Kualitas mahasiswa dan lulusan termasuk di dalamnya pembinaan karakter dan prestasi baik akademik maupun non akademik merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah institusi pendidikan tinggi. Menyadari akan pentingnya hal ini, pembinaan kemahasiswaan dilaksanakan baik di tingkat universitas, fakultas dan program studi. Pembinaan kemahasiswaan di tingkat universitas difasilitasi dan dikoordinir oleh Direktorat Kemahasiswaaan UII yang berada di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Peningkatan kemampuan berorganisasi diakomodir melalui lembaga kemahasiswaan di tingkat universitas dan fakultas, yakni Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM), serta Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK) di tingkat Program Studi. Dalam rangka pembinaan kemandirian dan kreatifitas mahasiswa, UII menyediakan berbagai kegiatan kemahasiswaan kurikuler, ko-kurikuler dan ekstra-kurikuler. Berbagai kegiatan tersebut diapresiasi dengan memberikan bobot sebagai satuan kerja partisipasi (skp) yang terintegrasi sebagai bagian dari Kurikulum Ulil Albab.
Di tingkat Fakultas, pembinaan kreativitas dilakukan melalui berbagai program rutin tahunan antara lain workshop penulisan ilmiah, workshop jurnalistik, workshop program kreativitas mahasiswa dan pembinaan olimpiade tingkat nasional. Pada tataran program studi, terdapat suatu unit pembinaan mahasiswa yakni Chemistry Student Competition Center (CSCC). Unit CSCC merupakan lembaga yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Kimia yang mengkoordinasi semua aktivitas pelatihan dan persiapan kompetisi baik bidang akademik maupun non-akademik. Dalam pelaksanaannya, dukungan pendanaan dan pengarahan oleh dosen pembimbing diberikan kepada CSCC. Peningkatan prestasi mahasiswa Program Studi Kimia pada berbagai lomba dan kejuaraan lebih dari 84 prestasi mahasiswa diukir oleh mahasiswa Program Studi Kimia baik secara nasional maupun internasional dalam 3 (tiga) tahun terakhir dengan distribusi sebagaimana disajikan pada Gambar 1.


Gambar 1. Capaian prestasi mahasiswa Program Studi Kimia 3 (tiga) tahun terakhir

Dari Gambar 1. terlihat bahwa kenaikan prestasi mahasiswa dicapai dari 2015 hingga 2017 baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Secara kuantitatif, jumlah prestasi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan secara kualitatif terlihat kenaikan dari kenaikan jumlah prestasi internasional. Pada tahun 2015 terdapat 3 prestasi internasional dan meningkat menjadi 10 prestasi pada 2016 serta sejumlah 12 prestasi pada tahun 2017. Prestasi yang sangat membanggakan dicapai melalui South East Asia Global Innovation Challenge (SEAGIC) dengan diraihnya medali perak dan Tim Terfavorit pada tahun 2015, Best Poster pada 2016 serta medali emas pada 2017 oleh delegasi mahasiswa Program Studi Kimia. Hal ini merupakan prestasi sangat prestisius oleh karena penyelenggara kegiatan adalah American Chemical Society (ACS) Chapter Malaysia yang diikuti oleh lebih dari 5 (lima) negara. Selain itu, di tingkat nasional kenaikan prestasi ditunjukkan dengan peningkatan jumlah finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yakni dari sebanyak 1 tim pada tahun 2015 dan 2016 menjadi sebanyak 2 tim pada 2017. Jumlah tim yang mendapatkan pendanaan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) juga mengalami kenaikan sangat signifikan yakni dari sejumlah 14 tim pada tahun 2015, 6 tim pada tahun 2016 serta 19 tim pada tahun 2017.

Keterlibatan Mahasiswa dalam Berbagai Komisi yang Relevan
Jumlah mahasiswa yang terlibat sebagai pengurus lembaga kemahasiswaan (DPM dan LEM) di tingkat universitas sekitar 100 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa yang terlibat di DPM dan LEM tingkat fakultas sekitar 75 mahasiswa per fakultas. Di tingkat program studi, Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK) mempunyai pengurus sekitar 50 mahasiswa yang terbagi ke dalam beberapa divisi kepengurusan. Mahasiswa juga dapat mengembangkan melalui kegiatan dalam wadah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Diantaranya adalah resimen mahasiswa, keislaman dan bahasa, kewirausahaan, jurnalistik, pecinta alam, kegiatan keagamaan, kegiatan ilmiah dan penalaran mahasiswa, konseling sebaya serta seni dan olahraga.

Kegiatan Ekstra-Kurikuler
Beberapa kegiatan ekstra-kurikuler di tingkat universitas pada berbagai bidang digunakan untuk mengakomodasi minat dan bakat, sekaligus melatih kerja sama mahasiswa. Beberapa kegiatan kemahasiswaan di tingkat universitas antara lain:
1. Keislaman dan Bahasa Arab (Komunitas Al-Markazi);
2. Kesenian (Marching Band, paduan suara mahasiswa, fotografi);
3. Olahraga (sepakbola, basket, futsal, beladiri);
4. Bahasa (Central Language Improvement);
5. Bela negara (Resimen Mahasiswa);
6. Kewirausahaan (Koperasi mahasiswa dan Ibisma);
7. Pers mahasiswa (LPM Himmah);
8. Konseling sebaya (PIKM);
9. Kegiatan ilmiah dan penalaran mahasiswa (Labma, UII-MUN);
10. Marketing and Communication.