Kata Kunci: karbon karbene, katalis karbene, NHCs, senyawa karbene

{mosimage}Para peneliti di Universitas California Reverside telah sukses menciptakan satu kelas baru dari senyawa karbene yang bersifat sangat reaktif dan dapat digunakan sebagai katalis. Hingga sekarang para kimiawan percaya bahwa senyawa karbene ini yang biasanya disebut sebagai “karbene dengan abnormal N-heterosiklik” atau NHCs sangat tidak mungkin untuk disintesis.
Karbene dibuat dari atom karbon yang tidak umum yang biasanya terikat pada atom logam untuk membentuk kompleks logam-karbene dimana dapat dipakai sebagai katalis yang banyak dibakai di industri farmasi, satu hal lagi yang perlu diketahui adalah bahwa senyawa karbene memiliki sifat yang tidak stabil.
Kompleks logam-karbene dapat dibuat dengan menggunakan dua cara: (a)kompleks dibuat menggunakan satu langkah yaitu tanpa pembuatan karbene terlebih dahulu, dan (b) logam dan senyawa karbene yang telah dibuat terlebih dahulu direaksikan untuk membentuk kompleks logam-karbene.
Pada umumnya jenis logam yang dipakai dalam kompleks logam-karbene adalah rodium, emas, platinum, atau palladium-semua loga ini sangat mahal dan diantaranya bersifat toksik oleh sebab itulah pembuatan senyawa karbene yang dibuat tanpa melibatkan senyawa logam akan tetapi masih bersifat sebagai katalis merupkan salah satu cara untuk menekan biaya pembuatan katalis ini.

Hingga sekaranag, NHCs yang dipakai adalah NHCs yang menggunakan kompleks logam-karbene, dan belum pernah ada yang hanya menggunakan senyawa karbene saja. Para kimiawan berasumsi bahwa NHCs tidak dapat berada dalam bentuk bebasnya, dimana hal ini membuat mereka percaya bahwa NHCs tanpa logam sangat tidak mungkin di buat. Akan tetapi sekarang UC Riverside’s Guy Bertrand, seorang professor kimia telah membalik asumsi tersebut disebabkan dia telah mampu menciptakan NHCs yang bebas logamdan senyawa ini dapat dipakai untuk membuat berbagai macam senyawa kompleks yang lain.
“Berbagai macam spesies kimia dipercaya menjadi tidak stabil disebabkan mereka tidak memenuhi hukum-hukum kestabilan yang telah kita pelajari di sekolah dan akhirnya kepercayaan ini menyebabkan tak seorangpun mencoba untuk membuatnya,” kata Bertrand, yang telah memimpin penelitian ini.
“Bagaimanapun juga tugas seorang peneliti adalah untuk membuka rahasia alam yang kita piker tidak mungkin seperti yang telah kami lakukan untuk membuat NHCs ini dan akhirnya kami pun berhasil”
Senyawa NHCs yang kami ciptakan ini stabil pada suhu ruang baik dalam bentuk padatan maupun larutan, hal ini berarti aplikasi senyawa bebas logam ini sangat luas di dunia industri untuk diaplikasikan pada berbagai macam jenis reaksi baru. Penelitian ini telah dipublikasikan pada “Science 23 Oktober 2009”. Publikasi ini melaporkan bahwa sintesis dan karakteristik senyawa NHCs bebas logam secara keseluruhan akan membuka pandangan baru di dunia katalis kata John Schwab. “aplikasi yang sangat potensial untuk penemuan obat dan proses manufaktur yang nyata disebabkan katalis akan menurunkan biaya produksi dan ramah lingkungan,” katanya lagi.
Betrand sangat tertarik dengan sintesis NHCs yang dapat dibuat secara komersil. “Kami berharap akan banyak kimiawan yang dapat menggunakan karbene ini untuk menemukan berbagai macam aplikasi yang baru,”katanya. Kantor UCR telah mendaftarkan hak paten atas teknologi ini  dan sekarang masih mencari partner dari industri yang akan mengembangan teknologi ini secara komersial. Betrand melakukan penelitian ini bersama Eugenia Aldeco-Perez, Amos J. Rosenthal, dan Bruno Donnadieu of UCR; dan Gernot Frenking dan Pattiyil Parameswaran of Phillips-Universitat Marburg, Germany, dan penelitian ini didanai oleh Institut Kesehatan Nasional.

Kata Kunci: sabun, tegangan permukaan

{mosimage}Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?
Coba kita pikir begini, Tidak akan terkejutkah Anda bila bentuk gelembung itu persegi? Itu karena semua pengalaman kita sejak bayi mengatakan bahwa hukum alam lebih menyukai bentuk-bentuk yang mulus. Memang tidak banyak benda alami yang memiliki ujung tajam atau membentuk sudut ganjil. Pengecualian yang penting dalam hal ini adalah kristal-kristal mineral tertentu, yang cantik justru karena memiliki bentuk-bentuk geometris serba tajam. Itu mungkin sebabnya mengapa sebagian orang percaya bahwa kristal-kristal dan piramida memiliki supranatural.
Akan tetapi itu metafisika, bukan sains. Gelembung-gelembung bundar–berbentuk bola–karena ada suatu gaya tarik menarik yang disebut tegangan permukaan yang menarik molekul-molekul air sekuat mungkin antara sejumlah partikel adalah ketika mereka membentuk sebuah bola. Di antara semua bentuk yang mungkin, kubus, piramida, bongkahan tak beraturan–bola memiliki luas sebelah luar paling kecil.

