,

Profil Alumni: Puji Bergabung dengan Harvest Group

Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, sekaligus bangga menjadi alumni Prodi Kimia UII. Lingkungan yang Islami serta dosen yang sangat kompeten sekaligus friendly mempermudah proses belajar-mengajar. Dosen sangat jauh dari kata Killer, mahasiswa jadi tidak takut dan tidak tahu bertanya tentang materi kuliah. Saya merupakan angkatan 2013, selain aktif kuliah saya juga bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Kimia sebagai staff Humas. Kini saya bergabung dan berkarya bersama Harvest Group sebagai Senior Research and Product Technology Development. Harvest group merupakan Health food and Supplement factory. Saya bertanggung jawab untuk Meneliti, merancang, memonitoring dan mengembangkan produk.
Kepada seluruh Dosen dan Staff laboratorium UII saya haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya. Terimakasih telah mencurahkan seluruh ilmu, tenaga, dan perhatiannya kepada kami. Semoga Allah meridhoi UII

,

Kiprah Alumni: Rina Berkarya di PT. Berau Coal, Kaltim

Nama saya Rina Maulina, saya lahir pada tanggal 17 agustus 1995 di kabupaten berau Kalimantan timur. Saya merupakan putri tunggal dari bapak Ali Masnuri dan ibu Indra Masrinah. Ayah saya merupakan karyawan di perusahaan swasta dan ibu saya merupakan ibu rumah tangga biasa. Setelah lulus dari sekolah menengah atas pada umur 17 tahun saya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. Kampus yang saya pilih adalah Universitas Islam Indonesia kemudian saya mengambil jurusan Kimia dengan jalur PSB atau penelusuran siswa berprestasi. Saya memilih jurusan kimia karena saya melihat peluang besar di masa akan datang untuk karir saya. Di kimia saya mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang berharga yang dapat saya terapkan di dunia kerja saat ini. Saya merupakan angkatan 2013 kimia dan lulus dengan masa studi kurang lebih 4 tahun dan mendapatkan gelar Sarjana Sains(S.Si). Setelah saya lulus kuliah pada tanggal 25 november 2017 saya mencoba peruntungan di dunia kerja dan Saya memilih pertambang karena merupakan keinginan saya sejak kecil.
Alhamdulillah, Sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan tambang swasta yang bernama PT. BERAU COAL bertempat di kabupaten berau Kalimantan timur, saya menjabat sebagai Supervisor di Environment Department. Saya bergabung di PT. BERAU COAL pada tanggal 20 Februari 2018 dan mulai bekerja pada tanggal 15 Maret 2018. PT. BERAU COAL memiliki 3 lokasi tambang yaitu site LMO (LATI), BMO (BINUNGAN) dan SMO (SAMBARATA). Saya di tempatkan di site LMO Adapun tugas-tugas dan tanggung jawab saya saat ini antara lain sebagai penanggung jawab di Laboratorium Environment site LMO, bertugas sebagai Penanggung Jawab Area WMP( water monitoring point) dan VOID PT. Recobana Abadi( PT.RBA) dan saya memiliki kegiatan rutin inspeksi mingguan di area PIT STOP dan BIG DIGGER ( PT.BUMA) dan PIT STOP (PT. RBA) tugas inspeksi tersebut untuk memastikan bahwa mitra kerja melakukan semua pekerjaan sesuai prosedur dan menjaga keselamatan di daerah operasional PT. BERAU COAL .

,

Kiprah Alumni: Azan Ansori, S.Si., Geluti bidang R & D di PT. Mowilex Indonesia

seorang R&D chemist tugasnya melakukan research untuk menghasilkan sebuah formula cat sesuai kebutuhan pasar dan kemajuan teknologi. Mungkin bisa dibilang kerjaan seperti penelitian skripsi namun chemist formulator di industri coating atau cat minimal membutuhkan 1-2 tahun buat satu formula

Chemist harus menguasai ilmu khususnya di kimia polimer, b3 dan lingkungan sehingga mampu menciptakan formula yang berkualitas sesuai dengan spesifikasi yg diinginkan, baik untuk kesehatan dan tidak mencemari lingkungan.

