Desy Wulandari, A.Md.
Kaliurang- Desy Wulandari, A.Md.-biasa dipanggil Wulan- Mahasiswi Ilmu Kimia Fakultas MIPA UII, bersama dengan 39 peserta lainnya mengikuti Seleksi Nasional ONMIPA-PT 2009 Bidang Kimia pada tanggal 11-12 Mei 2009 kemarin. Bertempat di Universitas Gadjah Mada, Auditorium FMIPA-UGM (Ruang A1.06), Sekip Utara Yogyakarta.
Satu lagi prestasi yang kali ini di persembahkan oleh Wulan, yang pada Olimpiade Kimia Tahun 2009 tingkat Kopertis Wilayah V DI. Yogyakarta yang dilaksanakan pada 21-22 April 2009, menduduki peringkat Juara III untuk Bidang Kimia. Mahasiswi yang juga alumni D3 Kimia Analis FMIPA yang sekarang melanjutkan studi di S1 Ilmu Kimia ini, berhasil menduduki Juara 3 dan merupakan satu-satunya dari 5 besar yang berasal dari UII dalam kompetisi tersebut. Selain mendapat sertifikat dan uang pembinaan, Wulan jaga ditunjuk kopertis V untuk mengikuti Seleksi Nasional ONMIPA-PT 2009 Bidang Kimia, bersama 5 besar lainnya untuk mewakili Kopertis V dalam even nasional tersebut.
Wulan, akan bersaing dalam seleksi nasional ONMIPA-PT 2009 melawan 39 peserta lainnya yang berasal dari Perguruan Tinggi  negeri  dan swasta di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Antara lain UGM, UNS, UNNES, UIN Sunan Kalijaga, UNTAG Semarang, UAD, ISTA, USD, UKSW, UMP, dan UNDIP. Mari kita senantiasa dukung satu-satunya wakil UII di ONMIPA-PT 2009 dengan doa, dukungan moril dan dukungan materiil dalam rangka mengharumkan nama UII di kancah nasional serta dalam rangka mendukung UII dalam mencapai World Class University. Cayoo Wulan, moga berhasil.

Kata Kunci: bioinformatika, efek samping obat, Protein Data Bank, struktur tiga dimensi protein, terapetik

