• UII-gateway
  • UII-Mail
  • e-learning
  • Library
  • IT-Support (BSI)
  • web-support
  • Indonesia
  • Indonesia
Program Studi Kimia Fakultas MIPA UII
  • Home
  • Profil
    • Sambutan Pimpinan
    • Sejarah Singkat
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sasaran Mutu
    • Rencana Strategis
    • Pimpinan dan Manajemen
    • Daftar Ketua Prodi
    • Sertifikat Akreditasi
  • Staf
    • Dosen
    • Asisten/Tutor
    • Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP)
    • Tenaga Kependidikan
  • Fasilitas
    • Ruang Kelas
    • Laboratorium
      • Laboratorium Kimia Pendidikan
      • Laboratorium Kimia Penelitian
      • Laboratorium Research Excellencies
      • Laboratorium Penelitian dan Pengujian Minyak Atsiri
      • Laboratorium Kimia Terapan
      • Laboratorium Terpadu UII
      • Laboratorium Sharing Facility
    • Perpustakaan
    • Prasarana Penunjang
    • Sistem Informasi Manajemen (SIM)
  • Akademik
    • Kurikulum 2022
    • Capaian Pembelajaran/Learning Outcome
    • Struktur Matakuliah Per Semester
    • Daftar Matakuliah Pilihan
    • Yudisium Tutup Teori
    • Pendadaran Skripsi
    • Yudisium Akhir Studi
    • Satuan Kredit Partisipasi (SKP)
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
    • Program Fast-track
  • Student Mobility
    • Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK)
      • Struktur Organisasi
      • Program Kerja
    • Chemistry Student Competition Center (CSCC)
    • Prestasi Mahasiswa
    • Publikasi Hasil Penelitian Mahasiswa
    • Bantuan Pendanaan
  • Alumni
    • IKA Kimia UII
    • Studi Pelacakan Alumni
    • Hasil Pelacakan Alumni Program Studi Kimia
    • Profil Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Info Lowongan Kerja
  • PMB
    • Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Terkini
Chemistry UII
Berita Terkini

4 Besar Poster Terfavorit Science Project Pertamina 2015 di UII diraih Mahasiswa Prodi Kimia UII

 Bersama Universitas Islam Indonesia (UII) kembali dipercaya sebagai penyelenggara Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina tahun 2015 tingkat Perguruan Tinggi untuk wilayah DIY. Penyelenggaraan ini merupakan kali kedelapan sejak pertama kali digelar pada tahun 2008 yang lalu. Acara berlangsung di Auditorium Abdul Kahar Mudzakkir, Kampus UII Jl. Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta, pada Kamis (15/10).
President Director Pertamina dalam sambutannya yang disampaikan oleh Bambang Turyono, sejak tahun 2008 Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupaya meningkatkan kualitas dan keinginan mahasiswa Indonesia untuk berprestasi. Berkat kerjasama yang baik antar Pertamina dan Universitas-Universitas di Indonesia tersebut, OSN  Pertamina dari tahun ke tahun terus meningkatkan kualitasnya.
Disampaikan Bambang Turyono, berbeda dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya, untuk pelaksanaan seleksi science project OSN Pertamina tahun 2015 ini fokus pada tema tunggal yakni “Energi Baru dan Terbarukan”. Hal ini dilakukan karena Pertamina melihat bahwa dalam cita-cita bauran energi pemerintah di tahun 2025 nanti, sekitar 25 persen dari seluruh penggunaan energi akan menggunakan energi baru terbarukan.
Lebih lanjut dipaparkan Bambang Turyono, di tahun ini terdapat dua jenis kompetisi, yaitu seleksi teori yang diikuti lebih dari 25.000 peserta dan science project yang diikuti oleh 357 peserta. Tahun ini pula menurutnya OSN Pertamina dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi di negara-negara ASEAN untuk kategori science project.
 
 
Sementara Alwar Ph.D, dalam laporannya mangatakan, OSN merupakan ajang ilmiah bagi mahasiswa untuk mengapresiasikan kreativitasnya serta untuk mengukir prestasi. Pada pelaksanaan OSN tahun 2015 di UII ini terdapat 586 peserta teori, dan 13 peserta science project. Disampaikan Alwar Ph.D., pada penyelenggaraan OSN tahun sebelumnya, nama UII berhasil terukir sejajar dengan universitas maju lainnya di Indonesia. Karena pada tahun lalu mahasiswa UII berhasil menjadi juara satu pada kategori science project.
Dan mengawali untuk bisa menyamai raihan tahun lalu, maka Prodi Kimia menyabet ke-4 besar poster science project terfavorit. Keempat Kelompok Mahasiswa tersebut adalah:
1. Cahyati (13612087) dengan Judul: "Pengolahan urin sapi menjadi bahan bakar terbarukan berupa gas H2 Sebagai Usaha Mengatasi Kelangkaan BBM", Kimia/FMIPA.
2. Jumardin Rua (13612103) dengan Judul: "Produksi Gas Hidrogen Sebagai Sumber Energi Alternatif dari Limbah Organik Menggunakan Teknik Elektrodegradasi", Kimia/FMIPA.
3. Titis Arini Afiati (13612057) dengan Judul: "Rumput Laut Gunung Kidul Sebagai Agen Alternatif Biodiesel Alternatif III", Kimia/FMIPA.
4. Eni Puspitasari (13612091) dengan Judul: "Pemanfaatan daun kering sebagai bioenergi untuk mencapai kampus mandiri energi", Kimia/FMIPA.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-19 06:16:162017-09-04 03:56:414 Besar Poster Terfavorit Science Project Pertamina 2015 di UII diraih Mahasiswa Prodi Kimia UII
Chemistry UII
Berita Terkini

