• UII-gateway
  • UII-Mail
  • e-learning
  • Library
  • IT-Support (BSI)
  • web-support
  • Indonesia
  • Indonesia
Program Studi Kimia Fakultas MIPA UII
  • Home
  • Profil
    • Sambutan Pimpinan
    • Sejarah Singkat
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Sasaran Mutu
    • Rencana Strategis
    • Pimpinan dan Manajemen
    • Daftar Ketua Prodi
    • Sertifikat Akreditasi
  • Staf
    • Dosen
    • Asisten/Tutor
    • Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP)
    • Tenaga Kependidikan
  • Fasilitas
    • Ruang Kelas
    • Laboratorium
      • Laboratorium Kimia Pendidikan
      • Laboratorium Kimia Penelitian
      • Laboratorium Research Excellencies
      • Laboratorium Penelitian dan Pengujian Minyak Atsiri
      • Laboratorium Kimia Terapan
      • Laboratorium Terpadu UII
      • Laboratorium Sharing Facility
    • Perpustakaan
    • Prasarana Penunjang
    • Sistem Informasi Manajemen (SIM)
  • Akademik
    • Kurikulum 2022
    • Capaian Pembelajaran/Learning Outcome
    • Struktur Matakuliah Per Semester
    • Daftar Matakuliah Pilihan
    • Yudisium Tutup Teori
    • Pendadaran Skripsi
    • Yudisium Akhir Studi
    • Satuan Kredit Partisipasi (SKP)
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
    • Program Fast-track
  • Student Mobility
    • Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK)
      • Struktur Organisasi
      • Program Kerja
    • Chemistry Student Competition Center (CSCC)
    • Prestasi Mahasiswa
    • Publikasi Hasil Penelitian Mahasiswa
    • Bantuan Pendanaan
  • Alumni
    • IKA Kimia UII
    • Studi Pelacakan Alumni
    • Hasil Pelacakan Alumni Program Studi Kimia
    • Profil Alumni
    • Testimoni Alumni
    • Info Lowongan Kerja
  • PMB
    • Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Terkini
Chemistry UII
Berita Terkini

Dari mana oksigen bumi berasal?

Kata Kunci: asal oksigen

 Sulit untuk menjaga molekul oksigen di sekitar, meskipun fakta bahwa oksigen adalah unsur ketiga yang paling berlimpah dialam semesta, ditempa di superhot, superdense inti bintang, karena oksigen ingin bereaksi, itu dapat bereaksi membentuk senyawa hampir pada semua unsur yang ada di tabel periodik. Jadi, bagaimana bumi berakhir dengan atmosper yang terdiri dari sekitar 21 persen terisi?
Jawabannya adalah organisme kecil dikenal sebagai cyanobacteria atau ganggang hijau dan biru. Mikroba ini melakukan fotosintesis: menggunakan sinar matahari, air dan karbon dioksida untuk menghasilkan karbohidrat dan, tentunya oksigen. Bahkan, semua tanaman di bumi memasukkan synbiotic cyanobacteria (dikenal sebagai kloroplas) untuk melakukan fotosintesis bagi mereka untuk hari ini. Pada hitungan  ribuan tahun sebelum evolusi cyanobacteria ini, Arkean selama beribu-ribu tahun, mikroba yang lebih primitive hidup dengan cara kuno / dengan anaerob (tidak memerlukan udara).organisme kuno ini turunan “extremophile” berkembang dengan tidak adanya udara dan hanya mengandalkan sulfat untuk kebutuhan energi mereka sehari-hari. Tapi sekitar 2.45 miliar tahun lalu, rasio isotop belerang berubah, yang menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya oksigen menjadi komponen penting dari atmosfer bumi, menurut sebuah koran di Science 2000. pada waktu kira-kira sama (dan untuk ribuan tahun setelahnya), besi teroksidasi mulai muncul di tanah kuno dan gebungan dari besi yang diendapkan di dasar laut, merupakan produk reaksi dengan oksigen dalam air laut.
 
