Rudy Syah Putra, S.Si., M.Si., Ph.D.

Email: rudy.syahputra@uii.ac.id

NIK: 986120103

Pangkat/golongan: 
Lektor Kepala/IVB

Tempat dan tanggal lahir: 
Idi – Aceh Timur, 3 Agustus 1972

Alamat rumah: 
Perum Griya Unisia Permai 
No. 19 Ngaglik Sleman
Jogjakarta
HP: 081328033644

Riwayat Pendidikan:

S1: Universitas Gadjah Mada           Bidang: Kimia (1997)

S2: Universitas Gadjah Mada           Bidang: Kimia Analitik (2002)

S3: Hokkaido University                  Bidang: Environmental Science Development (2011)

Post Doctoral: Hokkaido University   Bidang: Environmental Remediation Analysis (2011 – 2012)

Mata Kuliah:

– Analisis B3 (S1);

– Kimia Instrumental 1 (S1);

– Kapita Selekta (S1);
– Kimia Pestisida (S1);

Bidang Keahlian:

Kimia Lingkungan, Kimia Remediasi Lingkungan dan Analisis Instrumentasi Kimia

Topik Riset

Penelitian/proyek yang telah selesai dan sedang berjalan:

1.       The preliminary study of silver-selective membrane electrodes based on liphophilic stearic acid : a comparison between coconut oil and dibenzyl ether (dbe) as a plasticizer, 2000. (member of team)

2.       Synthesis of butane-1,4-diyl[bis(chloroethanoate)] and its utilization as ionophore on ammonium-selective membrane electrodes, 2002. (principle investigator)

3.       Quality on undergraduate education program batch V, “ The Application of Hybrid Problem-Based Learning to Increase Teaching-Learning Process”,  The Ministry of National Education, April 2003 – November 2004. (member of team) 

4.       Study on remediation of aquatic environment from heavy metal pollutant by aquatic plants, March 2004 – December 2008.  (principle investigator)

5.       Development of lead (Pb) removal from contaminated soil using EAPR and EZ-EK system, April 2008 – June 2011. (principle investigator)

6.       Development remediation method for Cs radionuclide contaminated soil using EAPR and EZ-EK system, July 2011 – present. (principle investigator)

7.       Application of EAPR system and electrocoagulation process on the treatment of aquatic contaminated plume, April 2013 – present. (principle investigator)

8.       Application of electrolysis on the production of biodiesel using acid or alkaline catalyst, April 2014 – present. (principle investigator)

 

Peta Jalan Penelitian:

Kelompok riset remidiasi lingkungan — Pengembangan metode remediasi tanah dan air tercemar dengan proses EAPR, EZ/EK dan elektrokoagulasi 

Tujuan tema penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap gabungan proses EAPR (electro-assisted pytoremediation) dan proses EZ/EK (entrapping zone/electrokinetic) serta proses elektrokoagulasi untuk remediasi tanah dan air yang tercemar oleh logam berat. Gambar 1 menunjukkan diagram skematik penelitian yang sedang dikembangkan di kelompok riset remediasi tanah dan air.

Gambar 1. Skema penelitian di kelompok riset remediasi air dan tanah

Fitoremediasi merupakan teknik pemanfaatan tumbuhan untuk mengurangi dan menurunkan ketersediaan kontaminan dalam tanah atau air. Beberapa keunggulan dari metode fitoremediasi ini antara lain tanaman memiliki kemampuan untuk mengurangi konsentrasi logam berat. Logam berat tersebut akan terakumulasi pada akar kemudian mengalami translokasi ke bagian batang dan daun tanaman. Akan tetapi proses fitoremediasi juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya akar tanaman yang pendek serta pertumbuhan biomassa yang lambat. Selain itu, pada fitoremediasi proses pembersihan berlangsung relatif lama. Beberapa kelemahan yang dimiliki oleh proses fitoremediasi tersebut kemudian diatasi melalui gabungan proses fitoremediasi dengan elektrokimia yang selanjutnya dikenalkan dengan istilah electro-assisted phytoremediation (EAPR). Dalam sistem EAPR, elektroda yang digunakan akan berfungsi untuk mobilisasi ion logam melalui proses elektromigrasi sehingga ion logam akan terdorong dan terakumulasi pada daerah akar tanaman yang selanjutnya diikuti dengan proses absorpsi oleh akar tanaman. Keunggulan metode EAPR adalah di mungkinkannya untuk menggunakan tanaman yang memiliki akar pendek sehingga akan mengatasi kekurangan yang tedapat pada  proses fitoremediasi. Gambar 2 menunjukkan aplikasi proses EAPR untuk remidiasi air tercemar logam Pb.