Kharis Pratama, dkk (Kimia 2012) : Teliti Produksi Biodisel dari Minyak Jelantah

 Tingginya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia menjadi permasalahan yang belum terpecahkan. Konsumsi BBM terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Indonesia yang dulunya dikenal sebagai negara produsen minyak kini justru beralih menjadi negara pengimpor minyak. Solusi untuk mengatasi hal ini yakni dengan mengenalkan bahan bakar alternatif.
Salah satu bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan adalah biodisel yang terbuat dari minyak nabati atau hewani. Namun siapa sangka jika biodisel dapat diciptakan dari minyak goreng habis pakai atau yang dikenal masyarakat sebagai minyak jelantah. Sebagaimana hasil penelitian sekelompok mahasiswa Prodi Kimia UII yang berhasil menciptakan biodisel dari minyak jelantah. Biodisel minyak jelantah karya mahasiswa Prodi Kimia UII ini juga diklaim memiliki kualitas tinggi karena kandungan airnya rendah (kurang dari 1%).
“Kami terpantik untuk meneliti hal ini karena Indonesia termasuk negara yang konsumsi minyak gorengnya tinggi. Hampir semua jenis makanan di sini pasti diproses dengan memakai minyak goreng. Dari situ bisa kita tahu jika banyak minyak jelantah sisa produksi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat biodisel”, ungkap Kharis Pratama, mahasiswa Prodi Kimia UII. Kharis menyitir data, rata-rata konsumsi minyak goreng sawit di Indonesia setiap tahunnya mencapai 5,5 juta ton, atau 24 persen dari total produksi minyak goreng sawit per tahun sebesar 23 juta ton.
 
Bersama empat orang rekannya, yakni Muhammad Idris, Yudi Antono, Jumardin Rua, dan Hikmat Ramdhani, ia kemudian mulai sibuk mencari metode yang tepat untuk memproses minyak jelantah menjadi biodisel. “Tidak mudah karena dengan metode yang biasa kendalanya biodisel masih memiliki kadar air yang tinggi sehingga kurang berkualitas”, ujarnya. Setelah berkonsultasi dengan dosen pembimbing barulah ia menemukan metode yang tepat, yakni dengan memanfaatkan reaksi transesterifikasi untuk mengkonversi minyak jelantah.
Proses konversi sendiri dilakukan dengan cara memberikan aliran listrik (elektrolisis) ke dalam larutan minyak jelantah dengan variasi waktu tertentu. Elektroda atau batang logam yang digunakan untuk mengaliri listrik telah dilumuri dengan larutan khusus yang disebut kitosan gel.
“Reaksi transesterifikasi selama elektrolisis mengubah minyak jelantah ke dalam dua lapisan, yang berwarna coklat merupakan lapisan gliserol, sedangkan lapisan atas berwarna kuning keruh merupakan lapisan biodiesel”, tambahnya.
Tahap akhir dari proses ini yaitu mencuci lapisan biodisel dari residu hingga menghasilkan biodisel murni yang siap pakai. Kharis Pratama optimis jika proses penelitiannya akan membawa kontribusi positif dalam pengembangan bahan bakar alternatif di Indonesia.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-19 05:43:312017-09-04 03:56:41Kharis Pratama, dkk (Kimia 2012) : Teliti Produksi Biodisel dari Minyak Jelantah
Chemistry UII
Berita Terkini