Thorikul Huda, S.Si., M.Sc.: Dari Garung Meniti Karir sebagai Pendidik Di UII

Thorik–Panggilan Akrab Beliau– dilahirkan di Garung, Wonosobo pada tanggal 30 Juni 1979. Berasal lingkungan dan keluarga besar nya keluarga petani, dengan tidak mengecilkan hal tersebut Thorik mengambil jalan hidup yang berbeda dengan lingkungan keluarga besarnya, tidak menjadi Petani tetapi mengambil Profesi sebagai Pendidik. Bukan tidak beralasan Profesi ini Thorik ambil, sebenarnya darah pendidik mengalir dari jalur ayah dan ibu beliau. Ayah beliau Bapak Moh. Djuweni tercatat sebagai PNS Guru di Departemen Agama, Hal yang sama disandang ibu beliau, Ibu H. Romlah, tercatat sebagai PNS Guru di Departeman Agama.
Memulai masuk sekolah di SD dan SMP dikampung halaman, Juga jenjang SMA Thorik tercatat sebagai Siswa di SMA N 2 Wonosobo. Lulus tahun 1998. Kemudian beliau melanjutkan Kuliah di Program Studi Ilmu Kimia Fakultas MIPA Universitas ISlam Indonesia Jogjakarta mulai tahun 1999.
Seperti halnya Peribahasa: “Buah Apel Jatuh tidak akan Jauh dari Pohonnya”, Jiwa sebagai pendidik telah terlihat semasa kuliah, Thorik aktiv dalam diskusi-diskusi Ilmiyah dengan membentuk Studi Club Internal di bawah payung Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK). tidak cukup dengan hal itu Thorik juga tercatat sebagai Asisten Praktikum di laboratorium Ilmu Kimia, serta Asisten Program Problem Base Learning (PBL) di Program Semi-Que Prodi Ilmu Kimia Fakultas MIPA UII.
selain hal tersebut, suami dari Ibu Dian Novita Kartika Dewi ini aktiv juga di lembaga kemahasiswaan. Mulai menjadi anggota HMK, kemudian terpilih menjadi ketua HMK dan di akhir-akhir studinya Thorik berhasil menjadi Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas MIPA UII.

Thorik Semasa Menjadi Pengurus LEM Fakultas MIPA UII
Selepas Lulus Thorik meneruskan berkarir sebagai Asisten Praktikum di Laboratorium Ilmu Kimia, dengan bermodalkan hal tersebut, tepatnya di tahun 2005 Thorik diterima sebagai Dosen di Program D3 Analis Kimia–dulu bernama D3 Kimia Analis– sejak itulah Thorik meniti karir sebagai pendidik di Universitas Islam Indonesia.
setelah lima tahun berkarir di UII, dengan bermodalkan pengalaman organisasi yang cukup mumpuni, Ayah satu anak ini dipercaya dan diberi amanah sebagai Ketua Progra D3 Analis Kimia periode 2010/2014.

Berikut Curriculum Vitae Thorik:

Nama Lengkap:
Thorikul Huda S.Si., M.Sc.

NIP/NIS/NPP/NIK:
052316003

Tempat Tanggal Lahir:
Wonosobo, 30 Juni 1979

Status Perkawinan:
Menikah

Golongan/Pangkat:
Penata Muda/ III a

Jabatan Akademik:
Asisten Ahli

Jabatan Struktural:
1. 2006 – Sekarang Kalab. Instrumentasi terpadu
2. 2010 – Sekarang Ketua Program D3 Analis Kimia

Alamat Rumah:
Kaliwanglu
Jl. Kaliurang Km. 14.5
Sleman D.I. Yogyakarta Indonesia
Hp : 08157947004
Email : thorikul.huda@staff.uii.ac.id

Alamat Kantor:
Program D3 Analis Kimia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Islam Indonesia
Gedung Laboratorium Terpadu Lt.1 Sayap Kanan
Kampus Terpadu UII
Jl. Kaliurang Km 14,5 Sleman Jogjakarta 55584
Kotak Pos 75
Telephone:+62 (274) 896439/895920 ext 3055
Facsimile: +62 (274) 896439 ext 3020

PENDIDIKAN/KEAHLIAN
Jenjang S1
Perguruan Tinggi : Universitas Islam Indonesia
Fakultas : MIPA
Jurusan : Kimia
Program Studi : Kimia
Lulus (Tgl/Bln/Th) : 9 Mei 2003
Bidang Keahlian : Kimia Analisis
Judul Tugas Akhir : Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kloroform Daun Teh (Camelia sinensis L.) pada Minyak Kacang Tanah

Jenjang S2
Perguruan Tinggi : Universitas Gajah Mada
Fakultas : MIPA
Jurusan : Kimia
Program Studi : Kimia
Lulus (Tgl/Bln/Th) : 31 Agustus 2009
Bidang Keahlian : Kimia lingkungan
Judul Thesis : Kajian Adsorpsi-Reduktif Ion Au (III) dengan Menggunakan Asam Humat Hasil Isolasi Gambut Danau Rawapening

Mata Kuliah:
– Kimia Analisis I (D3);
– Kimia Analisis II (D3);
– Perawatan dan Kalibrasi Alat (D3);
– Praktikum Kimia Analisis I (D3);
– Praktikum Kimia Analisis II (D3);
– Prak. Perawatan dan kalibrasi Alat (D3);
– Praktikum Spektroskopi I (D3);
– Praktikum Spektroskopi II (D3);
– Praktikum Kromatografi I (D3);
– Praktikum Kromatografi II (D3);
– Praktikum Kimia Analisis Instrumentasi 1 (S1)
– Praktikum Kimia Analisis Instrumentasi 2 (S1)

Karya Ilmiyah dan Hasil Penelitian:
1. Peranan Katalis TiO2/SiO2-Montmorillonit pada Reaksi Sitronelal menjadi isopulego Jurnal Reaktor, Jurusan Teknik Kimia, UNDIP
2. Karakteristik Fisikokimiawi Film Plastik Biodegradabel dari Komposit Pati Singkong – Ubi Jalar Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi LOGIKA
3. Isolasi Kitin Kitosan dari Cangkang Udang dan Aplikasinya sebagai Pendegradasi Limbah Logam Krom Industri Penyamakan Kulit 2007