{mosimage}komputer-farmasiPada 13 Desember 2007, dilaporkan bahwa identifikasi awal dari efek samping buruk obat sebelum diuji pada manusia adalah sangat penting dalam mengembangkan terapi baru, karena efek samping yang tidak diharapkan menyebabkan sepertiga dari kegagalan proses pengembangan obat. Sekarang, peneliti pada Universitas California, San Diego (UCSD) telah mengembangkan teknik baru dengan menggunakan modeling komputer untuk mengidentifikasi efek samping potensial dari obat, dan telah menggunakan teknik itu untuk mempelajari kelas obat tertentu, yang termasuk didalamnya adalah tamoxifen, obat yang sering diresepkan pada perawatan kanker payudara. Kajian mereka tersedia di jurnal Plos Komputasi Biologi.
Metode uji konvensional menapiskan senyawa pada studi binatang, sebelum uji pada manusia, dengan harapan dapat menemukan efek samping dari terapetik yang menjanjikan. Tim UCSD, yang dipimpin oleh Philip Bourne, Profesor Farmakologi pada Sekolah Farmasi dan ilmu farmasetika UCSD dan Lei Xie PhD dari Pusat Komputer Super San Diego UCSD, mereka menggunakan tenaga dari model komputer untuk menapiskan molekul obat tertentu menggunakan database yang tersedia untuk seluruh dunia. Database tersebut adalah Protein Data Bank (PDB), yang didalamnya terdapat entri dari ribuan struktur tiga dimensi protein.
Molekul obat didesain untuk mengikat pada protein target dalam rangka mendapatkan efek terapetik, namun jika molekul obat kecil yang berfungsi sebagai ‘kunci’ bertaut pada target protein lain yang memiliki situs pengikatan serupa, atau ‘lubang kunci’, maka efek samping bisa terjadi.
Dalam rangka mengidentifikasi protein yang bisa menjadi target tak diinginkan, peneliti USCD menggunakan molekul obat tunggal dan melihat bagaimana kemungkinan ia dapat mengikat pada semua protein yang disandikan oleh proteosom manusia. Dalam studi kasus yang sudah dipublikasikan, mereka menggunakan Select Estrogen Receptor Modulators (SERMs), kelas obat yang dimana tamoxifen termasuk didalamnya, untuk mengilustrasikan pendekatan baru tersebut.
‘Prosedur komputasi yang kami kembangkan dimulai dengan model tiga dimensi obat, dalam rangka menunjukkan struktur dari molekul obat yang terikat pada protein target, dalam hal ini SERM yang terikat pada reseptor estrogen,’ kata Bourne, yang adalah wakil direktur PDB. Kemudian, peneliti menggunakan analisis komputer untuk mencari situs pengikatan lain yang cocok dengan situs pengikatan obat. Seperti mencari lubang kunci lain, yang dapat dibuka oleh kunci yang sama.
Pada kajian ini, tim menemukan protein target SERMs yang belum teridentifikasi sebelumnya . Identifikasi pada situs pengikatan ini menjelaskan mengapa terjadi efek samping yang buruk, dan membuka peluang untuk memodifikasi obat supaya tetap mengikat pada target yang diinginkan, namun mengurangi afinitasnya pada situs sekunder.
“Jika obat memiliki efek sampingan buruk, kemungkinan besar obat tersebut mengikat pada molekul sekunder yang tidak diinginkan, dengan kata lain, kunci yang digunakan untuk bertaut dengan sasaran ternyata cocok untuk banyak lubang kunci,’ kata Bourne. Ia menjelaskan, bahwa dengan menggunakan teknik komputer ini untuk menemukan ‘lubang kunci’ lain akan menghasilkan salah satu dari tiga hal ini: Lubang kunci baru bisa jadi tidak menghasilkan efek apapun, lubang kunci tersebut dapat menjelaskan efek samping buruk dari obat, atau riset tersebut dapat saja menemukan efek terapetik baru, yang potensial untuk pengembangan obat yang ada.
Peneliti UCSD melanjutkan kajian mereka, yang menurut Bourne dapat diaplikasikan pada semua obat yang ada di pasaran, dimana struktur obat tersebut terikat pada reseptor PDB. Bourne menggaris bawahi, bahwa hasil dari pendekatan ini tetap harus diuji di laboratorium basah.
Jiang Wang dari program Bioinformatika UCSD juga berkontribusi pada studi ini melalui Plos. Penelitian ini didukung oleh National Institute of Health. Diadaptasi dari bahan yang diberikan oleh UCSD.

Diterjemahkan dari:
University of California – San Diego (2007, December 13). New Computational
Technique Can Predict Drug Side Effects. ScienceDaily. Retrieved April 28, 2009
Ditulis oleh: Arli Aditya Parikesit pada 13-05-2009

Kata Kunci: emulsifier, es krim, gliserol monostearat, kristal es, lesitin, polisakarida, protein, stabiliser, susu

{mosimage}Es-krim Seperti juga coklat, maka es krim adalah makanan favorit tua muda. Lihat saja di mal atau supermarket, tua muda rela antri untuk membeli es krim. Apa istimewanya es krim sehingga disuka banyak orang? Tentu saja karena rasanya yang enak dan teksturnya yang sangat lembut tidak seperti es pada umumnya.
Ingin tahu mengapa es krim beda dengan es batu biasa???
Es krim adalah buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Sel-sel udara yang ada berperanan untuk memberikan texture lembut pada es krim tersebut. Tanpa adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu dingin dan terlalu berlemak.
Bahan utama dari es krim adalah lemak (susu), gula, padatan non-lemak dari susu (termasuk laktosa) dan air. Sebagai tambahan, pada produk komersil diberi emulsifier, stabiliser, pewarna, dan perasa. Sebagai emulsifier biasanya digunakan lesitin, gliserol monostearat atau yang lainnya. Emulsifier ini berguna untuk membangun distribusi struktur lemak dan udara yang menentukan dalam membentuk sifat rasa/tekstur halus dan pelelehan yang baik. Untuk stabilisernya bisa digunakan polisakarida dan ini berfungsi sebagai penambah viskositas. Sedangkan pewarna dan perasa bisanya bervariasi tergantung pada selera pasar. Jika ingin diberi rasa strawberry tentunya diberi perasa strawberry dan pewarna merah. Ingat, pewarna yang diberikan tentunya harus pewarna makanan bukan pewarna tekstil lho.