Segera setelah Anda melepaskan sebuah gelembung dari pipa tiup atau dari salah satu peralatan lebih modern, tegangan permukaan membuat lapisan tipis air sabun mencari luas permukaan yang sekecil mungkin. Maka terjadilah sebuah bola. Andaikata Anda tidak dengan sengaja memerangkapkan udara didalamnya, air sabun akan terus menyusut membentuk sebuah titik bola padat, seperti yang terjadi pada air hujan.
Akan tetapi udara di dalam mendorong ke arah luar, menahan selaput air. Semua gas memberikan tekanan pada wadah penyimpanan mereka karena mereka terdiri atas molekul-molekul terbang bebas yang terus membentur apa pun yang menghalangi. Dalam sebuah gelembung, gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam pada selaput air diseimbangkan dengan tepat oleh gaya mendorong keluar oleh udara dari dalam. Jika ada perbedaan sedikit saja, gelembung entah akan mengeceil atau mengembang sampai keduanya sama besar.
Cobalah meniupkan udara lebih banyak untuk membuat gelembung lebih besar. Itu sama dengan menambahkan tekanan  udara di sebelah dalam. Yang dapat diperbuat oleh selaput air untuk mengimbangi kenaikan tekanan ke luar adalah memperluas permukaannya. Ini dapat menyebabkan bertambah besarnya gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam. Maka gelembung itu secara serentak memperbesar ukurannya. Namun dalam proses tersebut selaput air semakin tipis, pasalnya persediaan air memang terbatas. Apabila Anda terus menambahkan udara ke dalamnya, akhirnya selaput tadi tidak memiliki cadangan air lagi untuk memperluas permukaan. Akibat buruknya mulai ditebak. Gelembung-pun meletus.
Hal yang tepat sama juga terjadi pada permen karet, kecuali bahwa ahli-ahli tegangan permukaan ke arah dalam, gaya yang cenderung memperkecil gelembung atau balon berasal dari elastisitas karet dalam permen Anda. Elastisitas, seperti tegangan permukaan, seolah-olah berkata: “Kalau boleh, aku ingin menjadi bola yang sekecil mungkin”.

 

Kata Kunci: amonium, amonium nitrat, atom, ion, kalsium, kalsium klorida, magnesium, magnesium sulfat, molekul
{mosimage}Ketika kaki atlete terkilir dalam sebuah latihan olahraga, seseorang segera pergi ke apotik untuk membeli sesuatu yang disebut Cold Pack. Mereka memijit kemudian mengocok isinya dan dalam sekejap menjadi dingin sekali untuk mengompresnya. Apa yang ada di dalam kemasan itu sehingga dapat melakukan  kompres dingin dengan cepat?
Cold pack berisi kristal-kristal ammonium nitrat dan sekantung air di wadah yang mudah pecah. Ketika bungkusan itu di pijit, kantung air di dalamnya pecah dan sedikit mengocok kemasannya ammonium nitrat larut dalam air.
Ketika suatu bahan kimia larut dalam air, ada dua kemungkinan, bahan itu menyerap panas-membuat air menjadi dingin-atau menyumbang panas-membuat air menjadi panas. Ammonium nitrat adalah salah satu bahan dapat larut yang menyerap panas. Bahan itu langsung mengambil panas dari air dan menjadikannya dingin. Dan pendinginan yang terjadi tidak main-main. Cold pack dapat menghasilkan temperature beku air.