SADAMIKA: Sarasehan Dosen dan Mahasiswa Kimia 2015

 Penciptaan Akademik Atmosfer dalam sebuah institusi pendidikan menjadi keniscayaan untuk menghasilkan kualitas lulusan/alumni yang baik. hal ini tercantum dalam isian borang Standar V, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Hal ini sangat disadari oleh Program Studi Kimia FMIPA UII, maka dalam rangka meningkatkan akademik atmosfer antara Dosen dan Mahasiswa serta suluruh civitas akademika Program Studi Kimia FMIPA UII, dilaksanakanlah acara bertajuk SADAMIKA: Sarasehan Dosen dan Mahasiswa Kimia tahun 2015.
Bertempat di Taman Batu, Gedung Perkuliahan FMIPA UII, Hari Sabtu, 17 Oktober 2015 dimulai jam 18.00 WIB sampai selesai, dilaksanakan SADAMIKA: Sarasehan Dosen dan Mahasiswa Kimia 2015, Program Studi Kimia FMIPA UII. Kegiatan SADAMIKA ini sepenuhnya direncanaka, dilaksanakan dan dikontrol oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK) FMIPA UII. SADAMIKA 2015 ini bertemakan "One Step Closer With Your Departement". Masuk dalam acara tersebut 3 rangkaian acara yaitu Talkshow Alumni, Dinner Keluarga Kimia dan Hiburan.
 
Dimulai dengan pembukaan oleh Ketua Program Studi Kimia FMIPA UII, Dr. Is Fatimah. Dalam Sambutannya Bu Is, biasa mahasiswa memanggilnya, mengapresiasi langkah yang digagas oleh HMK dalam melaksanakan acara SADAMIKA ini. "Forum seperti SADAMIKA ini perlu diagendakan rutin untuk meningkatkan akademik atmosfer bagi seluruh civitas akademika Program Studi Kimia" tambahnya lagi.
Acara berikutnya adalah Talkshow Alumni, pada kesempatan tersebut dihadirkan dua alumni dari angkatan 2010, yaitu Desi Novarita, S.Si. yang sedang mengambil Pendidikan Pasca Sarjana Kimia di Jurusan Kimia UGM dan Imam Teguh Handoko, yang sudah berkarir di PT. UNILEVER. Sesi ini menjadi menarik karena ada dua alumni yang memilih jalan yang sangat kontras. Mba Nova bercerita pengalamannya di bidang Pendidikan dan Koko, biasa kami memanggilnya, bercerita pengalamannya di bidang Industri.
Kemudian Acara dilanjutkan dengan hiburan dimana ditampilkan kreativitas seluruh Civitas Akademik Prodi Kimia FMIPA. Diawali dengan penampilan Group menari mahasiswa kimia, kemudian ada penampilan Stand Up Comedy dari Bapak Riyanto, Ph.D., lalu setelah itu sumbangan lagu dimulai dari Bapak Tatang Shabur Julianto, M.Si., kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa semua angkatan.
 
 
 
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-19 04:46:282017-09-04 03:56:41SADAMIKA: Sarasehan Dosen dan Mahasiswa Kimia 2015
Chemistry UII
Berita Terkini

Workshop Kimia Instrumental 2 bagi Mahasiswa 2013

PENGUMUMAN

DIUMUMKAN KEPADA MAHASISWA YANG MENGAMBIL PRAKTIKUM INSTRUMENTAL 2, PROGRAM STUDI KIMIA FAKULTAS MIPA UII, BAHWA AKAN DIADAKAN:
“WORKSHOP KIMIA INSTRUMENTAL 2 PENGGANTI MK PRAKTIKUM”
PELAKSANAAN PADA:
SENIN, 19 Oktober 2015
MULAI: 09.00 -12.30 WIB.
TEMPAT: R. AUDIOVISUAL  LT. 4. PERPUS PUSAT UII.

WAJIB DATANG!!!

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-16 11:43:142017-09-04 03:56:41Workshop Kimia Instrumental 2 bagi Mahasiswa 2013
Chemistry UII
Berita Terkini

Kuliah Tamu Kimia Forensik 2015

 Kimia Forensik merupakan salah satu cabang dari ilmu Kimia yang sangat penting di bidang penegakan hukum di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Maka Program studi Kimia melaksanakan Kuliah Tamu bertemakan Kimia Forensik 2015, sebagai bagian dari Program kuliah praktisi untuk setiap mata kuliah pilihan pada kurikulum 2012. Kuliah Tamu ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Oktober 2015 di Gedung Kuliah Umum Prof. dr. Sardjito. Dosen Matakuliah Kimia Forensik, Riyanto, Ph.D., berinisiatif melaksanakan kuliah umum ini sebagai kelengkapan dalam proses kuliah pada mata kuliah Pilihan yang dilaksanakan di lingkungan Prodi Kimia. Pembicara yang diundang pada kesempatan kuliah tamu kali ini adalah Kompol BOWO NURCAHYO, S.Si.,M.Biotech., dari kepolisian Republik Indonesia. Belaiu adalah Jur Lan Labfor PORLI, cab. Jawa Tengah.
Kaprodi Kimia, Dr. Is Fatimah, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan mengucapkan terima kasih kepada pembicara. "Kuliah Tamu ini sangat penting untuk mahasiswa kimia UII, karena akan memberikan pengetahuan yang baru kaitannya peran dan kiprah orang kimia di bidang forensik". tambahnya. "Kuliah Tamu/Pakar/Praktisi seperti ini akan dilaksanakan rutin untuk melengkapi matakuliah pilihan di Prodi Kimia" tambahnya lagi.
Kuliah Tamu Kimia Forensik ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa kimia yang mengambil matakuliah pilihan Kimia Forensik saja tetapi, seluruh mahasiswa kimia boleh ikut, bahkan mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FMIPA UII juga mengikuti kegiatan ini. tercatat lebih dari 250 mahasiswa mengikuti Kuliah Tamu Kimia Forensik ini.
Pembicara Kuliah Tamu, Bapak Kompol Bowo Nurcahyo, S.Si., Biotech., menyampaikan end point yang akan dicapai dalam Kuliah Tamu kali ini adalah:
1. DIMANA POSISI KIMIA FORENSIK DALAM PENYIDIKAN DAN PENYELIDIKAN KEPOLISIAN.
2. APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH SEORANG MAHASISWA YANG INGIN BERGABUNG DALAM DUNIA KIMIA FORENSIK DI INDONESIA.
 