 

Bahan-bahan tersebut dicampur, dipasteurisasikan, dihomogenasikan, dan didinginkan dengan cepat. Setelah emulsi minyak dalam air tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama, kemudian dilewatkan dalam kamar yang suhunya cukup rendah untuk membekukan sebagian campuran. Pada saat yang sama udara dimasukkan dengan cara dikocok. Tujuan dari pembekuan dan aerasi ini adalah pembentukan buih yang stabil melalui destabilisasi parsial dari emulsi. Pengocokan tanpa pendinginan tidak akan memberikan buih yang stabil. Jika buih terlalu sedikit produknya akan tampak basah, keras dan sangat dingin. Sedang jika buihnya terlalu banyak maka produknya akan tampak kering. Sel-sel udara pada es krim harus berukuran sekitar 100 mikron. Jika sel udaranya terlalu besar, es krimnya akan meleleh dengan cepat. Sedang jika sel udaranya terlalu kecil maka buihnya akan terlalu stabil dan akan meninggalkan suatu ‘head’ ketika meleleh.
Es krim mempunyai struktur koloid yang kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi. Buih padat terjadi karena adanya lemak teremulsi dan juga karena adanya kerangka dari kristal-kristal es yang kecil dan terdispersi didalam larutan makromolekular berair yang telah diberi gula. Peranan emulsifier (misalnya: gliserol monostearat komersial) adalah untuk membantu stabilisasi terkontrol dari emulsi didalam freezer. Perubahan-perubahan polimorfis lemak pada es krim selama penyimpanan menyebabkan perubahan bentuk pada globula awalnya, yang berkombinasi dengan film protein yang agak lepas, menyebabkan terjadinya penggumpalan di dalam freezer. Stabilisasi gelembung-gelembung udara pada es krim juga terjadi karena adanya kristal-kristal es dan fasa cair yang sangat kental. Stabiliser polisakarida (misalnya: carrageenan) menaikkan kekentalan fasa cair, seperti juga gula pada padatan non-lemak dari susu. Stabiliser-stabiliser ini juga dikatakan dapat memperlambatan pertumbuhan kristal-kristal es selama penyimpanan. Hal ini karena jika kristal-kristal esnya terlalu besar maka akan terasa keras di mulut.
Nah ternyata es krim itu seru kan, gak cuma berisi air saja. Hayooo…. Siapa yang jadi ingin makan es krim???

Ditulis oleh Dwi Hudiyanti pada 01-05-2009

Kata Kunci: belajar kimia, elemen kimia, periodic table videos, tabel periodik, University of Nottingham, unsur kimia, video kimia, video tabel periodik

{mosimage}Siapa bilang belajar kimia itu membosankan ? Buat kamu yang mulai jenuh dengan perhitungan kimia, menghafal reaksi kimia, atau kosakata kata-kata yang ngejelimet , kamu bisa coba untuk mempelajari kimia disekitar kita dengan menonton video tentang tabel periodik.
Sebuah grup pengajar yang dikepalai oleh Prof. Martyn Poliakoff dari the University of Nottingham telah membuat “Video Tabel Periodik” ,  yang isinya berupa ulasan selama beberapa menit seluruh elemen unsur tabel periodik. Video ini berisi tentang ulasan tentang sifat-sifat unsur tersebut, kegunaannya dalam kehidupan kita, dimana unsur tersebut bisa didapat atau mengapa unsur itu begitu penting bagi kehidupan kita.

Yang menarik adalah kita bisa juga dapat menyaksikan percobaan-percobaan “gila” yang tidak mungkin kita temui di labotarium karena percobaan-percobaan itu berbahaya. Tim tabel periodik ini menyuting video bagaimana reaktifnya senyawa-senyawa lantanida dan aktinida, mereka pergi ke negara-negara dimana kota dinamakan atas nama unsur tersebut untuk memberitahukan kepada betapa menariknya unsur kimia dan kita betapa dekatnya unsur kimia itu disekeliling kita.
Nah, buat kamu yang tertarik untuk menyaksikan video-video tersebut bisa langsung menuju ke menu Tabel Periodik Kimia Chem-is-try.org , kamu tinggal klik Unsur apa yang kamu ingin ketahui dan klik bagian Selengkapnya . Pada bagian sisi kanan kamu akan menemui video unsur kimia tersebut. Nah, yang paling gress-nya Redaksi chem-is-try.org berkolaborasi dengan Brady Haran, sang kameraman untuk menambahkan subtitle dalam bahasa Indonesia beberapa elemen kimia sehingga sahabat chem-is-try.org bisa menikmati video tabel periodik ini dengan subtitle bahasa Indonesia.
Tak dapat dipungkiri kalau tabel periodik merupakah salah satu penemuan terbesar dalam bidang kimia yang membuka mata para ilmuwan saat itu bahkan sekarang akan kayanya unsur-unsur didalam kehidupan kita ini. Kini giliran kamu untuk ikut merasakan keanekaragaman unsur melalui video tabel periodik.