Karena dokter menggunakan kompres dingin dan kompres panas secara bergantian guna mengurangi rasa sakit, maka selain cold pack industry kesehatan juga menyediakan hot pack untuk kompres panas. Hot pack berisi salah satu bahan kimia yang melepaskan panas ketika terlarut dalam air, biasanya kristal kalsium klorida atau magnesium sulfat.
Tapi mengapa suatu bahan kimia menyerap atau melepaskan panas dalam proses sederhana seperti melarut dalam air? Bukan kah di rumah kita hampir selalu melarutkan kristal-kristal dua bahan kimia biasa, seperti garam-gula dalam air, namun sebagai contoh kita tidak pernah melihat gula membuat kopi panas kita menjadi dingin, atau menjadikan es panas. Faktanya adalah bahwa garam dan gula terkena pengecualian.
Ketika suatu bahan kimia larut dalam air, yang terjadi adalah sebuah proses dua tahap, pertama, struktur kimia yang padat dan berwujud kristal mengurai, dan selanjutnya sebuah reaksi terjadi antara air dan bahan kimia yang telah terurai. Tahap pertama di barengi efek pendinginan, sedangkan tahap kedua dibarengi efek pemanasan.
Jika tahap pertama yang menghasilkan dingin lebih lama dibandingkan tahap kedua yang menghadilkan panas, seperti dalam kasus ammonium nitrat, efek keseluruhan yang terjadi adalah pendinginan. Jika kebalikannya yang terjadi seperti pada pelarutan kalsium klorida dan magnesium sulfat, efek keseluruhan adalah pemanasan. Dalam kasus garam dan gula, kedua tahapan tadi kurang lebih sama, sehingga masing-masing saling meniadakan yang lainnya, akibatnya perubahan temperature sedikit sekali.
Berikut ini yang terjadi selama proses dua tahap pelarutan kristal padat dalam air.
Sebuah kristal adalah sebuah tatanan geometric partikel tiga dimensi yang kaku. Partikel-partikel itu mungkin atom, ion (atom bermuatan) atau molekul, tergantung pada zat yang dibicarakan, kita cukup mereka partikel.
Tahap 1, partikel-partikel mula-mula harus dilepaskan dari posisi kaku mereka dalam kristal agar dapat mengabut dengan bebas dalam air. Proses memecahkan struktur kaku ini memerlukan energy, sebagaimana orang memerlukan tenaga untuk memecahkan sebuah tembok dengan palu. Dengan demikian, selama prose melepaskan struktur kristal energy panas yang harus dipinjam dari air, maka air menjadi lebih sejuk.
Tahap 2, partikel-partikel yang telah bebas tidak hanya berenang di antara mereka sendiri. Mereka saling tertarik untuk bersekutu dengan molekul-molekul air. Andaikata tidak sedemikian, mereka tidak akan tarik untuk larut dalam air. Maka segera setelah gula dalam minuman, mereka betul-betul seperti dikeroyok oleh molekul-molekul air, yang bergegas mengerubuti mereka seperti magnet-magnet (atau molekul-molekul) tertarik kepada sesuatu, mereka mengeluarkan energy untuk bergegas menuju sasaran. Energu ini membuat air menjadi panas.
Sekarang tinggal mana yang lebih berkuasa, efek pendinginan akibat terutama teruarainya padatan atau efek penghangatan akibat ketertarikan molekul-molekul air. Jika pendinginan lebih besar, efek bersihnya adalah air menjadi lebih dingin ketika padatan terlarut. Itu yang terjadi dengan ammonium nitrat. Jika penghangatan lebih besar, efek bersihnya air menjadi lebih hangat ketika padatan terlarut. Itu yang terjadi dengan kalsium klorida dan magnesium sulfat.
Bagaimana dengan garam dan gula? Kebetulan sekali kedua efek di atas sama dan saling meniadakan, maka praktis tidak ada efek pendinginan atau penghangatan ketika garam atau gula dilarutkan ke dalam air (Sesungguhnya, garam atau natrium klorida membuat air lebih sejuk ketika terlarut, tetapi perubahan tersebut sedikit sekali).
Bila penasaran, coba deh suatu percobaan ini, ammonium nitrat adalah bahan yang lazim digunakan untuk pupuk, sedangkan kalsium klorida lazim digunakan untuk pengering, maka dijual untuk mengeringkan lemari atau ruang bawah tanah yang lembab. Anda mungkin mempunyai bahan kimia tersebut dirumah atau di ladang. Aduk ammonium nitrat dalam air, maka air akan menjadi sangat dingin (Jangan menutup atau mengocoknya, panas dapat membuat cairannya memercik). Untuk percobaan ini Anda cukup memakainya beberapa sendok makan padatan tersebut dalam segelas air.

Kami Pemuda-Pemudi Indonesia Bernegara, Berbangsa dan Berbahasa Indonesia….
Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda Mari Kita Menjaga Persatauan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.

majulah pemuda indonesia. kemajuan Indonesia ada di tangan kita, pemuda-pemudi Indonesia.

{mosimage}Untuk mendapatkan nilai yang baik dalam bidang kimia sangat bergantung kepada tugas serta ujian. Bagi yang menyukai bidang olah raga atau musik, mungkin mengerti bagaimana cara memperoleh penampilan terbaik ketika bermain musik ataupun bertanding olahraga. Latihan secara berkala dan berulang-ulang diterapkan untuk memperoleh hasil yang baik dalam bermain musik ataupun dalam bertanding olahraga. Hal tersebut dapat diterapkan juga dalam belajar Ilmu Kimia.
Berikut adalah sedikit contoh mengenai bagaimana cara memperoleh performa yang baik dalam belajar kimia. Tetapi perlu diingat, setiap individu mungkin mempunyai cara yang sedikit berbeda. Sesuatu yang bisa diterapkan terhadap seorang individu, belum tentu bisa diterapkan terhadap individu lainnya. Yang perlu anda lakukan sebagai seorang pelajar adalah bagaimana menemukan cara untuk memaksimalkan performa belajar anda.

Tips berikut mudah-mudahan bisa membantu.
Tuliskan semua latihan soal, jangan hanya dibayangkan dalam alam pikiran saja.
Seorang pemain gitar yang mencoba memainkan permainan gitar seorang musisi profesional tidak bisa meniru hanya dengan melihat saja. Dia harus mencoba memainkan setiap nadanya hingga sempurna.Dalam bidang kimia, anda harus membiasakan diri mengerjakan soal-soal dengan menuliskan setiap detailnya. Kerjakan latihan soalnya diatas kertas, dan juga tuliskan setiap detail penjelasannya.
Apa yang anda fikirkan dalam alam pikiran mengenai jawaban suatu soal dengan apa yang dapat anda tuliskan diatas kertas mengenai jawaban tersebut belum tentu sama. Jangan hanya menulis suatu reaksi atau mekanisme ketika menjawab soal ujian saja – ini akan berahir buruk untuk nilai yang anda peroleh.

