Argo Khoirul Anas, S.Si., M.Sc.

Email: [email protected]

NIK: 166120102

Pangkat/golongan:
Asisten Ahli /Penata Muda Tk.I/ III B

Tempat dan tanggal lahir:
Wonosobo, 14 September 1989

NIDN: 0514098901

Alamat rumah:
Perumahan Darussalam Blok I 10, Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY
No. HP: 08562959903

Riwayat Pendidikan:
S1 Universitas Negeri Yogyakarta (S.Si) Bidang Kimia
S2 Universiti Pendidikan Sultan Idris  (M.Sc) Bidang Kimia

Mata Kuliah:
1.    Kimia Anorganik I
2.    Kimia Anorganik II
3.    Kimia Organologam dan Bioanorganik
4.    Proses Industri Kimia
5.    Oleokimia
6.    Kimia Hasil Kelautan
7.    Kimia Organik Industri

Bidang Keahlian:

Kimia Anorganik dan Kimia Material.

Topik Riset

Material Karbon sebagai Katalis dalam Produksi Biodiesel

Belakangan ini para ilmuwan dan akademisi memiliki perhatian yang tinggi terhadap ketersediaan minyak bumi yang kian hari kian menipis. Kebutuhan minyak bumi yang semakin besar merupakan tantangan yang perlu diantisipasi dengan mencari sumber energi alternatif. Minyak bumi merupakan sumber energi yang tak terbarukan, perlu waktu jutaan bahkan ratusan juta tahun untuk memperolehnya. Dari berbagai produk olahan minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar, yang paling banyak digunakan adalah bahan bakar diesel, karena kebanyakan alat transportasi, alat pertanian, peralatan berat dan penggerak generator pembangkit listrik menggunakan bahan bakar tersebut.
Salah satu solusi untuk mengatasi masalah defisit sumber energi tersebut adalah dengan memproduksi biodiesel sebagai sumber energi alternatif. Biodiesel merupakan bahan bakar ramah lingkungan yang mengandung ester asam lemak dari trigliserida yang terkandung dalam minyak nabati atau hewani (Mahmudul dkk., 2017). Bioenergi ini dapat dihasilkan melalui reaksi trans-esterifikasi trigliserida dengan bantuan katalis. Hasil biodiesel yang diperoleh dari reaksi tersebut sangatlah bergantung pada keberadaan dan aktivitas katalis. Dalam hal ini, penggunaan katalis yang memiliki aktivitas katalitik yang tinggi dapat meningkatkan jumlah biodiesel yang dihasilkan.
Mengingat pentingnya peran katalis dalam proses produksi biodiesel, saat ini telah banyak dikembangkan berbagai macam katalis, baik itu katalis homogen atau heterogen. Di antara kedua jenis katalis tersebut, katalis heterogen lebih banyak dipilih karena memiliki beberapa keunggulan, di antaranya penggunaannya mudah, dapat digunakan berulang kali, seta mudah dipisahkan setelah reaksi selesai (Abdullah dkk., 2017). Katalis heterogen dapat diperoleh dengan cara mengembankan senyawa kimia pada suatu material pengemban. Tujuan proses pengembanan ini adalah untuk meningkatkan aktivitas katalitik dari katalis itu sendiri, sehingga hasil reaksi yang diperoleh menjadi lebih tinggi.
Salah satu material pengemban yang berpotensi untuk dikembangkan adalah karbon aktif. Karbon aktif adalah material berpori yang dapat diperoleh dari karbonisasi limbah tanaman, seperti tempurung kelapa, kulit kacang, tandan pisang, dan lain sebagainya. Karbon aktif dapat dibuat melalui tahap karbonasi dan aktivasi. Karbonasi adalah proses pengarangan yang dilakukan dalam suhu tinggi, sedangkan aktivasi berguna untuk memperbesar pori dengan cara memecahkan ikatan hidrokarbon atau mengoksidasi molekul permukaan, sehingga arang mengalami perubahan sifat, baik fisika atau kimia, yaitu luas permukaannya bertambah besar.
Kelompok penelitian ini memiliki fokus dalam pengembangan katalis dalam produksi biodiesel. Katalis yang dikembangkan merupakan katalis heterogen berbasis material karbon yang dimodifikasi menggunakan logam oksida, senyawa asam, atau senyawa basa. Melalui modifikasi tersebut, diharapkan aktivitas katalitik dari katalis tersebut dapat meningkat.