Ditulis oleh Soetrisno pada 06-05-2009

 {mosimage}
Kaliurang : Bapak Dwiarso sedang memandu SG 2009 didampingi kedua pembicara Bapak Ihsan (PT. Tri Polyta Indonesia Tbk.) dan Bapak Budi (PT Pertamina)
Kurangnya informasi tentang peluang kerja dari program studi ilmu-ilmu Dasar yang terangkum dalam MIPA yang salah satu bidang ilmunya adalah ilmu kimia membawa dampak menurunnya keinginan para siswa untuk mengambil program pendidikan tinggi dalam bidang MIPA. Sebagai salah satu Prodi penyelenggara ilmu kimia, Prodi Ilmu Kimia Fakultas MIPA UII, Jumat, 1 Mei 2009 Lalu menggelar Studium General dengan menggandeng Program D3 Kimia Analis FMIPA UII, dan Prodi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan menhadirkan dua pemateri. kedua pemateri tersebut sengaja di datangkan dari kalangan industri agar semua mahasiswa kimia dapat memahami dan mendapat informasi yangbenar tentang peluang kerja seorang ahli kimia, serta tidak merasa salah pilih dalam memilih prodi yang sekarang dijalani para mahasiswa. Harapannya semangat dan perasaan bangga menjadi bagian dari orang kimia akan muncul dengan mengetahui masa depan pekerjaannya yang terbentang luas, setelah mereka lulus nanti.
Studium Generale 2009 (SG 2009) mengahadirkan dua pembicara dari kalangan praktisi industri yaitu Bapak Ihsan Safari, MS. dari PT. Tri Polyta Indonesia Tbk. dan Bapak Budi Darmawan dari PT. Pertamina. SG 2009 ini juga diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Kimia bertempat di Auditorium FTI UII Kampus UII Terpadu. Dengan pertimbangan banyaknya peserta yang merupakan gabungan dari 3 Prodi (2 dari FMIPA UII dan 1 dari FST UIN SuKa).
Dengan dipandu oleh Bapak Dwiarso Rubiyanto, M.Si., Dosen Tetap Prodi Ilmu Kimia FMIPA UII yang sedang menempuh Program Doktor di Ilmu Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai moderator. dalam penyampaian nya kedua pembicara menerangkan tentang prospek seorang ahli kimia di dunia industri. termasuk aspek-aspek informal/shop skill yang perlu dimiliki oleh seorang ahli kimia di industri. memang selain menguasai keilmuan di bidang kimia seperti Kemampuan menguasai berbagai metode Analisis, Pengetahuan tentang Instrumentasi kimia, shop skill yang diperlukan adalah bagaimana cara berkomunikasi,, problem solving,  berorganisasi, bahasa asing, kemampuan komputer dll. Serta disampaikan posisi-posisi yang mungkin dapat ditempati oleh seorangahli kimia di industri.
semoga dengan terselenggaranya SG 2009 ini para mahasiswa kimia mendapatkan informasi yang tepat, benar dan Falit tentang berbagai tantangan yang akan dihadapi setelah lulus nanti terutama di lingkunagn industri.