 

Lakukan latihan ini setiap hari.
Dapatkah anda bayangkan betapa bodohnya seorang atlet basket ketika dia hanya melakukan latihan sehari sebelum pertandingan saja, dan berlatih hingga larut malam sehingga mengorbankan waktu tidurnya. Bukan hanya kurang persiapan saja, tetapi atlet tersebut juga tentu saja akan mengalami kurang tidur, dan akibatnya pada saat pertandingan dia akan mengalami kelelahan bukan? Latihan pendek yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu yang panjang akan lebih bermanfaat daripada sistem kebut semalam (SKS). Ketika belajar tidak usah takut untuk beristirahat sejenak dan kemudian kembali belajar lagi.
Ingat, kualitas belajar anda sama pentingnya dengan kuantitas belajar anda. Temukan tempat dimana anda dapat bekerja dan belajar dengan tenang. Menjadi seorang mahasiswa merupakan suatu pekerjaan yang juga melibatkan kerja lembur (belum termasuk juga kegiatan ekstrakurikuler). Hal tersebut membutuhkan effort yang tinggi, tetapi hasil yang diperoleh akan sangat berharga sekali.

Berikan yang terbaik pada studi anda.
Bagi seorang atlet, kalimat "how you practice is how you will play the game" merupakan kalimat yang tidak asing.Ketika mengerjakan latihan soal, buatlah jawabannya secara rapi dan jelas. Pastikan semua tulisan dan gambar yang anda buat disertai penjelasannya dengan kalimat yang lengkap. Jawaban yang mendekati sempurna belumlah memberikan hasil, sama seperti "hampir memasukkan bola ke keranjang basket, belumlah memberikan point". Bahkan, banyak nilai yang dikorbankan untuk jawaban yang tidak jelas.

Pikirkanlah selalu materi kuliah yang diberikan.
Menyenangi apa yang anda lakukan akan sangat membantu dalam mengingat hal tersebut. Buatlah korelasi antara materi yang anda pelajari dengan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Seperti ketika anda mengocok botol yang berisi air soda, anda juga dapat berfikir mengenai tekanan gas dan sifat solubilitas gas yang terjadi.
Konsentrasi pada pekerjaan anda dan biarkanlah nilai ujian mengalir dengan sendirinya.
Bagi seorang atlit atau musisi, yang diperlukan untuk meraih performa terbaik adalah berkonsentrasi secara total. Membagi pikiran kepada skor pertandingan ataupun kepada apa yang sedang dipikirkan oleh para penonton akan membuyarkan konsentrasi anda. Ketika belajar di kelas ataupun sendiri dan juga ketika ujian, berikan konsentrasi penuh. Setelah segalanya selesai, anda akan memiliki banyak waktu untuk memikirkan tentang nilai.

Persiapkan materi kuliah sebelum kuliah dimulai.
Sebelum masuk kelas, ada hal yang sangat penting untuk dipersiapkan, yaitu anda harus membaca materi yang akan disampaikan dosen. Kalau perlu bacalah materi itu berulang-ulang. Hal tersebut akan membantu anda untuk menangkap garis besar dari setiap bab dan akan sangat membantu anda ketika melakukan review. Jangan lupa untuk membaca pertanyaan yang diberikan juga. Dalam membaca materi kuliah mungkin akan terasa sulit. Perlu diingat bahwa buku Kimia bukanlah suatu novel yang dapat dibaca secara cepat, tetapi buku kimia harus dibaca secara perlahan, berulang-ulang, dan pada akhirnya anda akan terbiasa untuk membaca buku Kimia tersebut.
Hal terpenting yang anda peroleh dari kuliah adalah "Bagaimana anda menemukan cara untuk mendidik diri anda sendiri". Hal tersebutlah yang akan anda lakukan ketika anda lupa akan suatu materi kuliah tertentu. Dengan membaca secara teknis suatu materi yang sulit dan berjuang untuk memahaminya, anda akan meningkatkan skil membaca dan juga anda akan belajar bagaimana cara belajar yang tepat bagi anda sendiri.

Aktiflah pada setiap kegiatan di kelas.
Jangan lupa harga yang anda bayar untuk berpartisipasi dalam suatu kelas. Dengan semakin mahalnya biaya SPP, anda harus ingat bahwa anda membayar untuk setiap kelas yang anda ikuti. Anda membayar sangat mahal jika hanya masuk ke kelas dalam kondisi tidak jelas. Anda harus terlibat dalam setiap kelas dengan memastikan bahwa anda mempunyai jawaban dari setiap pertanyaan yang muncul (jawaban yang salah masih lebih baik daripada tidak menjawab sama sekali). Anda harus dapat menghubungkan materi yang diberikan pada saat kuliah dengan materi yang anda baca di buku, serta memikirkannya apakah hal tersebut konsisten atau menyimpang.

Lakukan review terhadap materi yang diberikan.
Ingatlah bahwa kemampuan membaca anda merupakan salah satu hal penting yang anda perlukan ketika anda lulus kuliah.

Tuliskan segala hal yang anda ketahui
Membaca dan mengerjakan soal merupakan hal yang penting dalam belajar kimia. Juga merupakan suatu hal yang penting untuk menuliskan diatas kertas mengenai materi apa yang telah anda ajarkan kepada orang lain (para asisten lab harus melakukan hal ini). Tuliskan apa yang menurut anda bagian terpenting dari materi tersebut dan berikan contoh, gambar dan analogi. Anda harus berlatih berhadapan dengan kertas kosong, sehingga anda akan terbiasa menuliskan jawaban ketika ujian.