Surfaktan dan Polimer

Pengalaman Riset:

1. 2016    Sintesis Surfaktan Sodium Ligno Sulfonate (SLS) dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan Aplikasinya dalam Enhanced Oil Recovery    DPPM-UII

Publikasi Ilmiah

1. Anas, A. K., Prakoso, N. I., & Sasvita, D. 2018. The Initial Comparison Study of Sodium Lignosulfonate, Sodium Dodecyl Benzene Sulfonate, and Sodium p-Toluene Sulfonate Surfactant for Enhanced Oil Recovery. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 349, No. 1, p. 012005). IOP Publishing.
2. Argo Khoirul Anas, Nanang Rudianto Ariefta, Yuni Nurfiana, Eli Rohaeti. 2016. Pengaruh Penambahan 1,4-Butanadiol dan Polietilen Glikol (PEG) 1000 terhadap Kemudahan Biodegradasi Bioplastik dari Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus). Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA.
3. Azmi Mohamed, Argo Khoirul Anas, Suriani Abu Bakar, Tretya Ardyani, Wan Manshol W Zin, Sofian Ibrahim, Masanobu Sagisaka, Paul Brown, Julian EastoeAzmi Mohamed, Argo Khoirul Anas, Suriani Abu Bakar, Tretya Ardyani, Wan Manshol W Zin, Sofian Ibrahim, Masanobu Sagisaka, Paul Brown, Julian Eastoe. 2015. Enhanced dispersion of multiwall carbon nanotubes in natural rubber latex nanocomposites by surfactants bearing phenyl groups. Journal of colloid and interface science,455, pp.179-187.
4. Azmi Mohamed, Argo Khoirul Anas, Suriani Abu Bakar, Azira Abd Aziz, Masanobu Sagisaka, Paul Brown, Julian Eastoe, Azlan Kamari, Norhayati Hashim, Illyas Md Isa. 2014. Preparation of multiwall carbon nanotubes (MWCNTs) stabilised by highly branched hydrocarbon surfactants and dispersed in natural rubber latex nanocomposites. Colloid and Polymer Science, 292(11), pp.3013-3023.

HaKI/Hak Kekayaan Intelektual (Buku/Paten)
Keynote Speakers

Menjadi pembicara/instruktur dalam berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional, baik berupa Seminar, Simposium, Pelatihan, Workshop dan lain sebagainya.

Pembicara Seminar/Pemakalah:
1. 2017    Joint Conference on Chemistry (JCC)    A Comparison Study of Sodium Lignosulfonate, Sodium Dodecyl Benzene Sulfonate, and Sodium p-Toluene Sulfonate Surfactant for Enhanced Oil Recovery    Semarang
2. 2017    International Multidisciplinary Conference (AIMC)    Incorporating Research in Chemistry Courses: Research Data-Based Learning    Malaysia
3. 2016    International Conference of the Indonesian Chemical Society (ICICS)     Effect of Plasticizer on Biodegradability of Starch-Based Bioplastic Synthesised by Acetobacter xylinum    Samarinda

Pembicara Pengabdian Masyarakat:
1. 2017    Pemanfaatan Pati sebagai Bahan Dasar Pembuatan Produk Kemasan Ramah Lingkungan – MGMP Kimia Kota Palembang
2. 2016    Bahaya Bahan Tambahan Makanan Sintetik – Kanigoro, Gunung Kidul, Yogyakarta

Keanggotaan Profesional

1. Anggota Himpunan Kimia Indonesia (HKI)

2. Member of Royal Society of Chemistry (RSC)

Sertifikasi dan Penghargaan

1. Medali Perak, 25th International Invention, Innovation, and Technology Exhibition (ITEX)    ITEX, Malaysia    2014