“Apa yang kelihatannya adalah bahwa oksigen pertama kali diproduksi sekitar 2,7 miliar menjadi 2,8 miliar tahun yang lalu. Perlu waktu tinggal di atmosfer sekitar 2.45 miliar tahun lalu,” kata geokimia Dick Belanda, seorang sarjana tamu di University of Pennsylvania. “Kelihatannya seolah-olah ada selang waktu yang signifikan antara munculnya organisme penghasil oksigen dan oksigenasi aktual dari atmosfer.”
Paling penting adalah bagaimana jumlah oksigen atmosfer mencapai tingkat sekarang?  Yaitu ketiga terbanyak di bumi. “Ini tidak mudah mengapa harus seimbang pada 21 persen lebih dari 10 atau 40 persen,” catatan Geoscientist James Kasting dari Pennsylvania State University.” “Kami tidak memahami sistem kontrol oksigen modern yang baik.” Iklim, vulkanisme, lempeng tektonik semua memainkan peran penting dalam mengatur tingkat oksigen selama berbagai periode waktu. Namun tak seorang pun telah datang dengan batu-tes yang solid untuk menentukan kandungan oksigen yang tepat dari atmosfer pada suatu waktu dari catatan geologi. Tapi satu hal yang jelas-asal-usul oksigen dalam atmosfer bumi berasal dari satu hal yaitu kehidupan.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-13 13:49:162017-09-04 04:04:24Dari mana oksigen bumi berasal?
Chemistry UII
Berita Terkini

Ketua Prodi Ilmu Kimia, Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. Dosen Teladan Kedua di UII

 Kaliurang-Lagi-lagi Prodi Ilmu Kimia Mengukir Prestasinya di Lingkungan UII, setelah Ibu Is Fatimah, M.Si. dinobatkan sebagai Dosen terProduktif Kedua di UII, di Puncak acara Milad Universitas Islam Indonesia ke-67  dilaksanakan pula penganugrahan Dosen Teladan se-UII. Kembali nama Fakultas MIPA khususnya Prodi Ilmu Kimia bergema di Milad UII ke 67. Adalah Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. menyabet juara 2 Dosen Teladan se UII untuk tahun 2010. untuk tahun ini dosen Teladan pertama diraih oleh bapak Arief Hidayat, ST., MT. dari FTI dan Dosen Teladan Ketiga diraih Oleh Dekan FMIPA Bapak Yandi Syukri, M.Si., Apt. Lagi-lagi Dari Fakultas MIPA.
Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. setelah merampungkan studi S3 nya di Malaysia pada tahun 2008 disibukan dengan aktifitas mengajar dan melkukan banyak penelitian baik itu di lingkungan Prodi Ilmu Kimia, beliau juga tercatat  sebagai pengajar di Prodi Teknik Industri Program Internasional FTI UII. Saat ini Beliau menjabat sebagai Ketua Prodi Ilmu Kimia. sebagai pemimpin tentunya prestasi ini sebagai modal dalam memimpin Prodi Ilmu Kimia, dimana dalam memimpin itu sangat dibutuhkan unsur keteladanan dan beliau telah membuktikan hal tersebut.
Selamat untuk bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. semoga di tahun-tahun berikutnya bukan hanya beliau, tapi dosen-dosen Prodi Ilmu Kimia yang lainnya juga bisa merah prestasi dan menghiasi deratan dosen Teladan se UII. amin.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-13 06:20:032017-09-04 04:04:24Ketua Prodi Ilmu Kimia, Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. Dosen Teladan Kedua di UII
Chemistry UII
Berita Terkini