Pengalaman Penelitian:
1. Isolasi Kitin Kitosan dari Cangkang Udang dan Aplikasinya sebagai Pendegradasi Limbah Logam Krom Industri Penyamakan Kulit DIKTI 2007 Rp. 9.500.000,-
2. Karakteristik Fisikokimiawi Film Plastik Biodegradabel dari Komposit Pati Singkong – Ubi Jalar DPPM UII 2007 Rp. 4.000.000,-
3. Isolasi dan Karakterisasi Asam Humat dari Gambut Dana Rawapening Jawa Tengah DPPM UII 2009 Rp. 4.500.000,-
4. Rekoveri Logam Emas dari Sampah Elektronik dengan menggunakan Asam Humat sebagai Bahan Ramah LingkunganDIKTI 2010 Rp. 9.500.000,-

KEIKUTSERTAAN DALAM PELATIHAN/KURSUS/SEMINAR/LOKAKARYA
1. Pelatihan Validasi Metode Pengujian dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Peserta 2009
2. Pelatihan Penanganan Limbah B3 Pembicara 2009
3. Pelatihan SOP Laboratorium Peserta 2008
4. Pelatihan ISO 17025 Peserta 2005
5. Workshop Safety Lab Instruktur 2007
6. Pelatihan Teknik Sampling Peserta 2006
7. Pelatihan Kalibrasi Alat Peserta 2006
8. Pelatihan Teknik Sampling dan Analisis Kualitas Air Peserta September 2006

Keanggotaan Organisasi:
Anggota Mastand (Masyarakat Standarisasi Nasional) 2005 – sekarang