 

Materi bisa didownload disini .

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-12 04:00:492017-09-04 03:56:41Kuliah Tamu Kimia Forensik 2015
Chemistry UII
Berita Terkini

Chemistry Day 2015: Mahasiswa Baru Kimia Ikuti Workshop Minyak Atsiri

 Bertepatan pada hari Sabtu, 10 Oktober 2015, Program Studi Kimia FMIPA UII mengadakan acara Workshop Minyak Atsiri yang bertempat di GKU Prof. dr. Sardjito dan CEOS (Center of Essential Oils Studies/Pusat Studi Minyak Atsiri). Acara yang dihadiri lebih dari 176 Mahasiswa/i Prodi
Kimia UII angkatan 2015 ini, memberikan pengetahuan dan pengarahan tentang proses produksi minyak atsiri. Acara workshop Minyak Atsiri ini dalam rangka menyambut mahasiswa baru Program Studi Kimia, dengan tajuk "Chemsitry Day 2015". Dalam sambutannya, Kaprodi Kimia UII, Dr. Is Fatimah, menyampaikan bahwa bisnis yang bergerak di bidang minyak atsiri ini memiliki peluang yang sangat besar, dan hal ini akan sangat menguntungkan bagi seorang ahli kimia. "Prodi Kimia adalah prodi yang dikenal punya ciri khas Minyak Atsiri, maka Kalau berbicara minyak atsiri, pasti akan teringat dengan Prodi Kimia UII" tambahnya. "Dengan demikian kita harus menjaga minyak atsiri ini dengan salah satunya worskhop pada hari ini" tambahnya lagi.
Acara Workshop ini menghadirkan dua pembicara. Dr. Dwiarso Rubiyanto, M.Si., yang juga Ketua CEOS UII, sebagai pembicara pertama menjelaskan tentang Sumber dan Proses Produksi Minyak Atsiri . Ternyata sumber-sumber minyak atsiri itu sangatlah banyak. Di Indonesia saja terdapat puluhan sumber minyak atsiri. Dalam materi yang disampaikannya, beliau juga menjelaskan bahwa minyak atsiri itu memiliki banyak kegunaan yaitu sebagai aromaterapi, bahan pembuatan sabun & kosmetik, flavour & fragrance, bahan obat-obatan, pasta gigi, insektisida/bio pesticide, bahan mentah & intermediet. Kemudian sebagai pembicara kedua adalah Bapak Nurcahyo Iman Prakoso, M.Sc. memberikan materi yang berjudul Produk Turunan Minyak Atsiri dan Potensi Pasar .
Setelah kedua pembicara  menyelasaikan materi yang disampaikannya, para peserta Workshop dibagi menjadi 9 kelompok untuk mengikuti pelatihan produksi minyak atsiri. Pelatihan ini dipandu langsung oleh 9 Mahasiswa  Prodi Kimia angkatan 2014. Proses produksi minyak atsiri ini memiliki tahap-tahap yang berbeda dari setiap bahan bakunya. Para peserta sangat antusias dengan acara ini. Kelompok putra yang mengikuti pelatihan penyulingan (distilasi) minyak nilam sangat bersemangat.
“Acara ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa, memberikan pemahaman, pengetahuan, keterampilan di dalam mengembangkan minyak atsiri, mahasiswa dapat melakukan penelitian sendiri dan dapat berwirausaha di bidang minyak atsiri,” ujar Dr. Is Fatimah. Beliau juga berharap agar mahsiswa/i angkatan 2015 ini tetarik dan mau berwirausaha di bidang minyak atsiri.
Pada akhirnya acara workshop serta pelatihan ini sukses diadakan dengan berhasilnya para peserta mendapatkan hasil minyak atsiri yang telah di distilasi.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-12 02:28:372017-09-04 03:56:41Chemistry Day 2015: Mahasiswa Baru Kimia Ikuti Workshop Minyak Atsiri
Chemistry UII
Berita Terkini