Ibu Is Fatimah, M.Si. Dosen Terproduktif Kedua Di UII

 Kaliurang-di Puncak acara Milad Universitas Islam Indonesia ke-67, bertempat di Auditorium Abdul Kahar Muzakkir Kampus Terpadu UII. dilaksanakan penganugrahan Dosen Terproduktif dalam menulis karya ilmiyah se-UII. Kembali nama Fakultas MIPA bergema di Milad UII ke 67. Adalah Is Fatimah, M.Si. menyabet juara 2 Dosen terproduktif dalam Penulisan Karya Ilmiah untuk tahun 2010. unutk tahun ini dosen terproduktif pertama diraih oleh bapak Budi dari Fakultas Hukum dan Dosen Terproduktif Ketiga diraih Oleh Bapak Drs. Masduki, M.Si. dari Prodi Komunikasi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya.
Is Fatimah, M.Si. sebagai dosen di Program Studi Ilmu Kimia memang sejak awal dikenal sebagai dosen yang rajin dalam pembuatan proposal penilitian dan juga beberapa kali memenangkan Hibah baik yang  berasal dari DIKTI maupun dari RISTEK. Dengan begitu banyaknya karya tulis ilmiah yang ditulisnya, untuk yang kesekian kalinya beliau dinobatkan sebagai Dosen Tetap Produktif dalam Penulisan Karya Ilmiah untuk tahun 2010. Prestasi ini juga tidak hanya tahun 2010 saja beliau meraihnya, tercatan hampir setiap tahun sebelumnya beliau selalu berada di 3 besar dosen terproduktif di UII. seperti pada tahun 2009 beliau dinobatkan sebagai Dosen terproduktif pertama di UII.
Saat ini ibu Is Fatimah, M.Si. telah merampungkan Studi Lanjutnya Strata 3 di Universitas Gadjah Mada, tinggal menunggu Wisuda saja, dan tentunya prestasi ini berdampak positif terhadap Pragram Studi Ilmu Kimia. Dengan diraihnya Gelar Doktor Oleh beliau, menambah satu lagi doktor yang ada di Prodi Ilmu Kimia menjadi tiga Dosen bergelar Doktor. beliau Doktor ke-3 di Prodi Ilmu Kimia setelah Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. dan Dr. Noor Fitri, M.Si.
Selamat untuk Ibu Is Fatimah, M.Si. semoga tahun depan Lebih Berkah dan lebih banyak lagi prestasi yang dapat diraih. amin.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-13 06:04:592017-09-04 04:04:24Ibu Is Fatimah, M.Si. Dosen Terproduktif Kedua Di UII
Chemistry UII
Berita Terkini

MILAD Universitas Islam Indonesia Ke-67

Membangun Keunggulan Berbasis Nilai-nilai Keislaman, Menuju World Class University

 Universitas Islam Indonesia (UII) adalah perguruan tinggi nasional tertua di Indonesia didirikan pada tanggal 27 Rajab 1364H bertepatan dengan tanggal 8 Juli 1945 M. Didirikan oleh para tokoh nasional Indonesia pada masa itu, antara lain Muhammad Hatta, Mohammad Natsir, Kahar Muzakkir, Moh. Roem, KH. Wachid Hasyim dan lain-lain. UII semula bernama Sekolah Tinggi Islam (STI). Pendiri UII ini diharapkan dapat menjadi tempat bertemunya agama (religion) dan Ilmu (Science) dalam kerjasama yang baik untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat (Pidato Moh. Hatta pada Peresmian STI). Bertemunya agama dan ilmu pengetahuan ini diyakini merupakan kondisi untuk tercapainya visi UII sebagai rahmatan Lil'alamin.
Dalam Usianya yang ke-67, UII telah menjelma menjadi salah satu Universitas swanta terbesar di tanah air yang memiliki reputasi dan prestasi di berbagai bidang. dengan jumlah mahasiswa sekitar 20 ribu orang yang setiap tahunnya terdapat mahasiswa baru rata-rata 3.300 orang, 40 program studi (dari D3 hingga S3, Program regular dan Internasional), menempati kampus seluas lebih dari 31 hektar, tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, fasilitas akademik dan non akademik memadai, serta kerjasama dan jejaring yang luas, UII kini tengah menapak reputasi dan prestasinya ke jenjang internasional. UII secara sistematis dan kontinyu melakukan berbagai upaya untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University). Upaya ini telah menampakkan hasil yang positif dan diharapkan akan semakin baik di masa mendatang.

Komitmen terhadap keIslaman merupakan fondasi yang paling dasar sekaligus akan menjadi ruh pengembangan UII. Nilai-nilai atau ajaran Islam harus menjadi karakter akhlak maupun karakter akademik di UII. Nilai-nilai atau ajaran Islam akan membentuk university culture dan conduct sehingga perilaku segenap elemen UII selalu berada dalam koridor Islam. Islam adalah spirit dan sumber inspirasi yang tiada habisnya dalam berkarya dan membangun keunggulan sehingga menjadi karakter unik UII (local genius) dalam menuju World Class University. oleh karena itu, tema ini pada intinya adalah peneguhan dan pemantapan kembali komitmen civitas akademika UII untuk menjadikan nilai KeIslaman sebagai keunggulan UII sehingga dapat berkembang menjadi universitas berkelas dunia.
Selamat untuk Universitas ISlam Indonesia atas tercapainya MILAD ke-67. semoga lebih berkah dan lebih dapat mencapai Rohmatan Lil'alamin. amin.