Kerjakan/Jawab latihan soal tanpa melihat lagi materi bab sebelumnya.
Sebagian besar mahasiswa memiliki kebiasaan untuk menyelesaikan soal dengan cara melihat materi bab yang bersangkutan, mengerjakan jawaban dengan menggunakan pendekatan yang ditulis di buku, dan kemudian menuliskan jawabannya. Dengan melakukan hal tersebut, para mahasiswa berfikir bahwa mereka telah selesai melakukan tugasnya dalam menjawab soal.
Menjawab soal dengan pola seperti diatas akan membuat mahasiswa menjadi baik dalam menemukan jawaban dalam buku dan mengenali kata kunci dengan cepat. Tetapi masalahnya adalah, soal-soal ujian terkadang juga mengharuskan anda untuk mengembangkan sendiri jawaban yang anda buat. Sekali lagi, anda harus terbiasa berlatih untuk belajar menyelesaikan masalah. Untuk dapat menjadi ahli di bidang kimia, seorang mahasiswa harus dapat mengembangkan jawaban tanpa bantuan siapapun. Skil seperti ini sangat diperlukan dalam sebuah ujian, sehingga anda harus melatihnya.

Biasakan berdiskusi.
Jika anda memiliki masalah, diskusikanlah dengan asisten ataupun dosen. Jika anda memiliki masalah dengan materi yang anda baca, carilah sumber textbook lain yang mungkin menyajikan hal yang sama dengan cara lain yang lebih mudah dimengerti.

Ingatlah bahwa nilai bukanlah segalanya.
Ingatlah bahwa hal yang terpenting dalam kuliah adalah bagaimana anda mendidik diri sendiri. Banyak dari materi kuliah yang akan terlupakan, kecuali anda sering melakukan review terhadap materi tersebut.
Kemampuan untuk menangkap dan menganalisa informasi, menyimpulkan dan membuat keputusan, serta menyampaikannya kembali secara jelas adalah hal yang sangat penting. Materi kuliah merupakan media dimana kita dapat melatih kemampuan-kemampuan tersebut.
Materi kuliah merupakan hal yang sangat penting dan menarik, tetapi hal tersebut diatas juga merupakan suatu poin penting dalam liberalisasi pendidikan. Mempelajari suatu materi merupakan suatu hal yang sangat penting, tetapi tidak sepenting bagaimana proses belajar untuk mengetahui sesuatu.

Terakhir, jangan lupa bahwa anda sedang dilatih untuk menghadapi dunia nyata. Merupakan hal yang sangat penting untuk melatih hal yang berguna untuk menghadapi dunia nyata nanti, seperti tepat waktu, kerja konsisten, bersosialisasi, melakukan inisiatif, bekerja mandiri, bermotivasi, dewasa, dan bertanggungjawab.
Skil-skil tersebut sangat penting di dunia kerja, anda akan dievaluasi jauh lebih dalam tidak hanya dalam nilai akademik. Anda akan memperoleh lebih dari sekedar gelar dan transkrip nilai ketika anda lulus dari kuliah.

Kata Kunci: kadar eugenol, kadar sitronellal, minyak atsiri, minyak cengkeh, minyak sereh
Pendahuluan
{mosimage}Minyak Atsiri merupakan suatu minyak yang mudah menguap (volatile oil) biasanya terdiri dari senyawa organik yang bergugus alkohol, aldehid, keton dan berantai pendek. Minyak atsiri dapat diperoleh dari penyulingan akar, batang, daun, bunga, maupun biji tumbuhan, selain itu diperoleh juga terpen yang merupakan senyawaan hidrokarbon yang bersifat tidak larut dalam air dan tidak dapat disabunkan. Beberapa contoh minyak atsiri yaitu minyak cengkeh, minyak sereh, minyak kayu putih, minyak lawang dan dan lain-lain.
Penetapan yang dilakukan dalam praktikum ini ialah:
1. Penetapan kadar eugenol dalam minyak cengkeh
Minyak atsiri yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan cengkeh. Sebagian besar Eugenol. Eugenol termasuk golongan Fenol, sehingga dapat disabunkan oleh NaOH membentuk garam. Natrium eugenolat yang larut dalam air. Dengan melakukan penyabunan minyak cengkeh pada alat labu Cassia yang berskala pada lehernya, karena terpen tidak dapat disabunkan dan tidak larut dalam air, maka volume terpen bisa diketahui. Volume minyak eugenol dapat diketahui dari selisih anatara volume minyak cengkeh dikurangi volume terpen.
2. Penetapan kadar sitronellal dalam minyak sereh
Minyak sereh diperoleh dari hasil penyulingan batang atau akar tumbuhan sereh. Minyak sereh merupakan sumber geraniol dan sitronellal. Mutu minyak sereh ditentukan oleh kandungan kedua komponen tersebut terutama sitronellal. Sitronellal termasuk golongan alkanal. Sehingga dapat ditetapkan dengan Metode Asidimetri, dimana sitronellal direaksikan dengan hidroksilamin-HCl akan membebaskan HCl, lalu HCl  direaksikan dengan KOH-alkohol berlebih, maka kelebihan KOH-alkohol akan dititar oleh HCl. Dengan dilakukan blanko, maka kadar sitronellal dapat diketahui.