Ano: Dari kata “Minyak Atsiri” Menjelma Menjadi Wirausahawan Sejati

Nama asli di ijazah nya Martsiano Wija Dirgantara, kimia Angkatan 2004. Asli serang, Banten. berbagi pengalaman untuk kita semua. mari kita simak penuturannya:
“Dulu waktu mau masuk kuliah di Jurusan Ilmu Kimia, temen, tetangga, sodara – sodara bilang “wah nanti lulus botak dong no” karena anggapan mereka ilmu kimia itu sangat sangat sulit soalnya banyak melihat orang yang bergerak dibidang kimia pada botak. Namun berbekal kecintaan dengan kimia semenjak di ajar ibu ratna, bu Farida dan Pak Ade di SMA saya di Serang saya manteb aja kuliah di jurusan tersebut a.k.a Ilmu Kimia….Plus di UII ketemu sama Pak T, Pak Arso, Pak Ri, Bu Is dan segenap dosen yang lain.
Perjalanan kuliah di kimia di semester pertama dan kedua seperti halnya mahasiswa umum lainnya, kos-kampus-kadang2 demo-main-kos rutinitasnya seperti itu… tak lama berselang menginjak semester ke 2 saya mulai tertarik dengan yang namanya karya tulis ilmiah. Persinggungan saya dengan karya tulis ilmiah dimulai ketika saya dan seorang kawan nekat ingin mengikuti lomba tingkat nasional, akhirnya waktu itu menemui dosen Ibu Is Fatimah, M.Si (waktu itu). Berbekal kenekatan dan ingin maju walaupun saat itu ilmunya belum semuanya faham dengan apa yang saya tulis, kami tetap maju hingga putaran final walaupun pada akhirnya harus menelan pil yang pahit atleast sangat pahit bagi kami untuk terus mencari masnisnya pengalaman lain untuk mengobati nya. Semenjak itu saya sering ikut dalam berbagai lomba karya tulis ilmiah baik tingkat UII maupun nasional tapi dibawah bimbingan Pak Tatang Shabur Julianto, M.Si. dengan konsentrasi di kimia bahan alam.
Pada semester 2 inilah saya mulai mendengar istilah minyak atsiri bersamaan dengan hijrahnya Prof. Hardjono dari UGM ke UII. Setiap kali atsiri terus yang dibicarakan, padahal waktu itu saya belum tau apa itu atsiri, bentuknya, penggunaan bahkan dengar pun baru sekali itu. Namun setelah mendapat penjelasan dan searching di mbah google, barulah saya tertarik minat ke arah sana, mengingat waktu itu uang jajan saya pas-pasan maka pada awal tahun 2007 saya bersama seorang rekan yang kebetulan adik tingkat saya Pandu Ari Darmawan (2005) mencoba menyuling minyak sereh tanpa tahu dasar dan tehnik penyulingan minyak atsiri, yang kami tahu saat itu hanya hitungan kasar keuntungan dan perolehan laba yang akan didapat dan mengabaikan segala urusan tentang teknik penyulingan. Wal hasil gagal total, dari 2 kuintal sereh dapur yang kami beli, ternyata daunnya yang disuling hanya mencapai 25 KG saja, selain itu minyak yang didapatkan hanya setebal 0.5 mm dengan diameter 8 cm alias hanya terlihat diujung jerrycan 5 liter, jadi 99% air kondensat, 0,8 buih dan 0,2 % minyak nya hehehe… namun saya tidak patah arang, saya menimba ilmu dari penyuling /pelaku usaha dan dosen disamping membaca berbagai macam literatur baik dalam dan luar negeri.
Akhirnya setelah mampu menguasai sedikit ilmu tentang minyak atsiri, maka saya dan beberapa kawan memberanikan diri untuk membuat suatu usaha di bidang minyak atsiri bersama Muhammad Ilham, Apriyani dan Wellian Anggih di akhir tahun 2008 tepatnya di wisata kuliner condong catur kami sepakat untuk memulai usaha bersama. Banyak suka dan duka di lalui pada pembangunan usaha ini dan banyak baru, kami sempat memiliki 16 pekerja, 2 diantaranya sudah sarjana (padahal kami mayoritas belum ada yang sarjana) dan mengaryakan 1 buah dusun beserta warganya yakni dusun Nglempong… namun waktu berlalu akhirnya salah seorang dari kami ada yang mengundurkan diri yakni Welly, lalu di susul Menikahnya Apriyani walhasil perusahaan menjadi agak labil karena hanya dipegang oleh 2 orang saja. Pada saat itu kami mencoba peruntungan baru dengan mencoba mengikuti lomba wirausaha yang diadakan oleh DIKTI dan kami memeroleh tambahan modal 36 juta dan berhasil kami gandakan menjadi bernilai 1 M dalam kisaran waktu hanya 3 minggu saja (bukti otentik tersimpan di Ilham) bukan ngepet ataupun yang lain, namun kami putar diperdagangan minyak atsiri dan rempah.
sedikit berselang order semakin bertambah dan kocek di kantongpun juga semakin mencukupi, namun dipertengahan tahun 2009 kami mendapati musibah, setelah memulai kerjasama dengan salah satu rekan yang akan menjanjikan untuk penambahan modal, malahan uang kami di gondol begitu saja dan bukan jumlah yang sedikit, berbagai asset perusahan terpaksa kami jual untuk menutupi kewajiban yang sudah harus dibayar seperti pembelian pupuk, armada transportasi dan lain – lain.
Akhirnya pada 2010 menunggu kepastian yang tidak menentu dan mulai terjadi perbedaan pandangan tentang usaha akhirnya pada bulan mei 2010 saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Dan mulai membuka suatu usaha sendiri, saya mendaftarkan usaha saya dengan dengan nama UD. KITANARA MULTI USAHA, bergerak dibidang minyak atsiri, food processing, supplier bahan, ticketing. Berikut mengenai usaha saya …
Kitanara di ambil dari nama seorang Syaikh Nawawi albantani yang bergelar Aki dari Tanara, karena lidah orang Banten, maka ntuk lebih mempersingkat disebutlah KITANARA, beliau adalah syaikh yang sangat disegani…salah satu karyanya adalah merawi hadist arbain annawawi.
Berikut data bisnis saya :
1. Kitanara Essential Oil (refill essential Oil)
Saat ini kami mengusahakan penjualan minyak atsiri secara retail dalam bentuk wadah 5 – 10 mL yang kami jual di beberapa counter di berbagai wilayah kota di Indonesia diantaranya di Bogor, Jakarta, Bandung dan Surabaya. Produk : minyak kayuputih,sereh, mawar dan melati 3 mL, 5 mL, dan 10 mL.,
Personil : 3 Orang
– Martsiano WD (manager+Operasional)
– Manek Cinde Lungit (Adm)
– Isyana TS (Adm)
Kantor : Jln. Wonosari KM 7 Sampangan bantul
Aktif : Mei 2010
Omzets : 3 juta per bulan
Margin :20%

2. Kitanara Tour & Travel
Personil : 3 Orang
– Martsiano WD (manager +kurir +marketing)
– Erni Sulistiyoati (front line + marketing)
– Rini Herlina (front line + marketing)
Kantor :
Pusat : Jln. Wonosari KM 7 Sampangan bantul
Cabang : Jln Bima No 127 Gentan Sleman
Aktif Usaha : Juni 2010
Omzet/bulan : 30 – 40 juta sampai dengan bulan agustus 2010
Margin : 10 – 20% tergantung musim
No Contact : 0274 3030310

3. Tahoe Tahoe
Menjual makanan kecil dari bahan dasar tahu yang dijual secara franchise
Jumlah Outlet : 3 Buah/ agustus 2010 (krapyak, kotagedhe, papringan)
Aktif Usaha : Mei 2010
Omzet : 200.000/gerobak/malam
Margin : 60%/gerobak/malam

4. Vanilla
Toko bahan roti dan kue
Baru take contract dengan beberapa supplier …
Launch setelah lebaran
Lokasi : Pasar kotagedhe

