Mendeteksi Parasit
Thursday, 19 August 2010

Kata Kunci: cara mendeteksi parasit, mendeteksi parasit, parasit

 Berita Pertemuan ACS: Pengujian yang cepat dan murah dengan menggunakan pencelupan arsenic guna mengidentifikasikan penyakit parasitis

Elizabeth K. Wilson

SINAR YANG MEMATIKAN Suatu celupan yang berisi (kiri), yang bersinar saat disinari sinar UV, menandakan keberadaan parasit yang mematikan.
Suatu pengujian penyinaran yang baru sedang dikembangkan oleh para peneliti pada SRI International, di Menlo Park, Calif., dapat mendeteksi dengan sangat murah dan hanya dalam hitungan beberapa menit tentang keberadaan keluarga parasit yang menyebabkan beberapa penyakit yang mematikan.

Keluarga Trypanosomatidae dari parasit menyebabkan penyakit Chagas di Amerika Tengah dan Selatan, penyakit susah tidur di Afrika, dan leishmaniasis bagi jutaan orang di penjuru dunia. Parasit ini juga menyebabkan penyakit yang dinamakan nagana pada hewan ternak dan kuda.
Pengujian akhir-akhir ini membutuhkan biaya yang mahal dan analisa darah yang membutuhkan waktu yang lama atau pengujian kadar logam pada antibodi. Ahli kimiawi SRI medicinal yaitu Ellen D. Beaulieu dan Mary Tanga mengumumkan pada konferensi press pada pertemuan nasional ACS di San Francisco bahwa kelompok mereka merekayasa keluarga arsenic dari celupan dan mengidentifikasikan ada tiga yang mengikat pada sulfur dari kelompoknya pada peptide yang unik terhadap parasit trypanosomatid. Celupan komplek peptida kemudian bersinar pada sinar ultraviolet.
Dalam jangka waktu lima tahun, tim ini berharap memiliki pengujian “dipstick” yang murah dan mudah ditransportasikan pada Negara miskin dan sedang berkembang. Beaulieu menjelaskan bahwa penyakit tersebut menempati urutan kedua setelah malaria pada kasus jumlah kematian dari penyakit parasit di seluruh dunia.
Keluarga Trypanosomatidae dari parasit menyebabkan penyakit Chagas di Amerika Tengah dan Selatan, penyakit susah tidur di Afrika, dan leishmaniasis bagi jutaan orang di penjuru dunia. Parasit ini juga menyebabkan penyakit yang dinamakan nagana pada hewan ternak dan kuda.
Pengujian akhir-akhir ini membutuhkan biaya yang mahal dan analisa darah yang membutuhkan waktu yang lama atau pengujian kadar logam pada antibodi. Ahli kimiawi SRI medicinal yaitu Ellen D. Beaulieu dan Mary Tanga mengumumkan pada konferensi press pada pertemuan nasional ACS di San Francisco bahwa kelompok mereka merekayasa keluarga arsenic dari celupan dan mengidentifikasikan ada tiga yang mengikat pada sulfur dari kelompoknya pada peptide yang unik terhadap parasit trypanosomatid. Celupan komplek peptida kemudian bersinar pada sinar ultraviolet.
Dalam jangka waktu lima tahun, tim ini berharap memiliki pengujian “dipstick” yang murah dan mudah ditransportasikan pada Negara miskin dan sedang berkembang. Beaulieu menjelaskan bahwa penyakit tersebut menempati urutan kedua setelah malaria pada kasus jumlah kematian dari penyakit parasit di seluruh dunia.
Last Updated ( Thursday, 19 August 2010 )