Penetapan Kadar Eugenol
Dalam Minyak Cengkeh
Dasar

Eugenol termasuk golongan Fenol yang dengan NaOH akan membentuk Na-Eugenolat yang larut dalam air. Sedangkan terpen tidak disabunkan dan tidak larut dalam air, sehingga volume terpen dapat diketahui. Dengan diketahui volume terpen, maka volume Eugenol pun dapat diketahui.
Reaksi
{mosimage}

 

 

 

 

Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan:
1. Pipet gondok 10 ml
2. Labu Cassia 100 ml
3. Penangas air
4. Gelas ukur
Bahan-bahan yang digunakan:
1. Minyak cengkeh
2. Larutan NaOH 10 N
Cara Kerja
1. Dipipet 10 ml minyak cengkeh
2. Dimasukkan ke dalam labu Cassia 100 ml
3. Ditambahkan 35 ml NaOH 1 N, lalu dkocok selama 5 menit
4. Dipanaskan di atas penangas air selama 10 menit
5. Ditambahkan lagi NaOH 1 N sampai permukaan cairan berada pada skala labu Cassia
6. Didiamkan selama 1 hari
7. Dibaca volume terpen
Contoh Data
Volume contoh     =  10,0 ml
Volume terpen                    =    1,5 ml
Volume eugenol    =    8,5 ml
Contoh Perhitungan
{mosimage}
 

 

 

 

 

Penetapan Kadar Sitronellal
Dalam Minyak Sereh

Dasar
Sitronellal merupakan golongan aldehid yang bersifat pereduksi sehingga dengan hidroksilamin-HCl akan membentuk oksima dan membebaskan HCl. HCl yang dibebaskan, direduksikan dengan KOH-alkohol berlebih terukur, lalu kelebihan KOH-alkohol berlebih terukur dititar oleh HCl memakai indikator BTB yang dalam keadaan netral berwarna hijau.
Reaksi

Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan:
1. Neraca
2. Pipet tetes
3. Pipet gondok 10 ml dan 25 ml
4. Buret 50 ml
5. Statif
Bahan-bahan yang digunakan:
1. Contoh minyak sereh
2. Alkohol netral
3. Indikator BTB
4. KOH-alkohol
5. NH2OH.HCl
6. Larutan HCl 0,5 N
Cara Kerja
1. Ditimbang ± 2 gram minyak sereh
2. Ditambahkan 2 ml alkohol netral, serta indikator BTB
3. Ditambahkan 25 ml KOH-alkohol (dipipet)
4. Ditambahkan 20 ml NH2OH.HCl
5. Dikocok dan dibiarkan selama 15 menit
6. Dititar dengan HCl 0,5 N hingga titik akhir berwarna hijau
7. Dilakukan penetapan terhadap blanko
Contoh Data
{mosimage}

 

 

 

 

 

Vpenitar blanko = 23,70 ml
Vpenitar contoh = 21,25 ml
N HCl 0,5 N        = 0,4396 N
Contoh Perhitungan
{mosimage}
 

 

 

 

 

Hasil Analisis
Hasil analisis total minyak atsiri dibandingkan dengan SNI No. 0075-79 dan SII No. 0006-72 adalah sebagai berikut:
Parameter Hasil Standar
% Eugenol 85,0 % 79 – 93 %
% Sitronellal 8,27 % > 35 %
Pembahasan
Pada hasil analisis diperoleh penyimpangan pada kadar Sitronellal dalam minyak sereh, hal tersebut bisa disebabkan oleh adanya Sitronellal yang terbang dalam udara/suhu kamar karena sebagian minyak atsiri bersifat mudah menguap atau ketika melarutkan minyak atsiri dengan alkohol netral, mungkin alkohol yang digunakan belum benar-benar netral, sehingga alkohol tersebut akan berekasi dengan KOH, sehinga diperoleh kesalahan negatif.
Simpulan
Setelah melakukan analisis total minyak atsiri dan hasil analisis dibandingkan dengan SNI No. 0025-79 untuk minyak sereh dan SII No. 0006-72 untuk minyak cengkeh, maka dapat disimpulkan minyak sereh yang dianalisis memiliki mutu kurang baik dan minyak cengkeh yang dianalisis memiliki mutu baik.
Daftar Pustaka
Djalil, Latifah Abdul. 2003. Penuntun Praktikum Kimia Analisis Terpadu. SMAKBo : Bogor.

Kata Kunci: labotarium, validasi metoda, verifikasi metoda

{mosimage}Verifikasi merupakan suatu uji kinerja metode standar. Verifikasi ini dilakukan terhadap suatu metode standar sebelum diterapkan di laboratorium. Verifikasi sebuah metode bermaksud untuk membuktikan bahwa laboratorium yang bersangkutan mampu melakukan pengujian dengan metode tersebut dengan hasil yang valid. Disamping itu verifikasi juga bertujuan untuk membuktikan bahwa laboratorium memiliki data kinerja. Hal ini dikarenakan laboratorium yang berbeda memiliki kondisi dan kompetensi personil serta kemampuan peralatan yang berbeda. Sehingga, kinerja antara satu laboratorium dengan laboratorium lainnya tidaklah sama.
Didalam verifikasi metode, kinerja yang akan diuji adalah keselektifan seperti uji akurasi (ketepatan) dan presisi (kecermatan). Dua hal ini merupakan hal yang paling minimal harus dilakukan dalam verifikasi sebuah metode. Suatu metoda yang presisi (cermat) belum menjadi jaminan bahwa metode tersebut dikatakan tepat (akurat). Begitu juga sebaliknya, suatu metode yang tepat (akurat) belum tentu presisi.