Mungkin bingung ya mengapa saya jadi manager merangkap sebagai marketing, kurir, operasional dan lain sebagainya. Jujur saja setelah saya mengundurkan diri saya tidak punya modal sama sekali. Namun keadaan mendesak, saya mencoba pertama2 menjadi konsultan untuk beberapa penyulingan via telpon dan email, dan beberapa penyuling bersedia memberikan fee konsultasi heheh lumayan untuk merintis usaha. Dari hasil konsultasi tersebut coba saya putar untuk membeli minyak kayu putih dan sereh secara refill dari teman saya penyuling di daerah subang lalu saya kemas kecil2 dan saya titipkan ke toko obat cina yang ada di pasar bringharjo dan daerah jogja pada umumnya, permintaan lambat laun kian meningkat namun tidak bisa serta merta merengkuh untung terlalu banyak karena saingan saya secara langsung adalah Produsen yang sudah mapan dengan slogannya “buat anak kok coba2” dan masih banyak produsen sejenis. Lalu berlanjut untk memasarkan minyak2 lain diberbagai kota dengan jaringan yang sudah mulai saya bentuk.
Tidak Puas dengan pendapatan yang ada saya melihat suatu peluang pada bidang travel, lalu saya coba tanya sana – sini, setelah mengetahui seluk beluknya dan dibantu oleh beberapa teman akhirnya pada juni 2010 membuat agen travel sendiri dengan modal awal HP esia unlock yang saya isi kartu flexi Rp 230.000,- dan modem huawei E1550 340.000,- saya memulai usaha travel ini, pada minggu pertama saya bertindak sebagai makloon saja hanya menjualkan, namun 2 minggu saya melewati jumlah penjualan rata2 agen travel, dari situ keuntungan saya depositkan sehingga saya mendapat suatu sistem, pemasaran saya lakukan via mulut ke mulut dan memanfaatkan jejaring sosial baik maya maupun nyata… walhasil omzet saya meningkat cepat (namun pada musim sepi belum teruji).
itulah penuturan Ano dan semoga bisa menjadi Inspirasi kita, dengan kimia kita pun bisa menjadi wirausahawan yang sukses. oh ya sedikit tambahan, Ano juga bisnis peternakan diantaranya ayam dan lele, serta Jamur. wah-wah sukses aja lah.

Kiprah Alumni: Dedy Sugiarto, S.Si., Juara II Pemilihan Tenaga Kependidikan Teladan FMIPA UII 2012

Dedy Sugiarto, S.Si. staf Program D3 Analis Kimia menjadi Juara II pemilihan Tenaga Kependidikan Teladan di Fakultas MIPA UII tahun pemilihan 2012, sementara itu untuk Juara I Kuntoro Hariyanto, A.Md. staf Divisi Akademik dan Juara III diraih Umar Hasim staf Divisi Akademik, sedangkan untuk Harapan I diraih Riyanto, A.Md. (Laboran Farmasi) dan Harapan II diraih Latifan Nur Hidayati, S.Si. (Admin Laboratorium), demikian pengumuman penetapan Pegawai Teladan yang diumumkan oleh Dr. Noor Fitri, M.Si. Wakil Dekan di kampus Fakultas MIPA (Selasa, 19/2),
Dedy Sugiarto adalah alumni Prodi Kimia Angkatan 2002. Dedy mengabdi di almamaternya sendiri, FMIPA UII sejak tahun 2009, walau masih bersetatus pegawai kontrak, tapi hal tersebut tidak membuat Dedy patah semngat dalam mengabdi bagi Almamaternya. diraihnya prestasi Juara II tenaga kependidikan teladan FMIPA UII 2012 ini membuktikan loyalitasnya terhadap FMIPA UII.
Wakil Dekan FMIPA UII, Dr.Noor Fitri yang juga Dosen tetap Prodi Kimia FMIPA UII menjelaskan bahwa pemilihan tenaga kependidikan teladan ini merupakan program rutin tahunan Fakultas MIPA yang bertujuan untuk memacu dan meningkatkan kenerja para pegawai, oleh karena itu dengan adanya pemilihan tenaga kependidikan teladan ini diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi bagi setiap tenaga kependidikan Fakultas MIPA UII untuk selalu meningkatkan kinerjanya.
Para Juara Pegawai Teladan selain mendapat piagam penghargaan juga memperoleh uang pembinaan

