereka melintasi membran-membran biologis. Konsekuensinya, cara-cara baru untuk mendeteksi spesies-spesies merkuri ini, khususnya pada organisme, sangat penting.

Sekarang, Kyo Han Ahn dari Pohang University of Science and Technology, Injae Shin dari Yonsei University dan rekan-rekannya telah memenuhi permintaan ini. Mereka telah mengembangkan penyelidik sederhana yang bereaksi baik dengan merkuri organik maupun anorganik menghasilkan sebuah produk fluoresen. Mereka telah menggunakan penyelidik (probe) ini untuk memantau spesies merkuri pada sel-sel mamalia dan organ-organ ikan zebra yang diinkubasi dengan merkuri organik.

Penyelidik (probe) yang dikembangkan Ahn dan Shin bereaksi dengan merkuri untuk melepaskan suatu senyawa fluroesen

Meskipun penyelidik-penyelidik  sebelumnya untuk merkuri anorganik menggunakan ligan-ligan yang berbasis sulfur, pendekatan Ahn dan Shin memanfaatkan kimia yang berbeda, seperti dijelaskan oleh Amirla de Silva, seorang ahli di bidang sensor fluoresen di Queen’s University, Belfast, Inggris. “Ahn dan rekan-rekannya terinspirasi dari bidang reaksi oksimerkuri. Ini merupakan sebuah kemajuan konseptual yang menarik.” De Silva menambahkan bahwa karena reaksi antara penyelidik (probe) dan merkuri berlangsung ireversibel, maka penyelidik tersebut pada dasarnya adalah sebuah kemodosimeter - atau reagen - bukan sebuah sensor. “Meskipun demikian, sebuah kemodesimeter untuk metilmerkuri merupakan sebuah tahapan penting dalam memungkinkan pemantauan racun yang berbahaya ini.”
Ahn sepakat dan mengatakan penyelidik tersebut dapat menjadi bagian penelitian keracunan merkuri. “Sekarang kita sudah memiliki penyelidik molekuler yang bisa digunakan untuk meneliti dan menelusuri metilmerkuri toksik pada spesies hidup. Dengan menggunakan penyelidik ini, kita bisa meneliti distribusi dan perjalanan metilmerkuri dalam organisme,” paparnya.
Tahapan selanjutnya adalah membuat penyelidik yang lebih sensitif. “Salah satu isu yang paling menantang dalam pendeteksian merkuri adalah bagaimana membedakan merkuri anorganik dari metilmerkuri,” kata Ahn. “Kami belum sampai pada penyelidik seperti itu tetapi kami sedang berupaya keras untuk menemukannya suatu hari nanti.”
Disadur dari: Chemistry World
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_analisis/menjadikan-ikan-berfluoresensi-untuk-pendeteksian-merkuri/

Last Updated ( Thursday, 25 June 2009 )
Read more...
 
Congratulation For Mr. Riyanto, M.Si., Ph.D. Print E-mail
Thursday, 25 June 2009

Keluarga Besar Program Studi Ilmu KImia FMIPA UII
mengucapkan


S  E  L  A  M  A  T

kepada
Bapak Riyanto, M.Si., PhD.
atas Kelahiran Putri Ketiga


Semoga Menjadi Anak Yang Sholihah, berguna bagi Dakwah Islam, Bangsa dan Negara. amin.
Last Updated ( Thursday, 25 June 2009 )
 
STUDI PELACAKAN (TRACER STUDY) LULUSAN PROGRAM STUDI ILMU KIMIA FMIPA-UII Print E-mail
Thursday, 18 June 2009
Latar Balakang
Keberhasilan sebuah institusi yang menghasilkan lulusannya adalah sejauh mana lulusannya dapat mengamalkan ilmu dalam bidangnya di masyarakat. Hal ini dengan salah satu tujuan pembelajaran agar anak didiknya dapat berguna serta bermanfaat dalam menyumbangkan keahliannya sesuai dengan bidangnya. Secara umum penyelenggaraan perguruan tinggi di Indonesia bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang secara professional dapat menerapkan dan mengembangkan bidang keahliannya serta mampu menyebarluaskan dan mengupayakan penggunaan keahliannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kebudayaan nasional.
Untuk mampu manilai sejauh mana lulusan Prodi Ilmu Kimia FMIPA-UII dapat bermanfaat bagi masyarakat, maka perlu dilakukan studi pelacakan (tracer study). Studi pelacakan mencakup antara lain di mana lulusan berada pada saat ini. Di bidang apa lulusan bekerja, sejauh mana lulusan dirasakan bermanfaat oleh para pengguna (stakeholder), apakah bekal/ kemampuan lulusan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, apakah ada kekurangan selama lulusan mengabdikan ilmunya, berapa lama lulusan menunggu sampai memperoleh pekerjaan dan berapa pendapatan/gaji  awal bekerja.
Selain itu, studi pelacakan dapat digunakan sebagai umpan balik (feed back) bagi Prodi Ilmu Kimia untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum, agar lulusan dapat mengantisifasi kebutuhan/tuntutan masyarakat. Tanpa mengenali apa kebutuhan masyarakat maka Prodi Ilmu Kimia telah gagal dalam meluluskan anak didiknya.
Studi pelacakan juga menjadi slah satu penilaian yang penting dalam penilaian akreditasi program studi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Penilaian ini dapat menjadi benchmark bagi akuntabilitas, keredibilitas, maupun up date sebuah program studi.
Tujuan
1. Melacak keberadaan dan karir pekerjaan yang dilakukan oleh alumni.
2. Mendapatkan gambaran tentang bidang pekerjaan alaumni.
3. Mendapatkan masukan tentang relevansi kurikulum dengan tuntutan keahlian lulusan dalam bidang pekerjaan di masyarakat.
4. Mendapatkan bambaran tentang hubungan antara alumni dengan almamater.
5. Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi lulusan dalam dunia kerja.
6. Mendapatkan gambaran mengenai karakteristik penerapan lulusan.
7. Mengetahui kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Manfaat
Mendapatkan umpan balik tentang sistem atau proses pembelajaran untuk menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan keahlian di dunia kerja.
 