Dosen Kimia Selalu Menjaga Tradisi Presentasikan Hasil Research di Forum Ilmiah Internasional

 Kimia adalah ilmu sentral yang menjembatani ilmu alam lain seperti fisika, biologi, geologi dan bahkan astronomi. Peran penting dari kimia pada pembangunan berkelanjutan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa dipungkiri lagi. Bahkan kemajuan penelitian kimia selama berabad-abad telah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia. Penelitian pada pengembangan bahan bakar berkelanjutan, baru desain obat, inovasi material, optimalisasi sumber daya alam dan sebagainya Memiliki menjadi inti dari teknologi industri di petrokimia, farmasi, obat-obatan, makanan dan minuman, logam dan juga polimer. Oleh karena itu, pengetahuan dan penelitian terlebih dahulu dalam kimia akan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk pembuat kebijakan publik.
Bulan September adalah bulan "publikasi" untuk sebagaian besar Dosen Program Studi Kimia FMIPA UII. Ungkapan ini bukan sekedar isapan jempol saja, pada bulan Oktober 2015 ini sebanyak 14 paper ilmiah sebagai hasil penelitian sebagai pembuktian dharma ke-tiga dari Catur Dharma Dosen UII, yakni Pendidikan, Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat dan Dakwah Islamiah. Setidaknya ada empat forum ilmiah internasional dilaksanakan di bulan September 2015, baik dalam negeri maupun luar negeri. Adapun seminar yang diikuti oleh Dosen Program Studi Kimia adalah:
1. The 10th Joint Conference on Chemistry (JCC) 2015 dilaksanakan di UNS, Solo pada tanggal 8-9 September 2015. dengan Tema: "Chemistry For Sustainable Development".
2. The First International Conference on Statistical Methods in Engineering, Science, Economy, and Education (SESEE-2015) will be held at Yogyakarta on September 19-20, 2015.
3. The 22nd Regional Symposium on Chemical Engineering (RSCE) 2015 dilaksanakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 24-25 September 2015 dengan tema: "Embracing the Opening AEC Incorporating with Education, Reserach and Industries in Chemical Engineering"
4. The 4th International Conference of the Indonesian Chemical Society (ICICS) 2015 dilaksanakan di Medan, pada tanggal 29-30 September 2015, dengan Tema: "Enhancement Innovative Chemistry Research".
5. International Seminar on Chemical Education (ISCE) 2015 dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Kimia UII, pada tanggal 30 September 2015, dengan Tema: "Chemistry Education as an Industry Development's Agent in Indonesia".
 
 
 

Berikut Daftar Publikasi Ilmiah Dosen Prodi Kimia di bulan September 2015:
1. Dr. Is Fatimah : "Pt Dispersed in ZrO2 Pilared Saponites Material as Catalyst in Catalytic Hydrogen Transfer Reaction" di 10th JCC 2015.
2. Rudy Syah Putra, Ph.D.: "Development of Electrokinetic Remediation for Caesium: A Feasibity Study of 2D Electrode Configuration System" di 10th JCC 2015.
3. Tatang Shabur Julianto, M.Si. : "Chitosan and n-alkyl Chitosan as A Green Heterogeneous Catalyst in The Transerterefication Reaction of Used Cooking Oil " di 10th JCC 2015.
4. Gani Purwiandono, M.Sc. : "Solid Oxide Fuel Sell" di 10th JCC 2015.
5. Nurcahyo Iman Prakoso, M.Sc. : "O-Metihylation of Natural Phenolic Compaund Based on Green Chemistry Using Dimethyl Carbonate" di 10th JCC 2015.
6. Dr. Is Fatimah : "(3-Etylenediaminoprophyl)-Trimethoxysilane-Functionalized Silica From Rice Husk Ash And Its Adsorption Kinetic In Cu(II), Cr(III) And Pb(II) Mixed Solution" di 22nd RSCE 2015.
7. Rudy Syah Putra, Ph.D. : "The Combined Use of Electrocoagulation and Electro Assisted-Phytoremediation (EAPR) on the Wastewater Treatment of
Chemical Labaoratory" di 22nd RSCE 2015.
8. Tatang Shabur Julianto, M.Si : "Free Solvent Isomerization of 3-carene to 2-carene using Na/o-chlorotoluene Catalyst in trans-isolimonene Production as Starting Material of Antimalarial Drug Artemisinin Synthesis" di 22nd RSCE 2015.
9. Salmahaminati, M.Sc. : "Synthesis of Polypropylene from 1-Propanol Using AlCl3 Ziegler – Natta Catalyst" di 22nd RSCE 2015.
10. Dr. Noor Fitri, M.Si. : "Patchouli Essential Oil Extraction Using Light Fermentation-water bubble Destilation" di 4th ICICS 2015.