Mustofa Ahda : Lulusan Kimia UII Jangan Minder dan Perkuat Soft Skill

Menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, lulusan perguruan tinggi di Indonesia tidak lagi dapat sekedar mengandalkan ijazah dan reputasi universitas tempatnya belajar. Lebih dari itu, selain harus membekali diri dengan wawasan keilmuan, softskill, dan sederet standar kompetensi, mereka juga harus membangun kesiapan mental yang mampu membedakannya dari lulusan universitas kebanyakan. Kesiapan mental tersebut dibangun dari pondasi sikap yang selalu percaya diri dan tidak minder dalam menghadapi setiap tantangan. Kedua sifat inilah yang diharapkan dimiliki oleh para lulusan Prodi Kimia UII sehingga menjadikan mereka sebagai pribadi yang unik dan berkarakter.
Seperti disampaikan oleh Mustofa Ahda, alumni Kimia UII yang mampu membuktikan bahwa lulusan UII ternyata tidak kalah dalam bersaing dengan lulusan-lulusan lain yang berasal dari universitas ternama. Saat ini, musthofa ahda bekerja sebagai Dosen di Jurusan Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jogjakarta. Sebelumnya Mustofa Ahda, mencoba bekerja di industri, tepatnya di PT Sinar Mas, namun dikarenakan jiwa pendidiknya bergejolak, kemudian beliau melanjutkan Studi mengambil jenjang Strata 2 di UGM. Setelah lulus S2 beliau diterima sebagai dosen di Jurusan Farmasi UAD, Jogjakarta, sampai sekarang.
Menurutnya dalam bersaing dengan lulusan-lulusan dari Universitas ternama, alumni kimia harus memiliki soft skill yang banyak, itulah akan akan membedakan lulusan UII dengan lulusan lainnya. Selain hard skill yang didapat di banku kuliah, lulusan kimia UII perlu beretika, percaya diri tidak minder, berkomunikasi dengan baik, kemampuan memimpin, ramah, sopan bijaksana dan lain-lain. Ini juga sesuai yang Diterbitkan oleh National Association of Colleges and Employers, USA, 2002 (disurvei dari 457 pimpinan). Peneilaian Skala 1-5
Menurut Mustofa Ahda, sebenarnya kemampuan soft skill mahasiswa Prodi Kimia UII, secara sistemik sudah di fasilitasi oleh UII, semisal kaitannya dengan sifat jujur, etika, bijaksana, kepemimpinan, UII menekankan pada aspek ahlakul karimah mahasiswa melalui pembinaan keagamaan mulai dari ONDI, LKID, LKIM dan pesantrenisasi. Semua Program tersebut untuk membekali mahasiswa terkait dengan soft skill perilaku dan ahlak yang baik. “UII memang tidak saja mencetak lulusan yang berilmu pengetahuan saja, tetapi lebih dari itu sistem pembelajarannya membentuk lulusannya sebagai manusia yang berkarakter akhlakul karimah, sebagai pembeda dari lulusan PT lainnya” ungkapnya. “namun untuk menambah soft skill lainnya mahasiswa kimia jangan ragu untuk ikut organisasi baik intra maupun ekstra, karena kepemimpinan itu diraih dengan praktek di organisasi, juga cara berkomunikasi juga bisa sekalian didapatka dari berorganisasi” tambahnya.
selain itu, pesan beliau juga kemampuan bahasa Asing, Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, juga perlu ditingkatkan, karena persaingan di dunia kerja kedepan lebih sulit, karena lulusan Kimia UII tidak hanya bersaing dengan PT Nasional, akan tetapi dengan adanya MEA maka pesaing kita adalah lulusan-lulusan PT di Asean, yang itu menuntuk kita untuk lebih siap dengan kemampuan bahasa asing yang baik.

Kiprah Alumni: Dua Alumni Kimia UII Menjadi Asesor Kompetensi LPS Sains Terapan

Dua alumni Kimia UII yang merupakan dosen dari Program Studi DIII Analis Kimia FMIPA UII, Reni Banowati Istiningrum, M.Sc. dan Yuli Rohyami, M.Sc. telah mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai asesor kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Keduanya telah dinyatakan lulus dalam pelatihan asesor pada bulan September 2014 di Bandung dan telah dinyatakan lulus dalam uji kompetensi sebagai asesor kompetensi. Capaian ini sekaligus memberikan kontribusi bertambahnya asesor kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sains Terapan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia.
Satu kebanggaan bagi Program Studi Kimia atas kepercayaan yang diberikan kepada dua alumninya. Untuk menjadi asesor kompetensi harus memenuhi persyaratan dalam pedoman pelatihan dan sertifikasi asesor kompetensi dari BNSP. Perjuangan menjadi seorang asesor membutuhkan kerja keras. Asesor harus memiliki sertifikat kompetensi pada unit-unit kompetensi merencanakan, melaksanakan dan mengkaji ulang asesmen yang dikeluarkan oleh BNSP. Sertifikat ini didapatkan melalui proses uji kompetensi dalam kegiatan real assesment yang diselenggarakan di tempat uji kompetensi (TUK) Laboratorium Instrumentasi UPI Bandung. Hanya peserta yang direkomendasikan telah kompeten sebagai calon asesor dari master asesor yang berhak menjadi asesor kompetensi. Asesor juga harus memiliki tiga kompetensi dalam merencanakan penilaian (MET.AS.00.001.01), melaksanakan penilaian (MET.AS.00.002.01), dan mengkaji ulang penilaian (MET.AS.00.003.01). Kompetensi ini diperoleh selama mengikuti Workplace Assessor Training Program secara lengkap diikuti dengan uji kompetensi secara mandiri minimal dua kali.
Kedua asesor ini nantinya akan diberikan kewenangan dalam menilai dan memutuskan hasil uji kompetensi bahwa peserta uji telah memenuhi bukti yang dipersyaratkan untuk dinyatakan kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai serta merekomendasikan hasil tersebut kepada LSP Sains Terapan atau BNSP. Thorikul Huda, M.Sc. selaku Direktur LSP Sains Terapan, juga Alumni Kimia Angkatan 99, menuturkan bahwa, ketersediaan dua asesor kompetensi ini telah memenuhi persyaratan minimal dalam pengajuan lisensi LSP dari BNSP. LSP Sains Terapan selama satu tahun ke depan, akan mentargetkan 5 personel untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi asesor kompetensi.
Selain berperan sebagai asesor kompentensi dan tim perumus komite skema sertifikasi, kedua dosen tersebut ditugaskan sebagai pengelola LSP Sains Terapan. Saat ini Reni Banowati Istiningrum, M.Sc. juga ditugaskan sebagai Manajer Mutu dan Standardisasi dan Yuli Rohyami, M.Sc. ditugaskan sebagai Manajer Sertifikasi pada LSP Sains Terapan. Adanya asesor kompetensi ini akan diberikan tugas dalam memberikan masukan dalam pengembangan materi uji kompetensi, pengembangan proses uji kompetensi dan dapat berpartisipasi dalam aktifitas sosialisasi dan penerapan pelatihan/penilaian berbasis kompetensi. Seluruh civitas akademika Program Studi Kimia FMIPA UII mengucapkan selamat bekerja dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Kedua asesor ini nantinya akan diberikan kewenangan dalam menilai dan memutuskan hasil uji kompetensi bahwa peserta uji telah memenuhi bukti yang dipersyaratkan untuk dinyatakan kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai serta merekomendasikan hasil tersebut kepada LSP Sains Terapan atau BNSP. Thorikul Huda, M.Sc. selaku Direktur LSP Sains Terapan, juga Alumni Kimia Angkatan 99, menuturkan bahwa, ketersediaan dua asesor kompetensi ini telah memenuhi persyaratan minimal dalam pengajuan lisensi LSP dari BNSP. LSP Sains Terapan selama satu tahun ke depan, akan mentargetkan 5 personel untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi asesor kompetensi.
Selain berperan sebagai asesor kompentensi dan tim perumus komite skema sertifikasi, kedua dosen tersebut ditugaskan sebagai pengelola LSP Sains Terapan. Saat ini Reni Banowati Istiningrum, M.Sc. juga ditugaskan sebagai Manajer Mutu dan Standardisasi dan Yuli Rohyami, M.Sc. ditugaskan sebagai Manajer Sertifikasi pada LSP Sains Terapan. Adanya asesor kompetensi ini akan diberikan tugas dalam memberikan masukan dalam pengembangan materi uji kompetensi, pengembangan proses uji kompetensi dan dapat berpartisipasi dalam aktifitas sosialisasi dan penerapan pelatihan/penilaian berbasis kompetensi. Seluruh civitas akademika Program Studi Kimia FMIPA UII mengucapkan selamat bekerja dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Brand Ambassador Program Studi Kimia 2015: Khoiria Oktaviani, S.Si., SIP., M.Sc.