Kata Kunci: air, ikatan hidrogen

{mosimage}Baru-baru ini Indonesia mengalami rentetan bencana yang berkaitan dengan air, mulai dari banjir hingga yang terakhir adalah kekeringan. Sebenarnya istilah bencana kekeringan tidak tepat juga karena kenyataannya negara kepulauan kita dikelilingi oleh air, namun tepat adanya jika kita menyebut krisis air bersih. tentu saja terjadi krisis air terutama di pulau Jawa yang berpenduduk padat dan memiliki lokasi industri demikian banyak oleh karena masih sedikit kepedulian kita terhadap zat yang cantik dan vital tersebut. Bahkan lahan tempat sumber-sumber airpun dijarah atas nama pembangunan sehingga pembangunan berwawasan lingkungan hanya tinggal menjadi istilah yang hebat namun hampa.
Bukan Sembarang Cairan
Kita yang awam mengenal air sebagai kebutuhan paling pokok, bahkan tampaknya lebih pokok daripada kebutuhan primer apapun. siapapun tak akan dapat bertahan tanpa air. sehari-hari kita berinteraksi dengan air namun alangkah miskinnya pengetahuan kita tentang air membuat kita kurang menghargainya lebih dari sekedar barang yang cair dan penting. Tak kenal maka tak sayang, maka mari kita berkenalan sedikit lebih intim dengan “water, the beautiful thing” agar semakin tumbuh kecintaan kita terhadapnya sehingga kita bisa lebih menghargainya.
Melihat air yang jernih bagaikan melihat permata berlian yang berkilauan. Sesungguhnya air yang cair itu adalah kumpulan trilyunan molekul H2O. Dalam dunia kimia dikenal H sebagai atom hidrogen dan O sebagai atom oksigen. Jadi H2O adalah satu molekul air yang mengandung satu atom oksigen dan 2 atom hidrogen. Padahal kita tahu bahwa pada tekanan atmosfer, oksigen dan hidrogen berwujud gas tapi ketika mereka bersatu saling mengikat janji bisa berubah wujudnya menjadi cair. Berkat kecerdasan kimiawan masa lalu kita dapat melakukan perhitungan begini, dalam 18 gram atau kurang lebih 18 mililiter air terkandung 6,022 x 1023 molekul H2O. Jadi, jika satu milyar adalah 10 maka bilangan tadi bermakna 602,2 ribu milyar milyar dan bilangan tersebut dikenal sebagai konstanta Avogadro. Itu baru 18 mililiter air, bayangkan jika kita meneguk segelas air atau mandi atau bahkan mengisi kolam renang, berapa banyak jumlah molekul air yang telah kita gunakan atau bahkan kita buang !!

