Guru Besar Ilmu Kimia UII Tembus ke Jajaran Top 2% World Ranking Scientists

Enam ilmuwan asal Indonesia berhasil masuk ke jajaran Top 2% World Ranking Scientists. Salah satunya, Prof Dr Is Fatimah, SSi, Msi yang merupakan Guru Besar Ilmu Kimia Universitas Islam Indonesia (UII). Sebagai informasi, Top 2% World Ranking Scientists merupakan kompetisi berbasis riset yang diolah oleh peneliti dari Stanford University, yaitu Profesor John Ioannidis, Jeroen Baas, dan Kevin Boyack. Fatimah mengaku tidak mengetahui bahwa risetnya tembus dalam ajang bergengsi tersebut. Bahkan, ia tak menyadari kalau ada pemeringkatan seperti itu. Mesk demikian, beberapa waktu belakangan, nama pemeringkatan ini kerap dilihatnnya dari universitas-universitas yang merilis nama dosen dan peneliti yang berpartisipasi dalam Top 2% World Ranking Scientists. “Saya justru mendapat informasi tersebut dari kolega-kolega peneliti di Malaysia dan India. Sampai Sabtu (21/11/2020) sore kemudian kolega dari India mengucapkan selamat kepada saya. Saya malah baru (benar-benar) tahu itu apa dan bagaimana dan sumbernya di mana,” ungkap Fatimah dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/11/2020). Soal prestasi dalam bidang penelitian, penghargaan tersebut bukanlah satu-satunya yang berhasil disabet Fatimah. Guru besar wanita pertama di UII itu sebelumnya sempat meraih The World Academy of Science Research Grant 2015-2016 dan Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) Research Grant 2016. Di balik pencapaiannya itu, Fatimah berharap akan ada banyak ilmuwan yang terus maju memberikan kontribusi dalam bentuk penelitian. Ini mengingat keberadaan Indonesia masih tertinggal jauh dari India yang telah mengirimkan 1.500 peneliti dalam Top 2% World Ranking Scientists. “Mengingat saat ini banyak dosen muda di UII dan para pengajar lain yang sebentar lagi pulang dari studi lanjut, saya yakin dalam 10 tahun ke depan akan banyak peneliti-peneliti dosen dari UII yang masuk kategori tersebut,” ujar Fatimah. Sebagai rektor UII, Profesor Fathul Wahid, ST, MSc, PhD merespons kabar baik dari salah satu tenaga pengajarnya tersebut. “Keluarga besar UII bersyukur atas pencapaian Profesor Is Fatimah. Ini adalah hasil, bukan tujuan, atas ketekunan mengerjakan pekerjaan rumah sebagai dosen. Utamanya, dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Saya berharap, capaian ini menjadi energi positif dan menyebar sehingga dapat menginspirasi (dosen) yang lain,” tutur Fathul. Fathul mengaku, ia sebenarnya sudah tak heran dengan prestasi Fatimah itu. Sebab, Fatimah pernah menjadi Dosen Terproduktif UII Peringkat I dan penulis karya berindeks Scopus dengan jumlah setidaknya 1.325 sitasi dan memperoleh 15 indeks-h. Fatimah, tambah Fathul, juga giat menulis buku dan telah menerbitkan sembilan judul buku dengan empat hak paten. Pengalaman riset Fatimah pun tak sedikit, yakni lebih dari 20 judul riset dan lebih dari 80 jumlah publikasi ilmiah. “Ia memberikan fokus penelitiannya dalam bidang material, nanoteknologi, energi, mesin dan transportasi,” kata Fathul. Fathul juga yakin bahwa keberadaan Fatimah di lingkungan UII membuat siapa saja ingin mengikuti jejak prestasinya. Motivasi dalam mengembangkan diri telah menjadi aktivitas sehari-hari bagi Profesor Is Fatimah. Namun, ia mengimbau agar para dosen mampu menciptakan penelitian berkualitas sehingga dapat “naik kelas”. Setidaknya, diperlukan dua kunci utama, yaitu kolaborasi dan strategi. “Keterbatasan instrumentasi yang ada sebenarnya sangat terbantu dengan kolaborasi, sehingga mengandalkan kolaborasi adalah strategi yang tampaknya penting,” imbuhnya.

Sumber: baca: https://biz.kompas.com/read/2020/11/29/174514428/guru-besar-ilmu-kimia-uii-tembus-ke-jajaran-top-2-world-ranking-scientists.

 

Magister Kimia UII Bersiap Menuju Akreditasi Internasional ASIIN

Magister Kimia, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Islam Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui berbagai upaya, termasuk akreditasi internasional dari ASIIN. ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) merupakan lembaga akreditasi internasional berasal dari Jerman untuk displin ilmu rekayasa, matematika dan sains, pertanian, biologi. Workshop penyusunan dokumen akreditasi dilaksanakan selama 2 hari dengan menghadirkan 2 pembicara yakni:

  1. Dr. Antuni Wiyarsi, M.Sc.
  2. Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Si

Semoga dengan adanya pengajuan akreditasi internasional magister kimia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian serta menjadikan UII sebagai kampus pertama magister kimia terakrditasi ASIIN di Indonesia.

Dosen Prodi Magister Kimia Masuk Top 500 Peneliti Terbaik Indonesia

Alhamdulillah. Salah satu dosen Magister Kimia mendapatkan penghargaan yang luar biasa. Beliau adalah Prof. Dr. Is Fatimah, S.Si., M.Si masuk dalam daftar top 500 peneliti terbaik indonesia. Prof. Is Fatimah menempati urutan 180 peneliti terbaik indonesia versi Science and Technology Index (SINTA) yang diumumkan oleh menristek/BRIN Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro pada Kamis, 28 Mei 2020. Seluruh keluarga besar prodi magister kimia mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang diraih.

Call for Paper Jurnal Eksakta

Jurnal EKSAKTA merupakan jurnal multidisiplin ilmu dengan cakupan penelitian seperti kimia, farmasi,fisika dan data sains. Jurnal EKSAKTA diterbitkan oleh Fakutas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia. Jurnal EKSAKTA sudah terkareditasi SINTA dengan perinkat (S3).

Jurnal akan dipublikasikan pada periode Juli, 2020. Untuk ketentuan penulisan dapat mengakses pada laman berikut: Jurnal EKSAKTA

Sambutan Ketua Prodi

Selamat Datang

Program Studi Magister Kimia FMIPA-UII adalah salah satu Prodi di Lingkungan Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta dan merupakan satu-satunya prodi magister kimia di perguruan tinggi swasta se-Indonsia. Dengan sistem perkuliahan, sarana dan prasarana yang mendukung diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global

 Pimpinan Program Studi Magister Kimia Fakultas MIPA UII mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru yang telah menjadi keluarga baru di Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia.

Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D
Ketua Program Studi Magister Kimia