Brand Ambassador Program Studi Kimia UII Tahun 2015 ini adalah seorang alumni akan berbagi pengalaman hidupnya yang tentu sayang untuk dilewatkan! yuk simak baik-baik yaa..
Khoiria Oktaviani yang akrab dipanggil “Khoir” ini pantas disebut inspiring woman loh guys! Khoir berhasil mematahkan anggapan bahwa IPK akan menurun apabila kita mengikuti organisasi maupun kegiatan non-akademik lainnya. Buktinya saja, Khoir berhasil pendapat IPK tertinggi yakni 3.95 dan mempersembahkan pin emas pertama untuk Program Studi Kimia pada Wisuda Tahun 2007. ( wow amazing!) Tentunya kita sebagai mahasiswa Program Studi Kimia turut bangga atas prestasi yang Khoir raih. Tidak hanya sampai disitu, Khoir juga aktif dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK) sebagai Koordinator di divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dan mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa hingga ke PIMNAS. Beliau berhasil meraih medali perunggu untuk cabang PKM Penelitian. Ia kemudian menceritakan bagaimana perjuangannya untuk mencapai semua itu.

Biografi
Nama : Khoria Oktaviani, S.Si., SIP., M.Sc.
Tempat, Tanggal Lahir : Temanggung, 9 Oktober 1984
Alamat : Perum Madureso Indah No. 100 Temanggung. Jawa Tengah 56229
e-mail : khoiria@yahoo.com.hk

Riwayat Pendidikan
1. SDN Kowangan I Temanggung (1996)
2. SLTPN 02 Temanggung (1999)
3. SMUT Krida Nusantara Bandung (2002)
4. Program Studi Kimia, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (2002-2006)
5. Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2003-2008)
6. University of Tsukuba, Jepang (2012-2014)
“Tentunya semua tak lepas dari dukungan Bapak-Ibu Dosen Kimia UII, yang tidak hanya menganggap kami sebagai mahasiswa, tetapi sudah seperti keluarga sendiri, ” ujar Khoir. Beratnya perjuangan semakin terasa ketika di tahun kedua ia mengikuti SNMPTN dan berhasil diterima di Universitas Gadjah Mada di jurusan Ilmu Komunikasi. “Kimia tetap pilihan utama saya, karena saya yakin Kimia adalah rumah saya untuk berkarya, dan Ilmu Komunikasi melengkapi kemampuan saya untuk menulis dengan lebih baik ”, tutur Khoir.
Selain kuliah bolak-balik UII-UGM dan berorganisasi, Khoir juga tentor di beberapa lembaga bimbingan belajar, mengajar tambahan pelajaran Kimia di SMA N 1 Babarsari, dan juga koresponden di Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Biro Yogyakarta, di Jalan Taman Siswa. “Sedihnya kalau pulang ngajar mengajar kelas Kimia di SSC Bantul hujan deras malam-malam, atau meliput berita live yang kadang kita tidak tau kapan selesainya, dan masih harus mikir ngerjain laporan praktikum. Benar-benar masa-masa perjuangan,” ceritanya bernostalgia.
Saat ini Khoir bekerja sebagai staff Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) dan mendapatkan beasiswa Monbukagakusho (beasiswa dari Pemerintah Jepang) untuk melanjutkan S2 di Tsukuba University dengan mengambil tema penelitian “Application of Pulping and Bleaching Method to Pretreatment of Empty Fruit Bunch for Effective Enzymatic Saccharification”.
Ia bercerita, saat melamar pekerjaan ataupun beasiswa yang terpenting adalah percaya diri dan membuktikan kita yang paling layak ada di posisi itu. Kita harus percaya diri dengan Jurusan yang kita pilih, kita bangga dengan almamater kita, tak lupa didukung kemampuan lain dengan bukti sertifikat yang kita punya.