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-12 14:31:332017-09-04 04:04:24MILAD Universitas Islam Indonesia Ke-67
Chemistry UII
Berita Terkini

Ilmu Kimia FMIPA UII Berkunjung Ke Perusahaan Mitra Tani Nilam Persada di Malang

Sabtu, Tanggal 10 Juli 2010, sebanyak 9 orang tergabung dalam satu tim Kunjungan dari Program Studi Ilmu Kimia Fakutas MIPA UII berkunjung ke salah satu pabrik Minyak Atsiri di Malang. perusahaan tersebut adalah Perusahaan Minyak Atsiri Mitra Tani Nilam Persada yang dipimpin Oleh Dr. Wiyono dengan dibimbing oleh Prof. Dr. Hands Siwons.
Tim yang terdiri dari Prof. Hardjono, Bapak Riyanto, Bapak Tatang, Bapak Dwiarso, Cecep, Yusuf, Ano, Dedy Sugiarto dan Agus Sri Untoro berangkat dari jogjakarta, jum'at siang jam 14.00 WIB. sempat menginap di salah satu hotel Kota Blitar dan melanjutkan perjalanan kembali pagi jam 08.00 WIB menuju kota Malang. Sesampainya di kota Malang, tim langsung dijemput oleh Bapak Dr. Wiyono beserta Prof. Siwons. kemudian kami dibawa ke Perusahaan Minyak Atsiri Mitra Tani Nilam Persada.

Sesampainya di lokasi tim langsung meninjau ke lapangan tempat perusahaan melakukan destilasi uap terhadap nilam. dan alhamdulillah perusahaan sedang melakukan Running Destilasi sebanyak 50 kg sampel Nilam. Prof. Siwons dan Dr. Wiyono banyak menjelskan perihal cara kerja alat, kapasitas sampel, sumber air yang digunakan dalam proses kondensasi serta proses transformasi alat yang dimulai dengan alat yg konsfensional samapai dengan alat yg digunakan sekarang. "Alat sekarang yang digunakan bisa menghasilkan randemen sampai 5% dan hasil Pachaoli alkoholnya sampai 35-40 % dengan tekstur minyak yang dihasilkan berwarna kuning kecoklatan bening" Tambah Dr. Wiyono kepada kami. beliau juga menyampaikan bahwa sampel nilam sengaja didiamkan semalaman setelah dirajang agar terjadi Fermentasi alami, kemudian dipagi harinya dijemur dibawah sinar matahari, demikian juga malam kedua sampel nilam dibungkus kembali agar terjadi fermentasi alami setelah itu baru di jemur sampai 5-10 hari tergantung dengan intensitas cahaya matahari.
Prof. Siwons juga menyampaikan bahwa hasil yang dapat dicapai sekarang merupakan hasil atau buah dari proses penelitiannya bersama Dr. Wiyono, sehingga mendapatkan desain alat yang mampu meningkatkan kualitas minyak nilam sesuai mutu yang diinginkan dunia. berbeda dengan alat yang konfensional dimana uap panas yg dihasilkan dari Boiler hanya dilewatkan ke sampel yg kering, alat yang telah dipatenkan oleh Prof Siwon ini, sampel tidak dibiarkan kering tapi ditambahkan Air mendidih kemudian uap panas dilewatkan ke sampel radi dan dengan menggunakan pengadukan maka diharapkan interaksi uap patas dengan sampel akan besar. sehingga uap panas dapat mengisolasi minyak atsiri dari pohon nilam secara maksimal.
setelah sholat Dzuhur disana kita memohon pamit, dan kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan yg luar biasa serta yang paling penting adalah sharing Ilmu dari pihak Praf. Siwons dan Dr. Wiyono kepada Tim Kunjungan Program Studi Ilmu Kimia Fakutas MIPA UII. setelah itu kami meluncur kembali ke Jogjakarta dengan tambahan ilmu yang Luar Biasa.
Terima Kasih Prof. Siwons dan Dr. Wiyono.