Sebagai kelengkapan Data Alumni Kimia dimohon untuk mengisi formulir berikut:
Kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya.
Last Updated ( Wednesday, 29 May 2013 )
Read more...
 
Dr. Noor Fitri, M.Si., Lolos Tahap I Hibah Kompetitif Penelitian Sesuai Prioritas Nasional Batch II Print E-mail
Thursday, 18 June 2009
Kaliurang-Satu lagi kabar prestasi dari FMIPA disumbangkan oleh staff Pengajar Fakultas MIPA. Beliau adalah Dr. Noor Fitri, M.Si., Dosen Prodi Ilmu Kimia Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia. Beliau dinyatakan lolos Tahap I yang dinyatakan sebagai salah satu Penerima Hibah Kompetitif Penelitian Sesuai Prioritas Nasional Batch II dari total sebanyak 717 peneliti dari Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Bu Fitri sapaanya sehari-hari, bersama dengan 3 peneliti lainnya dari UII dinyatakan lolos dengan mengusung judul "Peningkatan Keawetan dan Keamanan Buah Tropika Pasca Panen Skala Pilot Project: Protective Film dari Komposit Hibrid Pati Tropis-CMC-Khitosan-Aloe vera- Buah Ciplukan" yang termasuk dalam kategori Ketahanan Pangan.
Informasi tentang nama-nama peneliti yang dinyatakan lolos dikeluarkan oleh DIKTI dengan pada tanggal  11 Juni 2009 dan Nomor: 702 /D3/PL/2009 yang ditujukan kepada kepala Lembaga Penelitian ini setidaknya menyebutkan 4 nama peneliti yang berasal dari Universitas Islam Indonesia.
Berikut adalah Surat Pengumuman dan Lampirannya:
1. Pengumuman, Surat Nomor: 702 /D3/PL/2009
2. Lampiran, Surat Nomor: 702 /D3/PL/2009
Last Updated ( Thursday, 18 June 2009 )
Read more...
 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 Next > End >>

Results 531 - 540 of 575

Quisioner Layanan Lab.

Quisioner Kepuasan Layanan Lab.

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register
 

Links

 

Testimoni Alumni

KHORIA OKTAVIANI - ANGKATAN 2002: "...walaupun apa yg saya lakukan adalah penggambaran secara makro (bukan bersifat teknis) namun diperlukan dasar2 pengetahuan kimia yg kuat untuk dapat memberikan analisis yang tepat... read more

DESY SETIONINGRUM - ANGKATAN 2004: "ilmu yang saya dapat dari kuliah sangat bermanfaat bagi saya pak karena saya bekerja dilaboratorium dan harus mengenal banyak bahan kimia dan yang berhubungan dengan kimia pak pokoke banyak bermanfaat... read more

THORIKUL HUDA - ANGKATAN 1999: "Saya merasa sangat bersyukur kepada ALLAH SWT yang telah mentakdirkan saya untuk kuliah di Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII. Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama menjalani perkuliahan, sehingga sampai saat ini saya masih bisa mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh dosen-dosennya... read more

AHMAD HANAFI - ANGKATAN 2002: "UII adalah pilihan terbaik bagi saya".. terutama dalam hal pelayanan, UII adalah nomer "satu"... read more

CECEP SA’BANA RAHMATILLAH - ANGKATAN 2001: "Kuliah di Ilmu Kimia Luar Biasa, Keren... Bagaimana ndak keren?!! selain staf dosennya masih muda2 jadi enak ketika bergaul and curhat... read more 

KHOIRUL HIMMI SETIAWAN - ANGKATAN 2002: "Pengalaman semasa kuliah di Kimia UII sungguh pengalaman yang luar biasa pak, betul-betul luar biasa.. Hal yang paling penting adalah "rasa kedekatan dan kepedulian yang sangat besar" dari Dosen kepada mahasiswa... read more

Artikel

Journal IJMSC

Who's Online

We have 6 guests online

Selamat Datang di Prodi Kimia FMIPA UII

Program Studi Kimia FMIPA-UII adalah salah satu Prodi di Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta yang sedang terus mengembangkan diri menuju program studi dengan kualitas pengajaran dan riset yang tinggi berwawasan pada Kearipan Lokal (Local Geneus).

Dr. Is Fatimah
Ketua Program Studi

Dr. Dwiarso Rubiyanto, M.Si.
Sekretaris Program Studi

READ MORE...

Polls

Life Is Chemistry and There Is No Life Without Chemistry...