BEASISWA PENDIDIKAN DAN PENELITIAN
Tahun 2003–2005 : Beasiswa PT Djarum Kudus Universitas Islam In donesia.
Tahun 2005-2006 : Beasiswa Yayasan Toyota-Astra Universitas Islam Indo nesia.
Tahun 2005 : Beasiswa Penelitian Program Kreativitas Mahasiswa Bi dang Penelitian (PKMP) dari Direktorat Jenderal Pen didikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Sin etron Remaja dan Perilaku Imitasi Anak-anak: Studi Ten tang Pengaruh Sinetron Terhadap Perilaku Imitasi Anak- anak Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta).
Tahun 2005 :Beasiswa Penelitian Program Kreativitas Mahasiswa Bi dang Penelitian (PKMP) dari Direktorat Jenderal Pen didikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Pe man faatan Limbah Fly Ash Menjadi Material Terembani MnO2 dan Peng gunaannya Pada Desinfektasi Fotokatalitik Bakteri E cherichia coli).
Tahun 2006 : Beasiswa Penelitian Akhir (Skripsi) UII dari PT Djarum Kudus (Mempelajari Pengaruh Gugus Halida dalam Sinte sis Amileugenol dari Minyak Daun Cengkeh).
Tahun 2006 : Beasiswa Penelitian Akhir (Skripsi) UGM dari Fisipol UGM dalam Program Hibah Jurnal Mahasiswa (Adegan Kekerasan dalam Film Kartun: Analisis Isi Perilaku Kekerasan dalam Film Kartun Tom and Jerry Kids dan Spongebob Squarepants yang Ditayangkan di Televisi Pe riode Juli-Agustus 2007).
Tahun 2007 : Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Bidang Penelitian Universi tas Gadjah Mada.

PENGALAMAN ORGANISASI DAN EKSTRAKURIKULER
Tahun 2002–2003 : Reporter, Pers Mahasiswa Universitas Islam Indonesia `HIMMAH`.
Tahun 2003-2004 : Staff Departemen Penelitian dan Pengembangan Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK), Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia.
Tahun 2004-2005 : Bendahara Umum Ikatan Beswan Djarum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tahun 2004-2005 : Koordinator Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK), Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia.
Tahun 2005-2006 : Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat Ikatan Beswan Djarum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tahun 2006-2007 : Koresponden Kantor Berita Nasional ANTARA Biro Yogyakarta.

CAPAIAN PRESTASI
Tahun 1999 : Peserta Jambore Dunia ke-19 di Piqarquin, Hacienda, CHILE, Amerika Selatan.
Tahun 2002 : Juara I Olimpiade Kimia Tingkat Universitas di Universitas Islam Indonesia.
Tahun 2004 : Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Regional DIY- JATENG, diselenggarakan oleh BEM Fakultas MIPA Univer sitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Tahun 2004 : Finalis Lomba Karya Tulis Hari Bhayangkara ke-58 Tingkat Nasional.
Tahun 2005 : Juara II ”Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa (PPKM)” Bidang Polkam Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Udayana Denpasar.
Tahun 2006 : Finalis ”Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa (PPKM)” Bi dang Polkam Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Tanjungpura Pontianak.
Tahun 2006 : Finalis ”Hitachi Young Leadership Invitation (HYLI)” Ting kat Universitas di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Tahun 2006 : Juara III Nasional pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XIX kategori PKMP, diselenggarakan oleh Direk torat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen DIKTI) Departemen Pendidikan Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang.
Tahun 2006 : Lulusan Terbaik I Fakultas MIPA Universitas Islam Indone sia Pada Wisuda Periode I Tahun Akademi 2006/2007.
Tahun 2006 : Wisudawan Berprestasi Akademik Terbaik (IPK 3.95 dan waktu studi 4 tahun 1 bulan) pada wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Periode II Universitas Islam Indonesia 2006/2007.
Tahun 2006 : Lulusan Terbaik II Jurusan Ilmu Komunikasi pada Wisuda Periode II Universitas Gadjah Mada 2007/2008.

Sumber: Zulfa Zuhrufa-http://hmk-uii.blogspot.com/2013/12/chems-star-khoria-oktaviani-ssi-sip.htm