 

Gambar 2. Reaktor sistim EAPR (A) dan titk sampling air pada reaktor (B) dan katoda berbentuk pot (C)

 

Kelompok riset energy baru dan terbarukan – Aplikasi proses elektrolisis untuk produksi biodiesel dengan katalis asam dan basa

Bahan bakar minyak adalah sumber energi dengan konsumsi terbesar bila dibandingkan dengan sumber energi lain sehingga saat ini dunia menghadapi krisis bahan bakar minyak. Keterbatasan energi yang berasal dari minyak bumi telah menuntut Indonesia untuk mencari sumber energi lain yang ketersediaannya dapat diperbaharui. Biodiesel dipandang sebagai bahan bakar alternatif masa depan yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak bumi. Keunggulan biodiesel sebagai bahan bakar pengganti solar adalah sifatnya ramah lingkungan, non-toxic, renewable, dan biodegradable serta bahan baku yang berlimpah berasal dari minyak nabati dan lemak hewan. Rencana penelitian lanjutan akan dikembangkan pada pembuatan biodiesel dengan gabungan metode modifikasi proses elektrolisis dan katalis heterogen  kitosan yang termodifikasi dalam fase sol-gel (hydrogel, xerogel, cryogel dan aerogel). Keunggulan lain dari metode ini adalah kandungan air yang terkandung di dalam minyak jelantah yang biasanya bermasalah terhadap kualitas biodiesel, akan termanfaatkan pada proses elektrolisis sehingga menghasilkan biodiesel dengan kandungan air rendah (< 1%) dengan hasil konversi tinggi (≥ 97%). Penelitian sebelumnya telah menunjukkan keberhasilan penggunaan gabungan proses elektrolisis dengan kitosan sebagai katalis basa heterogen pada proses produksi biodiesel dari minyak jelantah dengan hasil konversi rendah sebesar 59.1 % (Putra dkk. (2014)) seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.

Gambar 3. Produksi biodiesel dengan proses elektrolisis dan katalis kitosan

Perbaikan pada penelitian ini dilakukan dengan memodifikasi katalis kitosan dalam bentuk fasa gel. Katalis tersebut akan disalutkan pada permukaan elektroda grafit, sehingga diharapkan paduan elektroda grafit dan kitosan gel akan dapat meningkakan suasana basa pada proses transesterifikasi minyak jelantah menjadi biodiesel. Gabungan kedua metode tersebut kemudian akan digunakan untuk mengembangkan proto-type produksi biodiesel dengan menggunakan elektroda tersalut kitosan gel pada proses elektrolisis seperti  yang  ditunjukkan pada Gambar 4.  

 

 

Gambar 2. Skema produksi biodiesel dengan proses elektrolisis menggunakan elektoda grafit yang tersalut kitosan gel

Publikasi Ilmiah

1. Putra, R.S., Antono, Y., 2017, Carbon@Chitosan composite as catalyst on the synthesis of FAME from soybean oil with electro-catalytic, IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 877 (2017) 012063.

2.          Putra, R.S., Liyanita, A., Arifah, N., Puspitasari, E., Sawaludin, Hizam, MN., 2017, Enhanced electro-catalytic process on the synthesis of FAME using CaO from eggshell, Energy Procedia 105 (2017) 289 – 296.

3.          Putra, R.S., Trahadinata,G.A.,  Latif, A., Solehudin, M.,  2017, Wastewater treatment of chemical laboratory using electro assisted-phytoremediation (EAPR), AIP Conf. Proc. 1823, 020077-1–020077-5.

4.          Putra, R.S., Pratama, K., Antono, Y., Idris, M., Rua, J., and Ramadhani, H., 2017, Enhanced electrolytic biodiesel production with chitosan gel (hydrogel and xerogei), Procedia Engineering, 148, 609 – 614.

5.          Putra, R.S., Cahyana, F., Novarita, D., 2015, Removal of lead and copper from contaminated water using EAPR system and uptake by water lettuce (Pistia Stratiotes L.), Procedia Chemistry, 14, 381-386.

6.          Putra, R.S., Hartono, P., and Julianto, T.S., 2015, Conversion of methyl ester from used cooking oil: the combined use of electrolysis process and chitosan, Energy Procedia, 65, 309-316.

7.          Putra, R.S., Julianto, T.S., Hartono, P., Puspitasari, R.D. and Kurniawan, A., 2014, Pre-treatment of used-cooking oil as feedstocks of biodiesel production by using activated carbon and clay minerals, Int. Journal of Renewable Energy Development, 3(1), 33-35.

