IC3PE 2016 Sukses Dilaksanakan Prodi Kimia
Written by Cecep Sa'bana Rahmatillah   
Friday, 18 November 2016
 Industri bidang kimia termasuk di dalamnya proses dan teknik kimia merupakan salah satu bidang industri strategis yang terus menjadi perhatian dunia. Hal ini selain karena lebih dari 80% industri di dunia didominasi oleh industri kimia, juga karena teknologi dalam lingkup tersebut terus mengalami kemajuan. Industri kimia memegang peranan dalam menjamin kualitas industri dan kelestarian lingkungan hidup. Indonesia membutuhkan kemandirian industri kimia agar dapat bersaing di tengah kompetisi negara kekuatan ekonomi baru dunia.
Hal itu disampaikan Ketua Program Studi Kimia UII, Dr. Is Fatimah ketika menyambut delegasi yang hadir dalam International Conference on Chemistry, Chemical Process and Engineering (IC3PE) yang dilaksanakan di Auditorium Kahar Muzakkir pada Selasa (15/11). Acara tersebut merupakan ajang yang mempertemukan peneliti dan mitra industri yang bergerak di bidang kimia. Tema yang menjadi pokok bahasan seputar kimia hijau dan proses industri yang ramah lingkungan. Setidaknya terdapat 250 peserta yang terlibat dalam konferensi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dikatakan Is Fatimah, nilai strategis industri kimia sangat penting bagi kemajuan bangsa. Hampir semua proses industri tidak lepas dari komponen kimia. Sementara secara nasional kebanyakan bahan kimia masih mengandalkan pasokan impor dari pihak luar. Apabila terjadi kendala dalam hal impor, sedikit banyak akan mengganggu operasional industri kimia di dalam negeri.
Oleh karena itu, untuk mendorong kemandirian, para peneliti Indonesia perlu kreatif untuk menggali potensi bahan-bahan kimia yang diproses dari sumber daya alam lokal. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah namun belum digali secara maksimal potensinya. Hal ini memang tidak mudah namun tetap harus dilakukan guna menjamin tumbuhnya industri kimia nasional.
Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA melihat konferensi ini memiliki tema yang menarik dan relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini terkait industri kimia. Ia berpendapat berkumpulnya para ahli di bidang kimia lewat konferensi ini akan menciptakan peluang untuk dapat saling bertukar ide dan inovasi demi kemajuan industri kimia nasional. Di samping itu, Dr.-Ing. Ilya Maharika juga berharap agar akademisi UII dapat memainkan peranan dalam memfasilitasi para peserta yang tertarik berkolaborasi dalam hal penelitian kimia dengan UII.
Dikatakan Is Fatimah, nilai strategis industri kimia sangat penting bagi kemajuan bangsa. Hampir semua proses industri tidak lepas dari komponen kimia. Sementara secara nasional kebanyakan bahan kimia masih mengandalkan pasokan impor dari pihak luar. Apabila terjadi kendala dalam hal impor, sedikit banyak akan mengganggu operasional industri kimia di dalam negeri.
Oleh karena itu, untuk mendorong kemandirian, para peneliti Indonesia perlu kreatif untuk menggali potensi bahan-bahan kimia yang diproses dari sumber daya alam lokal. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah namun belum digali secara maksimal potensinya. Hal ini memang tidak mudah namun tetap harus dilakukan guna menjamin tumbuhnya industri kimia nasional.
Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA melihat konferensi ini memiliki tema yang menarik dan relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini terkait industri kimia. Ia berpendapat berkumpulnya para ahli di bidang kimia lewat konferensi ini akan menciptakan peluang untuk dapat saling bertukar ide dan inovasi demi kemajuan industri kimia nasional. Di samping itu, Dr.-Ing. Ilya Maharika juga berharap agar akademisi UII dapat memainkan peranan dalam memfasilitasi para peserta yang tertarik berkolaborasi dalam hal penelitian kimia dengan UII.
Last Updated ( Friday, 18 November 2016 )