Molekul Air yang cantik dan Istimewa
{mosimage}Jika kita melihat bentuk molekul air, maka semakin terbukalah rahasia mengapa zat ini demikian istimewa. Sesungguhnya jika gas oksigen dan gas hidrogen bertemu untuk membentuk molekul air, reaksi yang terjadi sangatlah berbahaya karena bisa timbul panas yang tinggi bahkan ledakan karena oksigen adalah gas yang dibutuhkan untuk pembakaran dan hidrogen adalah gas yang mudah terbakar. Tapi untunglah Tuhan telah menyediakan air semenjak penciptaan sehingga kita tidak perlu membuat air dengan ledakan. Kurang lebih dibebaskan energi berupa panas sebesar 242 kilo Joule untuk membuat air sebanyak 18 gram dari 22,4 liter atau 2 gram gas hidrogen dan .11,2 liter atau 16 gram gas oksigen pada suhu 0 derajat Celcius dan tekanan satu atmosfer. Mari kita lihat bentuk molekul air yang berhasil diamati dengan berbagai percobaan dan perhitungan yang rumit.
Bentuk molekul air tersebut dan terutama sifat elektroniknya menjadikan air memiliki sifat fisika dan kimia yang fantastis. Apakah sifat elektronik itu ? Dalam pemahaman kimia dan fisika, semua sifat-sifat atom dan molekul ditentukan oleh perangai dan keadaan elektron yang mengelilingi inti atom. Ternyata alam mengajarkan kita lebih banyak lagi tentang berbagi dan bekerja sama. Ikatan yang terjadi antara dua atom hidrogen dan satu atom oksigen menjadi satu molekul air disebut ikatan kovalen. Yaitu ikatan antar atom yang terjadi karena setiap atom menyumbangkan elektron yang dimiliki untuk saling berpasangan dan digunakan bersama membentuk satu ikatan. Namun, karena oksigen memiliki kelebihan pasangan elektron, maka elektron yang tidak membentuk ikatan tersebut dikatakan sebagai “pasangan elektron bebas“. Adanya elektron bebas yang bersifat sangat negatif menjauhkan kedudukannya dari dua atom hidrogen sehingga ikatan H2O membengkok sebesar 107.5 derajat. Sedangkan keadaan alamiah atom oksigen yang bersifat negatif dan atom hidrogen yang bersifat positif menimbulkan pengkutuban atau perbedaan muatan. Kedua keadaan itulah yang menjadikan molekul air bersifat polar, artinya molekul air memiliki perbedaan muatan yakni negatif pada sisi pasangan elektron bebas dan positif pada sisi atom hidrogen. Kepolaran air bisa berarti segalanya dan amatlah besar faedahnya. Kepolaranlah yang menjadikan air dapat menghantarkan arus listrik. Berkat sifat air yang polar, dia bisa melarutkan berbagai macam zat lain, misalnya darah, protein, vitamin, garam dan lain-lain. Kenyataannya, air merupakan pelarut universal yang paling ramah terhadap lingkungan. Demikian sebaliknya, air terpisah dari minyak dan lemak karena adanya perbedaan kepolaran. Coba bayangkan jika air dan minyak dapat bercampur, betapa susahnya membersihkan tumpahan minyak di laut lepas !!. Walaupun demikian, sering kali sifat air sebagai pelarut universal malah merugikan dirinya sendiri karena dia mudah sekali tercemari oleh beraneka ragam materi kimia maupun biologi sehingga sulit untuk membersihkannya lagi, apalagi ditambah dengan ketidakkepedulian kita untuk menjaga kemurniannya.
Adanya perbedaan muatan menjadikan ikatan antar molekul air sendiri cukup kuat sehingga pada suhu ruangan dia berbentuk cair, dibandingkan dengan bensin yang segera menguap. Aksi tarik menarik antara atom hidrogen di satu molekul air dengan pasangan elektron bebas pada molekul air yang lain disebut ikatan hidrogen dan oleh sebab itu diperlukan suhu 100o Celcius untuk mengubah keadaan cair menjadi uap. Air dikatakan memiliki nilai kalor spesifik yang tinggi, artinya diperlukan energi yang cukup besar untuk menjadikannya mendidih sebaliknya air dapat melepaskan panas perlahan-lahan ke lingkungan. Berkat sifat tersebut iklim di bumi tetap stabil demikian juga tubuh kita memiliki suhu yang konstan karena kurang lebih 70% permukaan bumi dan 60% tubuh mahluk hidup terdiri dari air.

{mosimage}

Begitu banyak keistimewaan air sehingga manfaatnya pun demikian luas mencakup berbagai aspek seperti kimia, fisika, biologi hingga agama, budaya, seni, bahkan ekonomi dan politik. Jika penelitian terakhir menunjukkan banyak situ-situ di sekitar Jakarta mulai menghilang itu berarti telah terjadi kesalahan dalam pengelolaan lingkungan. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti Jakarta akan benar-benar kehabisan mata air dan harus memproduksi air bersih dengan teknologi yang lebih mahal dan lebih rumit akibat kelalaian kita bersama. Sungguh, air yang cantik dan sangat penting dalam kehidupan kita itu memang materi yang paling melimpah di bumi. Air diciptakan dan dicurahkan bukan berarti untuk disia-siakan, maka sekarang saatnya untuk kita lebih menghargai air sebagai ciptaan Tuhan yang paling indah.

Ditulis oleh Jelliarko Palgunadi pada 27-04-2009

Kata Kunci: Antihistamin, Bronchodilator, Diuretik, Laxative, Tetracycline

{mosimage}Setelah meminum obat yang diresepkan dokter, penyakit kita kadang tak kunjung reda. Bahkan sebaliknya, kondisi kesehatan kita semakin memburuk. Apa yang salah? Ternyata munkin kita kurang mengerti ‘aturan main’ minum obat. Apa saja aturannya?
Langkah awal yang harus Anda lakukan saat menerima resep atau membeli obat adalah mendiskusikannya dengan dokter atau apoteker, apakah obat tersebut memiliki efek negatif jika dikonsumsi berbarengan dengan jenis makanan atau minuman tertentu. Para ahli mengingatkan, beberapa jenis makanan atau minuman tertentu dapat mengurangi khasiat pada obat bahkan dapat mengakibatkan reaksi racun. Ini berarti, Anda harus menjaga waktu makan dan berpantang mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut pada saat Anda memakan obat. Apalagi sekarang ini banyak obat yang dengan mudah bisa kita beli di pasaran bebas tanpa resep dokter.
Jadi, penting untuk mengetahui jenis obat apa yang akan dikonsumsi dan pantangan apa yang harus dihindari. Dan, jangan lupa, baca pula komposisi yang tertera pada kemasan.
Berikut adalah beberapa contoh kandungan obat yang dapat bereaksi negatif dengan makanan sekaligus fungsinya:

