Kelulusan dalam yudisium tutup teori merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bagi seorang mahasiswa yang akan melaksanakan ujian pendadaran skripsi. Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dalam yudisium tutup teori apabila telah memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Telah menempuh minimal 135 SKS dengan ketentuan.
a. Matakuliah Wajib 123 SKS, tidak termasuk Kuliah Kerja Nyata/KKN (2 SKS), Proposal Skripsi (3 SKS) dan Skripsi (6 SKS).
b. Matakuliah Pilihan minimal 12 SKS.
2. Tidak ada matakuliah yang memiliki nilai E, F atau K.
3. Nilai D maksimum 5% dari 146 SKS atau sebesar 8 SKS (3-4 matakuliah)
4. Matakuliah yang mempunyai nilai minimal C yaitu:
a. Semua Matakuliah Universitas: Bahasa Inggris Untuk Kimia, Pendidikan Agama Islam, Pancasila, Kewirausahaan Syari’ah, Islam Ulil Albab, Kewarganegaraan, Metode Penelitian dan Bahasa Indonesia, Islam Rahmatan Lil’alamin dan Kuliah Kerja Nyata.
b. Semua Matakuliah Praktikum, Proposal Skripsi, Skripsi, Kimia Dasar, Kimia Fisika 1, Kimia Fisika 2, Kimia Analitik 1, Kimia Analitik I2, Kimia Anorganik 1, Kimia Anorganik 2, Kimia Organik 1, Kimia Organik 2, Kimia Organik 3 dan Biokimia.
5. IPK minimal 2,50
6. Lulus ONDI dan LKID atau nilai minimal C.
Keterangan: Baca Tulis Al-Quran (BTAQ) merupakan persyaratan untuk menempuh KKN dan pendadaran Skripsi.