    

     

      

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-12 14:14:502017-09-04 04:04:24Ilmu Kimia FMIPA UII Berkunjung Ke Perusahaan Mitra Tani Nilam Persada di Malang
Chemistry UII
Berita Terkini

Komponen utama apakah yang terkandung dalam ginseng?

Kata Kunci: ginseng, ginsenosida, teh
 Saya dengar bahwa teh ginseng sangat baik untuk kesehatan kita, dan mengandung sejumlah mineral seperti besi. Mengapa banyak orang mengatakan bahwa “teh ginseng baik untuk kesehatan kita”?
Apakah bedanya antara teh ginseng dengan the biasa seperti teh hijau, dan apakah benar ginseng mengandung banyak mineral?
Jawaban:
White’s Ginseng Farm, yang bekerja dalam bidang pembudidayaan ginseng, bersedia menjawab pertanyaan di atas.
Kami terlibat dalam produksi ginseng, dan tidak bermaksud membandingkan teh ginseng dengan teh lainnya. Keahlian kami adalah mengenai bagaimana membudidayakan ginseng dan permasalahan yang terkait dengan pertumbuhannya. Tapi dengan menggunakan sumber di tempat pembuangan kami, kami akan memberikan yang terbaik untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Meminum the ginseng adalah metode lain dalam mengkonsumsi ginseng. Kami membudidayakan ginseng Amerika (Panax quinquefolius) atau ginseng putih. Ginseng Korea (Panax ginseng) atau ginseng merah yang juga digunakan untuk membuat teh. Ginseng telah digunakan dalam pengobatan China selama ribuan tahun.
Ginsenosida dianggap sebagai senyawa aktif utama yang terkandung dalam ginseng. Ada lebih dari 13 ginsenosida yang telah dikenali dalam ginseng Amerika. Beberapa vitamin juga terkandung dalam ginseng termasuk asam folat dan niasin. Mineral seperti mangan, tembaga, kobal, dan vanadium juga ada dalam jumlah yang sangat sedikit.
Para konsumen membeli ginseng dalam beraneka bentuk karena mereka mengira keuntungan yang didapatkan untuk kesehatan mereka. Ginseng dikatakan baik untuk mengurangi kelelahan, meningkatkan stamina, dan memperkuat kondisi fisik secara umum. Ginseng mengembalikan keseimbangan dinamis dan menggabungkan sistem fisiologis karenanya mengembalikan vitalitas dan menormalkan gangguan dan bukan untuk mengobati penyakit tertentu.
Kami menjual beraneka ginseng dengan harga produsen. Kami menjual satu pon kantung akar ginseng, rambut akar ginseng (baik untuk teh dan dianggap memiliki kandungan ginsenosida tertinggi) dan kami juga menjual serbuk ginseng dan kapsulnya.
https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-11 22:29:442017-09-04 04:04:24Komponen utama apakah yang terkandung dalam ginseng?
Chemistry UII
Berita Terkini

Ilmu Kimia Lagi Gencar melacak Alumninya di seluruh Penjuru Indonesia bahkan Dunia

{mosimage}Keberhasilan sebuah institusi yang menghasilkan lulusannya adalah sejauh mana lulusannya dapat mengamalkan ilmu dalam bidangnya di masyarakat. Hal ini dengan salah satu tujuan pembelajaran agar anak didiknya dapat berguna serta bermanfaat dalam menyumbangkan keahliannya sesuai dengan bidangnya. Secara umum penyelenggaraan perguruan tinggi di Indonesia bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang secara professional dapat menerapkan dan mengembangkan bidang keahliannya serta mampu menyebarluaskan dan mengupayakan penggunaan keahliannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kebudayaan nasional.