Antihistamin (Anti alergi)
Pertama kali ditemukan pada tahun 1933. Banyak yang menyebutnya dengan obat ‘ajaib’ karena berfungsi untuk menghilangkan berbagai gejala pilek, anti flu dan alergi atau yang menyerupai alergi. Obat ini biasanya juga digunakan secara khusus sebagai penenang.
Saran: Obat ini berbahaya jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Hindari makanan atau minuman yang mengandung alkohol untuk mencegah reaksi lamban atau mual.

Diuretik
Obat jenis ini biasanya untuk membantu mengeluarkan air dari dalam tubuh, tetapi Anda dapat kehilangan kandungan mineral yang terdapat di dalam tubuh. Seperti, kalium, kalsium dan magnesium.
Saran: Jika Anda sedang mengkonsumsi obat ini, disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung mineral dalam jumlah yang cukup.

Bronchodilator
Obat ini digunakan untuk mengurangi gejala asma bronkial.
Saran: Jangan meminum obat ini dengan minuman yang mengandung kafein atau teh, karena akan menimbulkan reaksi terhadap kerja syaraf berupa timbulnya perasaan resah dan gelisah serta kurang tidur.

Laxative (Obat pencahar)
Obat ini biasanya digunakan bagi mereka yang tidak biasa buang air besar setiap hari atau istilah populernya obat urus-urus. Penggunaan yang terlalu sering akan mempengaruhi berat badan tubuh dan dapat menimbulkan gangguan elekrolit di dalam tubuh.
Saran: Mengkonsumsi obat ini menyebabkan nutrisi dan mineral dalam tubuh akan berkurang. Tapi, jangan kuatir karena masih bisa diganti oleh makanan yang mengandung nutrisi dan mineral dalam jumlah cukup.

Tetracycline
Merupakan salah satu jenis obat antibiotik
Saran: Jangan minum susu maupun produk susu lainnya, kalsium yang terdapat di dalam produk susu tidak larut di dalam air, hal ini akan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap obat tersebut

 

Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 21-04-2009

{mosimage}Hari Selasa, 21 April 2009 dan Rabu, 22 April 2009 sebanyak 79 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Yogyakarta mengikuti Olimpiade Kimia Tingkat KopertisV Yogyakarta, tak terkecuali mahasiswa UII. digawangi oleh mahasiswa Ilmu Kimia, D3 Kimia Analis, Farmasi, Teknik Kimia dan Teknik Lingkungan sebanyak 36 Mahasiswa UII berpartisipasi dalam kegiatan ini
Olimpiade Kimia yang pertama kali dilaksanakan di wilayah Kopertis V Yogyakarta dilaksanakan selama dua hari. di hari pertama peserta mengikuti ujian soal tertulis dalm bidang Kimia Fisika, Kimia Anorganik dan Kimia Organik sedangkan di hari keduanya peserta mengikuti ujian soal tertulis di bidang Kimia Analitik. kemudian untuk penentuan Juara dilakukan ujian praktik, sebanyak lima besar dari peserta mengikuti ujian parkatik pemasangan alat berupa Alat Titrasi, Sokletasi, Destilasi dan Refluks.
Kegiatan Olimpiade ini juga melibatkan Dosen dan Staff perguruan tinggi swasta, adalah UII san ISTA Akprint yang terlibat sebagai juri dan panitia Fasilitator dan Moderator. UII mengirimkan SDM terbaiknya dari Jurusan Ilmu Kimia dan D3 Kimia Analis untuk dapat berkontribusi dan mensukseskan kegiatan Olimpiade Kimia tersebut.
Mereka adalah :
1. Prof. Dr. Hardjono Sastrohamodjojo (Pjs. Kaprodi Ilmu Kimia) sebagai Juri dan Pembuat Soal
2. Riyanto, M.Si., Ph.D. sebagai Juri Dan Pembuat Soal
3. Tatang Shabur Julianto, M.Si. sebagai Juri dan Pembuat Soal
4. Thorikul Huda, S.Si. sebagai Pembuat Soal dan Fasilitator
4. Cecep Sa'bana Rahmatillah, S.Si. sebagai Fasilitaor dan Moderator