11. M. Arsyik Kurniawan, M.Sc. : "The Utilization Density Functional Theoryin Structure Determination And Hydrogen Storage Properties of Ca(BH4)2∙2NH3 Compounds" di SESEE 2015.
12. Riyanto, Ph.D. : "Preparation and Application of Clove Leaf Oil as Biopesticides Against of Lichenes on Stone Conservation at Borobudur Concervation Body" di ISCE 2015.
13. Dr. Is Fatimah : "Combined Multimedia and e-learning Media: Enchancing Conceptual Comprehension in Physical Chemistry Teaching" di ISCE 2015.
14. Riyanto, Ph.D. : "The Effect of Elektrolyte to Glucose Analysis Using Electroanalytical Method by Platinum Wire Electrode" di ISCE 2015.
Dr. Is Fatimah Ketua Program Studi Kimia FMIPA UII, menyambut baik dan bergembira dengan capaian seluruh dosen tersebut. "ini adalah langkah maju untuk pengembangan Prodi Kimia kedepan, bahwa forum ilmiah internasional ini membuktikan bahwa karya mahasiswa Prodi Kimia diakui dan ini akan mendukung "International Recognation" yang dicanangkan Prodi Kimia pada tahun 2020 mendatang".

 

 

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-06 13:04:342017-09-04 03:56:41Dosen Kimia Selalu Menjaga Tradisi Presentasikan Hasil Research di Forum Ilmiah Internasional
Chemistry UII
Berita Terkini

Lagi, 4 Mahasiswa Prodi Kimia Presentasikan Hasil Penelitiannya di Seminar Internasional RSCE 2015

 Sebagaimana di ketahui bahwa pada saat ini jumlah karya ilmiah dari Perguruan Tinggi Indonesia masih sedikit jika dibandingkan dengan negara Malaysia dan negara lainnya hanya mencapai sepertujuh dari total karya ilmiah yang ada. Oleh karena itu publikasi ilmiah bagi mahasiswa S1 merupakan salah satu cara untuk meningkatkan jumlah publikasi di Perguruan Tinggi, hal ini sesuai dengan peratutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor:152/E/T/2012 tentang publikasi karya ilmiah di lingkup PTN/PTS di seluruh Indonesia.
Itulah yang dilakukan kembali oleh 4 mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA UII, yang mempublikasikan Hasil Penelitian Tugas Akhir di Forum Internasional di Bangkok, Thailand. Bertajuk "Embracing the Opening AEC Incorporating with Education, Reserach and Industries in Chemical Engineering", The 22nd Regional Symposium on Chemical Enggineering (RSCE) 2015 dilaksanakan pada 24-25 September 2015 bertempat Novotel Suvarnabhumi Airport Hotel, Bangkok, Thailand. Dibawah bimbingan Dr. Is Fatimah, keempat mahasiswa tersebut adalah Happy Bunga NS. dan Raudlatul Ulya dengan judul makalah: "Catalytic Activity of Pt supported ZrO2-montmorillonite as Bifunctional Catalyst in One-Step Conversion of Menthol from Citronellal". Dan Suliyani Fitri beserta Sucia Mutia dengan judul makalah: "Synthesis and Characterization of Quaternary Ammonium Salt-Modified Kaolinite and Study on Lead(II) Adsorption".
Dr. Is Fatimah Selaku Pembimbing dan Ketua Program Studi Kimia FMIPA UII, menyambut baik dan bergembira dengan capaian ke empat mahasiswa tersebut. "ini adalah langkah maju untuk pengembangan Prodi Kimia kedepan, bahwa forum ilmiah internasional ini membuktikan bahwa karya mahasiswa Prodi Kimia diakui dan ini akan mendukung "International Recognation" yang dicanangkan Prodi Kimia pada tahun 2020 mendatang".
selaku pembimbing mengaku bangga bahwa mahasiswa bimbingannya dapat tampil di forum Internasional. “Dengan adanya kegiatan semacam ini, semoga dapat menambah semangat meneliti dan terus berkarya bagi peneliti muda Indonesia khususnya  mahasiswa prodi kimia UII demi kemajuan bangsa”. tambahnya. “Semoga mahasiswa UII lainnya dapat tumbuh dan berkembang menjadi ilmuwan yang mampu mengembangkan Ilmu pengetahuan dan teknologi” tambah lagi.
 
