Kata Kunci: asal oksigen
Sulit untuk menjaga molekul oksigen di sekitar, meskipun fakta bahwa oksigen adalah unsur ketiga yang paling berlimpah dialam semesta, ditempa di superhot, superdense inti bintang, karena oksigen ingin bereaksi, itu dapat bereaksi membentuk senyawa hampir pada semua unsur yang ada di tabel periodik. Jadi, bagaimana bumi berakhir dengan atmosper yang terdiri dari sekitar 21 persen terisi?Jawabannya adalah organisme kecil dikenal sebagai cyanobacteria atau ganggang hijau dan biru. Mikroba ini melakukan fotosintesis: menggunakan sinar matahari, air dan karbon dioksida untuk menghasilkan karbohidrat dan, tentunya oksigen. Bahkan, semua tanaman di bumi memasukkan synbiotic cyanobacteria (dikenal sebagai kloroplas) untuk melakukan fotosintesis bagi mereka untuk hari ini. Pada hitungan ribuan tahun sebelum evolusi cyanobacteria ini, Arkean selama beribu-ribu tahun, mikroba yang lebih primitive hidup dengan cara kuno / dengan anaerob (tidak memerlukan udara).organisme kuno ini turunan “extremophile” berkembang dengan tidak adanya udara dan hanya mengandalkan sulfat untuk kebutuhan energi mereka sehari-hari. Tapi sekitar 2.45 miliar tahun lalu, rasio isotop belerang berubah, yang menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya oksigen menjadi komponen penting dari atmosfer bumi, menurut sebuah koran di Science 2000. pada waktu kira-kira sama (dan untuk ribuan tahun setelahnya), besi teroksidasi mulai muncul di tanah kuno dan gebungan dari besi yang diendapkan di dasar laut, merupakan produk reaksi dengan oksigen dalam air laut.

Paling penting adalah bagaimana jumlah oksigen atmosfer mencapai tingkat sekarang? Yaitu ketiga terbanyak di bumi. “Ini tidak mudah mengapa harus seimbang pada 21 persen lebih dari 10 atau 40 persen,” catatan Geoscientist James Kasting dari Pennsylvania State University.” “Kami tidak memahami sistem kontrol oksigen modern yang baik.” Iklim, vulkanisme, lempeng tektonik semua memainkan peran penting dalam mengatur tingkat oksigen selama berbagai periode waktu. Namun tak seorang pun telah datang dengan batu-tes yang solid untuk menentukan kandungan oksigen yang tepat dari atmosfer pada suatu waktu dari catatan geologi. Tapi satu hal yang jelas-asal-usul oksigen dalam atmosfer bumi berasal dari satu hal yaitu kehidupan.

Kaliurang-Lagi-lagi Prodi Ilmu Kimia Mengukir Prestasinya di Lingkungan UII, setelah Ibu Is Fatimah, M.Si. dinobatkan sebagai Dosen terProduktif Kedua di UII, di Puncak acara Milad Universitas Islam Indonesia ke-67 dilaksanakan pula penganugrahan Dosen Teladan se-UII. Kembali nama Fakultas MIPA khususnya Prodi Ilmu Kimia bergema di Milad UII ke 67. Adalah Bapak Riyanto, M.Si., Ph.D. menyabet juara 2 Dosen Teladan se UII untuk tahun 2010. untuk tahun ini dosen Teladan pertama diraih oleh bapak Arief Hidayat, ST., MT. dari FTI dan Dosen Teladan Ketiga diraih Oleh Dekan FMIPA Bapak Yandi Syukri, M.Si., Apt. Lagi-lagi Dari Fakultas MIPA.
Kaliurang-di Puncak acara Milad Universitas Islam Indonesia ke-67, bertempat di Auditorium Abdul Kahar Muzakkir Kampus Terpadu UII. dilaksanakan penganugrahan Dosen Terproduktif dalam menulis karya ilmiyah se-UII. Kembali nama Fakultas MIPA bergema di Milad UII ke 67. Adalah Is Fatimah, M.Si. menyabet juara 2 Dosen terproduktif dalam Penulisan Karya Ilmiah untuk tahun 2010. unutk tahun ini dosen terproduktif pertama diraih oleh bapak Budi dari Fakultas Hukum dan Dosen Terproduktif Ketiga diraih Oleh Bapak Drs. Masduki, M.Si. dari Prodi Komunikasi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya.
Universitas Islam Indonesia (UII) adalah perguruan tinggi nasional tertua di Indonesia didirikan pada tanggal 27 Rajab 1364H bertepatan dengan tanggal 8 Juli 1945 M. Didirikan oleh para tokoh nasional Indonesia pada masa itu, antara lain Muhammad Hatta, Mohammad Natsir, Kahar Muzakkir, Moh. Roem, KH. Wachid Hasyim dan lain-lain. UII semula bernama Sekolah Tinggi Islam (STI). Pendiri UII ini diharapkan dapat menjadi tempat bertemunya agama (religion) dan Ilmu (Science) dalam kerjasama yang baik untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat (Pidato Moh. Hatta pada Peresmian STI). Bertemunya agama dan ilmu pengetahuan ini diyakini merupakan kondisi untuk tercapainya visi UII sebagai rahmatan Lil'alamin.



Saya dengar bahwa teh ginseng sangat baik untuk kesehatan kita, dan mengandung sejumlah mineral seperti besi. Mengapa banyak orang mengatakan bahwa “teh ginseng baik untuk kesehatan kita”?