Untuk mampu manilai sejauh mana lulusan Prodi Ilmu Kimia FMIPA-UII dapat bermanfaat bagi masyarakat, maka perlu dilakukan studi pelacakan (tracer study). Studi pelacakan mencakup antara lain di mana lulusan berada pada saat ini. Di bidang apa lulusan bekerja, sejauh mana lulusan dirasakan bermanfaat oleh para pengguna (stakeholder), apakah bekal/ kemampuan lulusan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, apakah ada kekurangan selama lulusan mengabdikan ilmunya, berapa lama lulusan menunggu sampai memperoleh pekerjaan dan berapa pendapatan/gaji  awal bekerja.
Selain itu, studi pelacakan dapat digunakan sebagai umpan balik (feed back) bagi Prodi Ilmu Kimia untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum, agar lulusan dapat mengantisifasi kebutuhan/tuntutan masyarakat. Tanpa mengenali apa kebutuhan masyarakat maka Prodi Ilmu Kimia telah gagal dalam meluluskan anak didiknya.
Studi pelacakan juga menjadi slah satu penilaian yang penting dalam penilaian akreditasi program studi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Penilaian ini dapat menjadi benchmark bagi akuntabilitas, keredibilitas, maupun up date sebuah program studi.
Tujuan
1. Melacak keberadaan dan karir pekerjaan yang dilakukan oleh alumni.
2. Mendapatkan gambaran tentang bidang pekerjaan alaumni.
3. Mendapatkan masukan tentang relevansi kurikulum dengan tuntutan keahlian lulusan dalam bidang pekerjaan di masyarakat.
4. Mendapatkan bambaran tentang hubungan antara alumni dengan almamater.
5. Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi lulusan dalam dunia kerja.
6. Mendapatkan gambaran mengenai karakteristik penerapan lulusan.
7. Mengetahui kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Manfaat
Mendapatkan umpan balik tentang sistem atau proses pembelajaran untuk menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan keahlian di dunia kerja.

Kepada seluruh Alumni mulai angkatan 1996 sampai dengan 2006 mohon dapat mengirimkan datanya berupa :
1. Nama dan angkatan
2. Tanggal/Bulan/Tahun Pertama Kerja
3. Tempat Bekerja pertama kali
4. Tempat Kerja sekarang
5. Alamat sekarang
6. e-mail
7. No. Telepon yg bisa dihubungi
semua data di atas bisa dikirim melalui:
1. e-mail : [email protected]/[email protected]/[email protected]
2. inbok facebook kimia uii (http://www.facebook.com/profile.php?id=100001223453414)
3. Contact Person: Riyanto, M.Si., Ph.D.(08739295822) Tatang Shabur Julianto, M.Si.(081578704050)
4. Kantor PRODI ILMU KIMIA, Kampus UII – Gedung Lab. Terpadu Lt.1 – Sayap Kiri, Jl. Kaliurang KM 14.5 Sleman Jogjakarta Indonesia 55584/(75), Tlp.: +62 (274) 896439 ext 3013, Fax :  +62 (274) 896439 ext 3020

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-08 11:02:512017-09-04 04:04:24Ilmu Kimia Lagi Gencar melacak Alumninya di seluruh Penjuru Indonesia bahkan Dunia
Chemistry UII
Berita Terkini

Ilmu Kimia FMIPA UII dikunjugi Oleh Jurusan Kimia Universitas Tadulako-Palu

Senin, 5 Juli 2010. sekitar jam 08.00 Program Studi Ilmu Kimia kedatangan tamu dari Jurusan Kimia Universitas Tadulako-Palu. Sebanyak 23 mahasiswa dan 2 dosen pendamping, diterima oleh Dekan FMIPA UII, Bapak Yandi Syukri, M.Si., Apt. dan Ketua Program Studi Ilmu Kimia, Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. serta ditrmani sekretaris Program Studi Ilmu Kimia, Bapak Tatang Shabur Julianto, M.Si. Beberapa Staf Dosen juga hadir dalam acara penyambutan tersebut diantaranya: Prof.Dr. Hardjono Sastrohamidjojo dan Bapak Dwiarso Rubiyanto, M.si.
Dalam sambutannya Bapak Dekan menyampaikan Profil dari Universitas Islam Indonesia, Fakultas MIPA serta perasaan bangga atas kadatangan tamu dari Universitas Tadulako ke Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia, khususnya Ke Program Studi Ilmu Kimia. "Program Studi Ilmu Kimia ini memang termasuk Program Studi yg kecil bila di bandingkan program studi lain di lingkungan UII terkait dengan Jumlah Mahasiswanya, akan tetapi Segudang prestasi telah dapat diraih oleh program studi Ilmu Kimia ini, seperti pada tahun 2004-2005 mendapatkan hibah SemiQue, dan pada tahun 2008-2010 ini tengah medapatkan hibah PHKI di bidang Minyak Atsir" Tambah beliau. Bapak Dekan Juga menyampaikan terkait Prestasi Dosen di lingkungan Prodi Ilmu Kimia. "Prodi Ilmu Kimia termasuk luar biasa karena telah mempunyai 1 Profesor, 2 doktor, dan 4 kandidat doktor dan 1 Master". "Dari Segi iklim Penelitian Dosen Prodi Ilmu Kimia juga termasuk Produktif dalam menghasilkan penelitian yg berkualitas. seperti di bidang Material dan Minyak Atsirinya"  lanjut beliau.