Hubungan antara akurasi dan presisi dalam uji metode dapat terjadi dalam empat hal:
• Akurasi dan presisi sama-sama rendah
• Presisi tinggi, akurasi rendah
• Presisi rendah, akurasi tinggi
• Akurasi dan Presisi tinggi.
Jika diimajinasikan kedalam dunia nyata, akurasi dan presisi digambarkan dengan anak-anak panah yang dilepaskan dari busur dan sasaran tembak. Dikatakan akurat dan presisi atau cermat dan tepat, jika anak panah yang dilepaskan dari busur tepat mengenai pusat sasaran panah yang dituju. Ketika anak panah kedua dilepaskan, maka harus tepat mengenai pusat sasaran, dan seterusnya. Artinya, setiap kali pengulangan berada pada sasaran yang hendak dituju.
Meskipun demikian, akurasi tidaklah sama dengan presisi dan tidak sama dengan reliabilitas/keandalan suatu data. Akurasi diartikan sebagai kedekatan hasil analisa terhadap nilai yang sebenarnya. Presisi diartikan sebagai kedekatan antara sekumpulan hasil analisa. Sedangkan reliabilitas data adalah gabungan antara presisi dan akurasi. Dengan kata lain, akurasi bertujuan untuk mendapatkan suatu nilai yang benar. Presisi bertujuan untuk mendapatkan nilai yang sama. Sedangkan reliabilitas data adalah untuk mendapatkan nilai yang benar dan sama.
Reliabilatas data (keandalan suatu data) merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh suatu laboratorium analisa. Suatu laboratorium yang berkualitas harus dapat mengeluarkan data-data yang andal dan dapat dipercaya (memiliki akurasi dan presisi tinggi). Dalam skala industri, laboratorium bertugas sebagai “pabrik” yang memproduksi data, kemudian data ini akan diteruskan kepada pihak proses yang memproduksi barang yang sebenarnya. Dan tentu saja mereka akan memproduksi barang sesuai dengan data-data yang dikeluarkan laboratorium. Apa jadinya jika formula dan analisa yang dikeluarkan laboratorium (misalnya farmasi) salah ? Bisa jadi obat yang akan diproduksi akan tidak sesuai dengan fungsinya.
Validasi Metode
Berdasarkan SNI 19-17025-2000, validasi adalah konfirmasi suatu metode melalui pengujian dan pengadaan bukti bahwa syarat-syarat tertentu dari suatu metode telah dipenuhi.
Validasi perlu dilakukan oleh laboratorium terhadap :
• Metode non standar
• Metode yang dikembangkan sendiri
• Metode standar yang digunakan diluar lingkup yang dimaksud
• Metode standar yang dimodifikasi
• Metode standar untuk menegaskan dan mengkonfirmasikan bahwa metode tersebut sesuai dengan penggunaannya.
Dalam melakukan validasi metode parameter yang harus diuji meliputi :
1. Limit of detection (LOD)
Limit of detection merupakan batas deteksi yang bisa diuji pada konsentrasi paling rendah.
2. Limit of Quantitation
Limit of quantitation merupakan konsentarsi terendah dari analit yang dapat ditentukan dengan akurasi yang dapat diterima.
3. Working Range
Working range merupakan rentang kerja, mulai dari batas terendah sampai batas tertinggi.
4. Linear Range
Linear range merupakan rentang linear dalam rentang kerja.
5. Sensitivitas/ Kepekaan
Sensitivitas merupakan kemampuan untuk mengukur analit dengan akurat tanpa adanya gangguan dari komponen matriks dalam sampel.
6. Ketahanan Metode
Ketahanan metode merupakan ukuran agi suatu metode dalam mempertahankan kinerja dimana pengaturan kondisi analisa tidak se-sempurna seperti yang ditetapkan didalam metode yang digunakan.
1. Akurasi
Akurasi diartikan sebagai kedekatan hasil analisa terhadap nilai yang sebenarnya. Akurasi menggambarkan kesalahan sistematik atau bias.
2. Presisi
Presisi diartikan sebagai kedekatan antara sekumpulan hasil analisa. Presisi menggambarkan kesalahan acak.
Sedangkan dalam verifikasi tidak selengkap dalam melakukan validasi, parameter minimal yang diuji adalah akurasi dan presisi.

Kata Kunci: arsenikum, atom, atrium bikarbonat, barium, cesium, crimson, elektron, inframerah, kalium, kalsium, kembang api, lithium, natrium, rubidium, selium, seng, spektrum emisi, spektrum ultra ungu, stronsium, telurium, tembaga, thalium