 
 
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-06 11:33:012017-09-04 03:56:41Lagi, 4 Mahasiswa Prodi Kimia Presentasikan Hasil Penelitiannya di Seminar Internasional RSCE 2015
Chemistry UII
Berita Terkini

Chemistry Day 2015: Workshop Instrumentasi Kimia Mahasiswa Baru Prodi Kimia FMIPA UII

Kegiatan  workshop instrument untuk mahasiswa kimia ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 September 2015 sejak pukul 08.00-16.00 WIB. Susunan acara kegiatan ini adalah sebagai berikut:

No./Nama Kegiatan/Pukul    Pembicara/Petugas
1. Registrasi peserta/08.00-08.30/Sigit Mujiarto, Dwi Mahmudi, Syipa, Nur Isnaini, Andrian Ahmad
PELAKSANAAN DI GKU LANTAI 2          
2. Opening Ceremony/08.30-09.00     
Pembukaan         MC: Cecep Sa'bana Rahmatillah, S.Si.
Kalam Illahi         Oleh: HMK
Sambutan Ketua Program Studi Kimia FMIPA UII diwakili oleh ketua panitia Workshop Instrumentasi Kimia         Oleh: Nurcahyo Iman Prakoso, M.Sc.
3. Workshop Pengenalan Instrumentasi Kimia/09.00-12.00     
Materi I: "all About Chromatography"    09.00-10.00    Oleh: Dr. Dwiarso Rubiyanto, M.Si.
Materi II: "All About Spectroscopy"    10.00-11.00    Oleh: Nurcahyo Iman Prakoso, M.Sc.
4. Kunjungan ke Lab. Instrumentasi Kimia/Sesi I/11.00-12.00     
PELAKSANAAN DI LABORATORIUM TERPADU UII          
Workshop I: "FTIR" Oleh: Ida Ayu Sulistya, A.Md.
Workshop II: "Spektrofotometri Serapan Atom (AAS)" Oleh: Septian Perwida Yudha, S.Si.
Workshop III: "Spetrofotometer UV-Vis" Oleh: Gani Purwiandono, M.Sc.
Workshop IV: "HPLC" Oleh: Yusuf Habibi, S.Si.
Workshop V: " GC" Oleh: Mai Anugrahwati, M.Sc.
Workshop VI: "Elektroplating" Oleh: Haryoko Pangestu, S.Si.
Workshop VII: "Automatic Titrator" Oleh: Uun Ayyil Hasanah, S.Si.
Workshop VIII: "Elektroanalyzer Metrohm" Oleh: Muh . Supawatul Hakim, S.Si.
5. Istirahat, Sholat dan Makan Siang/12.00-13.00/Panitia
6. Kunjungan ke Lab. Instrumentasi Kimia Sesi II/13.00-16.00     
PELAKSANAAN DI LABORATORIUM TERPADU UII          
Workshop I: "FTIR" Oleh: Ida Ayu Sulistya, A.Md.
Workshop II: "Spektrofotometri Serapan Atom (AAS)" Oleh: Septian Perwida Yudha, S.Si.
Workshop III: "Spetrofotometer UV-Vis" Oleh: Gani Purwiandono, M.Sc.
Workshop IV: "HPLC" Oleh: Yusuf Habibi, S.Si.
Workshop V: " GC" Oleh: Mai Anugrahwati, M.Sc.
Workshop VI: "Elektroplating" Oleh: Haryoko Pangestu, S.Si.
Workshop VII: "Automatic Titrator" Oleh: Uun Ayyil Hasanah, S.Si.
Workshop VIII: "Elektroanalyzer Metrohm" Oleh: Muh . Supawatul Hakim, S.Si.
7. Penutupan Serta Pembagian sertifikat/Panitia
Kegiatan ini dibuka oleh ketua panitia workshop instrumentasi, Nurcahyo Iman Prakoso, M.Sc., yang dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr.Dwiarso Rubiyanto pada pukul 10.00, mengenai kromatografi. Dalam penyampaiannya, Dr.Dwiarso menjelaskan mengenai macam kromatografi, seperti kromatografi gas/ gas chromatography (GC) yakni kromatografi dengan fasa gerak cair, komponen alat kromatografi gas, macam-macam detector seperti Flame Ionization Detector (FID). Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai kromatografi gas dengan spectra massa, bagian-bagian alat kromatografi gas dengan spectra massa, spectra massa yang dihasilkan serta aplikasi dari kromatografi gas dengan spectra massa.
Selanjutnya, Dr. Dwiarso juga menjelaskan mengenai high performance liquid chromatography (HPLC), kromatografi dengan fase gerak berupa zat cair. Beliau juga menjelaskan mengenai peralatan HPLC (tempat fasa cair, pompa, injector, kolom fasa diam, detector, data system), penggunaanya, macam elusi, macam kolom, detector, serta perbedaan antara kromatografi gas dan hplc yakni pada fase gerak dan kegunaannya.
Materi yang disampaikan pada sesi ini sangat menarik terbukti dengan adanya beberapa mahasiswa yang mengajukan pertanyaan seperti:
1. Apakah dengan kromatografi muatan senyawa akan berubah?