Penyambutan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Progaram Studi Ilmu Kimia, Bapak Riyanto, M.Si., PhD. Beliau menyampaikan fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh prodi Ilmu Kimia. serta Alumni yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut juga Bapak Prof Dr. Hardjono menyampaikan sedikit tentang Minyak Atsiri yang sedang menjadi Konsen prodi Ilmu Kimia.
Setelah acara penyambutan selesai, dilakukan kunjunan ke Laboratorium yg dimiliki Oleh Prodi Ilmu Kimia, yaitu Ke Lab. Intrumentasi Terpadu, Lab. Kimia Dasar (Lab. pendidikan), Lab. Kimia Lanjut (Lab. Penelitian) serta tidak Ketinggalan berkunjung ke Lab. Semi Industri Minyak Atsiri Program Studi Ilmu Kimia.
acara kunjungan selesai jam 11.30, rombongan pamit untuk melanjutkan perjalanannya ke tempat lainnya di jogjakarta. terima kasih atas kunjungannya. semoga ada yg bisa didapatkan dari kunjungan tersebut.

         

           

          

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-07 11:43:042017-09-04 04:04:24Ilmu Kimia FMIPA UII dikunjugi Oleh Jurusan Kimia Universitas Tadulako-Palu
Chemistry UII
Berita Terkini

Tengku Yuliarni (07612007)

PERBANDINGAN ANALISIS LEMAK BABI, LEMAK SAPI, DAN MINYAK KEDELAI DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROMETER FT-IR DAN GC-MS

Intisari
 
Telah dilakukan penelitian tentang analisis lemak babi, lemak sapi, dan minyak kedelai dengan menggunakan spektrometer FT-IR dan GC-MS. Selain itu dilakukan juga analisis kandungan lemak babi dalam sampel makanan kaleng. Metode yang digunakan dalam analisis ini antara lain : analisis gugus fungsional lemak babi dan lemak sapi mentah dengan FT-IR. Analisis lemak babi, lemak sapi, minyak kedelai, dan sampel makanan kaleng yang dimurnikan terlebih dahulu dengan cara ekstraksi sokhlet menggunakan pelarut n-heksana, kemudian dianalisis dengan FT-IR dan GC-MS. Analisis metil ester asam lemak yang diperoleh dari reaksi transesterifikasi lemak dan metanol perbandingan mol 1:6 menggunakan katalis NaOH. Metil ester asam lemak yang diperoleh dianalisis gugus fungsionalnya dengan FT-IR dan komponen metil ester asam lemak dengan GC-MS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis lemak babi dan lemak sapi mentah dengan FT-IR diperoleh perbedaan spektrum pada daerah 3010-3000 cm-1, 2350 cm-1, 1650 cm-1, 1115–1098 cm-1, dan ~900 cm-1. Analisis ekstrak lemak babi, lemak sapi dan minyak kedelai yang telah dimurnikan menunjukkan perbedaan spektrum pada daerah 3010-3000 cm-1, 1650 cm-1, 1550-1500 cm-1, 1115–1098 cm-1, dan ~965 cm-1. Sedangkan analisis metil ester asam lemak dengan FT-IR berbeda pada daerah 3010-3000 cm-1, 1650 cm-1, dan 1115–1098 cm-1 dan hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan bahwa kandungan metil ester terbesar dalam lemak babi adalah metil oleat, metil stearat untuk lemak sapi, dan metil linoleat untuk minyak kedelai. Kemudian analisis sampel makanan kaleng dengan FT-IR menunjukkan adanya persamaan spektrum pada daerah 1115–1098 dengan lemak babi, begitu juga dengan analisis komponen metil ester makanan kaleng menunjukkan adanya kandungan yang sama dengan lemak babi tetapi kandungan tersebut tidak dimiliki oleh lemak sapi ataupun minyak kedelai.