{mosimage}
 
 Pernah kah kalian ketika menyaksikan kembang api menjelang tahun baru? Apakah yang membuat warna warni dalam kembang api?
Mereka menambahkannya bahan-bahan kimia ke dalam campuran bahan peledak, yakni bahan yang memancarkan warna cahaya tertentu ketika mengalami panas, yakni bahan yang memancarkan  warna cahaya tertentu ketika mengalami panas.  Anda dapat melemparkan bahan kimia yang sama ke perapian atau api unggun jika menurut Anda api hijau, misalnya terasa lebih romantik.
Ketika Anda melemparkan sebuah atom ke dalam sebuah nyala api, atom itu dapat mengambil sebagian energi api dengan membuat elektron-elektronnya bergerak lebih cepat. Elektron-elektron “beringas” ini sebetulnya ingin kembali ke tingkat energi alami yang lebih santai (dalam bahasa ilmiah disebut ground state). Cara termudah bagi mereka untuk melakukannya adalah melepaskan energi lebihan mereka dalam bentuk semburan cahaya. Jika cukup banyak atom dalam sebuah nyala api secara serentak mengambil energi panas dan melemparkannya kembali dalam bentuk cahaya, kita dapat menyaksikan sebagai cahaya yang sangat terang.
Setiap jenis atom atau molekul pada awalnya memiliki seperangkat energi elektron yang unik. Maka, tiap jenis atom atau molekul dalam nyala api akan mengambil dan melemparkan kembali jumlah energi yang unik pula. Itu sebabnya atom dan molekul berbeda akan menancarkan panjang gelombang atau warna cahaya berbeda. (Dalam bahasa ilmiah : setiap atom atau molekul memiliki spektrum emisi unik masing).  Sayangnya bagi pabrik kembang api, kebanyakan atom molekul memancarkan cahaya dalam warna-warni yang tidak tampak oleh manusia ; di daerah spektrum ultra ungu atau inframerah. Bagaimanapun, masih ada atom-atom unsur tertentu yang memancarkan warna-warna cemerlang dalam daerah spektrum cahaya nampak sehingga dapat kita nikmati.
Berikut ini beberapa jenis atom (dalam bentuk senyawa kimia masing-masing) yang di gunakan untuk membuat warna-warna dalam kembang api, merah didapat dari stronsium (paling sering dipakai) untuk membuat cahaya berwarna crimson (merah tua keunguan), kalsium untuk membuat warna merah kekuningan, lithium untuk membuat warna kuning hijau terang. Hijau didapat dari barium (paling sering dipakai) untuk membuat warna hijau kekuningan, tembaga untuk membuat warna hijau zamrud, telurium untuk membuat warna hijau rumput,  thalium untuk membuat warna hijau kebiruan, seng untuk membuat hijau keputihan. Biru didapat dari tembaga (paling sering dipakai) untuk membuat warna azure (biru langit cerah), arsenikum untuk membuat warna biru muda, timbal untuk membuat warna biru muda, selium juga digunakan untuk membuat warna biru muda. Ungu didapat dari cesium untuk membuat warna ungu kebiruan, kalium untuk membuat warna ungu kemerahan, dan rubidium untuk membuat warna ungu.
Coba deh,  Jika kalian menjumpai kesempatan membuat atau mengikuti beberapa acara api unggun, baik di gunung maupun di pantai, taburkan sedikit garam meja atau bubuk natrium bikarbonat (soda kue) ke atasnya maka Anda akan menyaksikan nyala kuning cemerlang yang telah dihasilkan oleh unsur natrium. Jika Anda memiliki bahan penggati garam, coba taburkan bahan itu (biasanya kalium klorida), maka Anda akan mendapatkan nyala khas kalium yang ungu kemerahan. Jika Anda membawa lithium untuk pengobatan manic depressive (semacam gangguan mental), hiburlah diri Anda dengan membuat nyala berwarna paling indah dalam hidup Anda.
PENGUMUMAN
001/S/Pan.Sef.Lab/Koorlabkim/20/Lab.IK/XI/2009

Kepada Seluruh Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Kimia dan D III Kimia Analis FMIPA UII, diberitahukan bahwa Jurusan Ilmu Akan Mengadakan :

WORKSHOP SAFETY LAB.

DAN

TEKNIK LABORATORIUM

Dilaksanakan Pada :

HARI/TANGGAL  : JUM’AT, 11 SEPTEMBER 2009
WAKTU               : 13.00 – SELESAI
TEMPAT              : RUANG SIDANG II LT. 3
                             GEDUNG LAB. TERPADU
                             UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

 Kontribusi :
1. Mahasiwa Baru Prodi S1 Ilmu Kimia dan D III Kimia Analis Angkatan 2009 : Rp. 10.000
2. Mahasiswa Selain Angkatan 2009 : Rp. 25.000

Fasilitas :
1. Ruangan Ber-AC    
2. Trainer Berpengalaman
3. Laboratorium yang Memadai
4. Sertifikat
5. Konsumsi Berbuka puasa

WAJIB !!!
KHUSUS MAHASISWA S1 ILMU KIMIA
DAN D3 KIMIA ANALIS ANGKATAN 2009

PENGUMUMAN

No. : 012/20/Koor Lab Kim/VIII/2008

Assalamu’alaikum wr.wb.

Kepada mahasiswa baru Tahun Akademik 2009/2010 Program Studi S1 Ilmu Kimia dan Program DIII Kimia Analis, diberitahukan bahwa Pengukuran Jas Praktikum akan dilaksanakan pada :

                                                                Hari/Tanggal      :  Senin,7 September 2009
                                                                Waktu                :  09.30 – 14.30 WIB
                                                                Tempat               :  Laboratorium Kimia Dasar  

Untuk memperlancar pelaksanaan Pengukuran Jas Praktikum mahasiswa dimohon datang tepat pada waktu yang telah ditentukan, atas kerjasamanya diucapkan banyak terima kasih, semoga bermanfa’at bagi kita bersama ‘amin.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Jogjakarta, 26 Agustus 2009
a/n Koorlab Ilmu Kimia
FMIPA UII

Yuli Rohyami, S.Si.