Jawaban: Dengan GC muatan senyawa tidak berubah namun jika dengan MS akan berubah.
2. Apakah sampel padat dan gas dapat diuji dengan GC?
Jawaban: bisa. Syarat senyawa dapat diuji dengan GC adalah volatil
3. Apakah hplc digunakan hanya untuk fasa cair atau bisa untuk yang fase padat dan gas?
Jawaban : Harus dilihat tipe sampelnya apakah padat cair gas. Jika mudah menguap dapat digunakan GC. Jika tidak mudah menguap dapat digunakan LC karena fasa geraknya cair, maka semua sampel harus dibuat cair sesuai dengan fasa geraknya.
4. Salah satu fungsi GC adalah dapat menentukan bilangan oktan.apakah yang seperti pertamax bisa dilihat dengan itu?
Jawaban: Angka oktan dilihat dari kadar isooktana bisa dilihat konsentrasinya dengan gc ms melalui senyawa 2,2,4-trimethylpentane
Mahasiswa-mahasiswa yang bertanya pada sesi ini akan mendapat buku karangan dari Dr. Dwiarso Rubiyanto.
Penyampaian materi oleh pembicara pertama berakhir pada pukul 11.00 dan kemudian dilanjutkan dengan pembicara kedua, Nurcahyo Iman P., M.Sc. yang menyampaikan materi mengenai spektroskopi. Beliau menyampaikan pengertian spektroskopi, radiasi elektromagnetik, jenis interaksi senyawa dengan radiasi sinar (absorbsi, fluoresensi, emisi, difraksi, dll), teori dasar, transisi elektron yang terjadi, proses emisi, spectra absorbsi molekul, pengenalan instrument spektrofotometer (sumber radiasi, monokromator, sel sampel) serta analisis kuantitatifnya. Instrumen kimia lain yang dijelaskan pada sesi ini adalah spektrometer infra merah dan spektroskopi serapan atom (atomic adsorption spectroscopy /AAS).
Pada sesi diskusi, terdapat beberapa mahasiswa yang mengajukan pertanyaan misalnya:
1. Apakah jika senyawa sudah diuji dengan kromatografi, dapat dianalisis dengan spektrofotometer?
Jawab: spetro: lebih ke ranah analisis/penentuan, ranah gugus fungsi, ranah konsentrasi logam sedangkan kromatografi lebih ke ranah pemisahan. Jadi sebenarnya analisis suatu sneyawa tidak bisa jika hanya menggunakan 1 instrumen. Tidak dapat digeneralisir.
2. Bagaimana cara kita tahu bahwa di suatu limbah terdapat gugus kromofor?
Jawaban: untuk mengetahuinya dapat dicek dengan UV.jika ada serapan maka ada kromofor. Atau ke hplc, gabungkan dengan MS.
3. Apakah spectroskopi dapat mengukur radiasi dari bom atom?
Jawaban: Bisa dengan AAS: ambil material.tapi jangan sampai kita kena radiasi.bom atom reaksi peluruhan logam. Misal dari uranium peluruhan ke 2 nya jadi Pb kemudian Pb dapat dideteksi dengan AAS.
Sesi penyampaian materi di dalam kelas berakhir pada pukul 12.00 dan dilanjutkan dengan kegiatan ishoma. Selanjutnya pada pukul 13.00 mahasiswa mulai melaksanakan kegiatan perkenalan instrument-instrumen kimia yang meliputi GC, HPLC, AAS, CV, spektrofotometer, FTIR, dan automatic titrator. Disini sejumlah 176 mahasiswa dibagi menjadi 12 kelompok dan secara bergantian mengunjungi instrument-instrumen kimia dan mendapat penjelasan mengenai alat-alat tersebut dari pada asisten yang bertugas memberikan penjelasan.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-06 10:23:562017-09-04 03:56:41Chemistry Day 2015: Workshop Instrumentasi Kimia Mahasiswa Baru Prodi Kimia FMIPA UII
Chemistry UII
Berita Terkini

SG Kimia Forensik

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2015-10-05 06:12:082017-09-04 03:56:41SG Kimia Forensik
Page 42 of 84«‹4041424344›»
Search Search

Contact Us

Chemistry Study Program
Department of Chemistry FMIPA UII
Kampus Terpadu UII
Gedung Prof. Zanzawi Soejoeti, Ph.D.
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman Yogyakarta Indonesia 55584
e-mail: [email protected]
phone: (0274) 895920 ext 3012
fax: (0274) 896439

© Copyright - Program Studi Kimia Fakultas MIPA UII
  • Sangkalan
  • Pengelolaan Situs Web
  • Universitas
  • FMIPA
  • Jurusan Kimia
  • Forlap DIKTI
  • Simbelmawa
Scroll to top Scroll to top Scroll to top