Kata kunci: Lemak babi, lemak sapi, minyak kedelai, sampel makanan kaleng, ekstraksi sokhlet, transesterifikasi, FT-IR, dan GC-MS

Full Teks Klik di sini

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-07 10:26:242017-09-04 04:04:25Tengku Yuliarni (07612007)
Chemistry UII
Berita Terkini

Lia Afriliana (07612009)

ANALISIS KANDUNGAN LEMAK BABI DALAM PRODUK PANGAN SECARA KUALITATIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOURIER TRANSFORM – INFRA MERAH (FT-IR) SPEKTROMETRI DAN GAS KROMATOGRAFI – SPEKTROMETRI MASSA (GC-MS)

INTISARI

 

Telah dilakukan penelitian tentang kandungan lemak babi yang terdapat pada produk mentega, mentega putih, coklat dan mayonaise dengan menggunakan FT-IR dan GC-MS. Penelitian ini dilakukan dengan ekstraksi soxhlet menggunakan pelarut n-heksane selama ± 4 jam, lalu hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan FT-IR. Analisis asam lemak dalam sampel dengan GC-MS dilakukan dengan membuat metil ester dengan cara reaksi transesterifikasi yang dilakukan pada rasio mol ekstrak lemak : metanol yaitu 1:6 dengan asumsi bahwa ekstrak lemak didominasi oleh OOL untuk sampel mentega, mentega putih, mayonaise dan POP untuk sampel coklat. Transesterifikasi dilakukan pada suhu 60ºC selama 90 menit dengan menggunakan katalis basa NaOH. Hasil transesterifikasi berupa metil ester kemudian dianalisis dengan menggunakan GC-MS. Metil ester hasil transesterifikasi juga dianalisis dengan FT-IR untuk mengetahui gugus fungsinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang diduga mengandung lemak babi yaitu sampel makanan mayonaise merk maestro. Berdasakan spektrum FT-IR nya yang sangat identik sekali dengan lemak babi yaitu muncul serapan pada daerah ~ 3010 cm-1 yang cukup tajam, pada daerah ~ 1110 cm-1, lalu pada daerah ~ 960 cm-1 terdapat dua puncak yang lemah yang identik sekali dengan lemak babi. Hal ini didukung dengan data GC-MS yang menunjukkan terjadinya kenaikan asam lemak tak jenuh pada metil ester ekstrak lemak babi yaitu 71,79% dan penurunan asam lemak jenuh 26,30% sedangkan untuk metil ester ekstrak mayonaise juga terjadi kenaikan asam lemak tak jenuh yaitu 59,77% dan penurunan asam lemak jenuhnya 22,58%. Untuk sampel ekstrak mentega curah, mentega putih merk sari tanny dan coklat merk lindt excellence spektra FT-IR yang diperoleh sangat berbeda sekali dengan ekstrak lemak babi, sedangkan data GC-MS yang diperoleh tidak terjadi kenaikan asam lemak tak jenuh dan penurunan asam lemak jenuh. Jadi, sampel mentega, mentega putih dan coklat diduga tidak mengandung lemak babi.

Kata kunci : Ekstraksi soxhlet, transesterifikasi, katalis basa, FT-IR, GC-MS.

 
Full Teks Klik di sini

 

https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png 0 0 Chemistry UII https://chemistry.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/logo-Kimia-english2-300x83.png Chemistry UII2010-07-07 10:20:342017-09-04 04:04:25Lia Afriliana (07612009)
Page 71 of 84«‹6970717273›»
Search Search

Contact Us

Chemistry Study Program
Department of Chemistry FMIPA UII
Kampus Terpadu UII
Gedung Prof. Zanzawi Soejoeti, Ph.D.
Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman Yogyakarta Indonesia 55584
e-mail: [email protected]
phone: (0274) 895920 ext 3012
fax: (0274) 896439

© Copyright - Program Studi Kimia Fakultas MIPA UII
  • Sangkalan
  • Pengelolaan Situs Web
  • Universitas
  • FMIPA
  • Jurusan Kimia
  • Forlap DIKTI
  • Simbelmawa
Scroll to top Scroll to top Scroll to top