Kata Kunci: botol plastik, daur ulang, nanoteknologi, tabung-nano

{mosimage}Botol-botol plastik sampah bisa diurai untuk membuat bola-bola karbon yang sangat kuat, yang bisa digunakan dalam pelumas.
Vilas Pol dari Bar-Ilan University, Ramat-Gan, Israel, dan rekan-rekannya menghasilkan mikrosfer karbon yang kuat dari PET (polietilen tereftalat) sampah. Mereka memanaskannya botol cola bekas pakai pada suhu 700oC selama tiga jam dalam sebuah reaktor tertutup. Plastik kemudian didekomposisi dibawah tekanan yang terbentuk sendiri untuk menghasilkan bola karbon yang keras dengan diameter antara dua sampai 10 mikrometer. “Salah satu pisau mata berlian kami patah dan yang lainnya rusak pada saat kami mencoba memotong melintang bola karbon ini,” kata Pol.

 

“Kekuatan material-material ini sangat menarik,” kata Neil Coville, koordinator grup Carbon Nanotubes and Strong Composites di University of the Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan. “Hasil ini sangat mengesankan dan kita harus mempertimbangkan penggunaan material ini di masa mendatang”.
“Proses ini sangat menarik,” kata Philippe Serp, seorang ahli di bidang nano-struktur karbon di National Center for Scientific Research, Toulouse, Perancis, “Karena proses ini tidak memerlukan katalis.” Proses yang bisa ditingkatkan menjadi skala industri ini juga tidak memerlukan pelarut dan lebih baik dari metode-metode sekarang yang memiliki kekurangan seperti hasil yang rendah dan pemisahan bola-bola karbon yang tidak maksimal jelaga karbon.
Bola-bola karbon digunakan dalam penyimpanan energi dan piranti-nano. Mikrosfer yang dibuat Pol ini bisa tahan pada tekanan yang sangat tinggi, sehingga dapat digunakan dalam pelumas. Mengurangi suhu reaksi dibawah 700oC akan memberikan partikel-partikel karbon yang lebih besar yang bisa digunakan dalam piranti seperti printer, toner, dan teknologi filtrasi.
“Tantangan yang dihadapi komunitas sains sekarang ini untuk mencari solusi yang inovatif untuk degradasi polimer-polimer limbah telah memotivasi kami,” papar rekan Pol, Aharon Gedanken. “Proses yang kami gunakan ini menunjukkan sebuah cara untuk merubah limbah polimer PET menjadi produk-produk yang bernilai industri.

Ditulis oleh Masdin Mursaha pada 31-03-2009
Disadur dari: http://rsc.org/chemistryworld

{mosimage}Setelah ada pemberitaan di Koran lokal Jogjakarta, bahwa 2000 orang lebih Mahasiswa Universitas Islam Indonesia terindikasi tidak dapat menggunakan hak suaranya disebabkan terkendala mutasi DPT (Daftar Pemilih Tetap). Adalah Rektorat UII yang telah meloby pihak PANWASLU sehingga Semua Mahasiswa UII yang terkendala dengan Mutasi karena belum sempat mengurus form A-5 sebagai syarat pindah memilih dari daerah asal ke Jogjakarta, sekarang telah dapat menggunakan hak suaranya di daerah pemilihan KPUD Sleman.
Adapun Syarat-syaratnya adalah :
1. Mengisi Form Khusus dari PANWASLU di LEM FMIPA UII.
2. Menyerahkan Foto Berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.
3. Menyerahkan Foto copy KTM UII.
4. Menyerahkan Foto Copy KTP Asal.
setelah lengkap langsung dikumpulkan ke petugas di LEM FMIPA UII.
Batas terakhir pengumpulan adalah besok hari Sabtu, 4 April 2009.

Pergunakan hak pilih anda untuk Indonesia lebih baik,
"Berjuanglah Negriku Harapan Itu Masih Ada"
"Bangkitlah Bangsaku Harapan Itu Masih Ada"