8.          Putra, R.S., Ohkawa, Y., and Tanaka, S., 2013, Application of EAPR system on the removal lead from sandy soil and uptake by Kentucky bluegrass (Poa pratensis L.), Separation and Purification Technology,102,34–42

9.          Yasuhisa Ohkawa, Syah Putra Rudy, Naoya Fujiwara, Kazuo Jin, Shunitz Tanaka, 2012, Presumption of the source of lead contaminated soil by isotope analysis with sequential extraction, BUNSEKI KAGAKU, 61 (2), 95-101. (in Japanese)

10.      Putra, R.S., and Tanaka, S., 2011, Aluminum drinking water treatment residuals (Al-WTRs) as an entrapping zone for lead in soil by electrokinetic remediation, Separation and Purification Technology, 79, 208-215.

11.      Syahputra, R., 2005, Phytoremediation of Heavy Metal Cd and Pb by Water Lottuce (Pistia statiotes), LOGIKA, 2(2), 57-67.

12.      Syahputra,R., Siswanta, D., and Kuncaka, A., 2003, Synthesis of Butane-1,4-Diyl[Bis(Chloroethanoate)] and Its Utilization as Ionophore on Ammonium-Selective Membrane Electrodes, TEKNOSAINS, Seri A, 16 (3), 343-355.

13.      Syahputra, R., 2002, Simulation of Separation Factor in Counter Current Extraction : A Spreadsheet Approach, EKSAKTA, v.4., 2. 57-61.

14.     Syahputra.,R.., Hasri, Imelda, F., Siswanta, D., 2000, The Preliminary Study of Silver-Selective Membrane Electrodes Based on Lipophilic Stearic Acid : A Comparison Between Coconut Oil and Dibenzyl Ether (DBE) as A Plasticizer, EKSAKTA, v. 1., 2, 56-63.

HaKI/Hak Kekayaan Intelektual (Buku/Paten)
Keynote Speakers

Menjadi pembicara/instruktr dalam berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional, baik berupa Seminar, Simposium, Pelatihan, Workshop dan lain sebagainya.

Keanggotaan Profesional

1. Anggota Himpunan Kimia Indonesia (HKI)

2. Member of Royal Society of Chemistry (RSC)

Sertifikasi dan Penghargaan

1. Beasiswa Pascasarjana (BPPS), 1999 – 2002, Program Magister Kimia, Ditjen Dikti, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 

2. Beasiswa Pascasarjana, 2008 – 2011, Program Doktoral, Ditjen Dikti, Kementrian Pendidikan Nasional.

3. Visiting researcher, Graduate School of Environmental Science, Hokkaido University, Japan, 5-11 November 2006 (sponsored by JSPS, MEXT Japan)

4. Visiting researcher, Graduate School of Environmental Science, Hokkaido University, January – June 2008 (sponsored by BKLN, Kementrian Pendidikan Nasional).

5. Visiting researcher, Graduate School of Environmental Science, Hokkaido University, September – October 2013 (sponsored by SAME Program 2013, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Dikti, Kementrian Pendidikan Nasional).

6. Graduate Assistant, Division of Environmental Science Development, Hokkaido University Presidential Scholarship for distinguish student, April – October 2008 (sponsored by Global Centre of Excellent (GCOE), MEXT, Japan).

7. Travel Grant, The 12th Seoul National University – Hokkaido University Joint Symposium on Environmental Science, Seoul, Korea, 19 – 24 November 2009 (sponsored by GCOE, MEXT, Japan)

8. Travel Grant, The 9th International Symposium on Electrokinetic Remediation (EREM) 2010, Kaohsiung, Taiwan, 27-30 June 2010 (sponsored by GCOE, MEXT, Japan)

9. Travel Grant, 2nd International Conference of Natural Sciences (ICONS 2014), Machung Univ., Malang, 25 -28 September 2014 (sponsored by Alexander van Humboldt Foundation)

10. Pioneer Spirit Award (economy, industry and energy field) for the best poster in Sustainability Weeks 2010, November 2nd 2010, Hokkaido University, Sapporo, Japan.

11. Secretary General, The 11th International Symposium on Electrokinetic Remediation (EREM) 2012, 8 – 11 July 2012, Sapporo, Japan.

12. Secretary General, The 2nd International Conference of the Indonesian Chemical Society (ICICS) 2013, 22 – 23 October 2013, Yogyakarta, Indonesia

13. The Best 10th Poster in Humboldt Kolleg – International Conference on Natural Sciences, HK-ICONS 2014, 25 – 28 September 2015, Ma-Chung University, Malang, Indonesia 

14. Environmental Protection and Green Technology (EPGT) Program 2014 in National Tsing Hua University, 9 – 14 November 2015, Tsinchu, Taiwan.

15. LPDP Reward for International Publication (PPII Batch I), 2 papers, Ministry of Research and Technology and Higher Education, The Republic of Indonesia, August 2016.